Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
Jumlah kamera e-TLE di Jakarta akan ditambah sebanyak 70 unit dan disebar diberbagai lokasi padat aktivitas
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Polda Metro Jaya berencana untuk menambah jumlah kamera e-TLE di wilayah hukumnya pada 2023. Tak tanggung-tanggung, sedikitnya akan ada 70 kamera tambahan dipasang di berbagai lokasi.
Hal ini disampaikan oleh Kombes Latif Usman, Dirlantas Polda Metro Jaya siang hari tadi. Dengan penambahan jumlah kamera maka diharapkan kedisiplinan masyarakat akan lebih baik ke depannya.
“Pada 2023 ada 70 titik yang akan ditambahkan. Wilayah Jakarta Raya selama 24 jam ada aktivitas masyarakat jadi kamera e-TLE ini dipasang menyeluruh,” ungkapnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.
70 kamera tersebut nantinya akan terpasang di ruas jalan yang belum memiliki e-TLE. Wilayah itu mulai jalan protokol hingga ruas jalan penyangga menuju Jakarta.
Selain itu, Latif mengatakan penindakan elektronik itu nantinya bakal terus dikembangkan sehingga seluruh ruas jalan di Jakarta dan wilayah aglomerasi telah terpasang e-TLE. Setelah mayoritas ruas jalan terpasang maka penilangan manual di jalan akan ditiadakan.
“Ketika ruas jalan telah terawasi tidak boleh ada lagi tilang manual. Tapi, karena saat ini ada beberapa ruas jalan belum terpasang jadi tetap harus pengawasan manual,” katanya.
Sebelumnya diberitakan sudah ada penambahan 8 Polda yang menerapkan tilang elektronik. Ke 8 Polda tersebut adalah Polda Aceh, Polda Kepulauan Riau, Polda Kalimantan Utara, Polda Sulawesi Tengah, Polda Sulawesi Barat, Polda Sulawesi Utara, Polda Maluku dan Polda Maluku Utara.
Kehadiran di 8 Polda tersebut pun membuat tilang elektronik kini resmi hadir di seluruh Indonesia. Dengan demikian diharapkan kedisiplinan masyarakat akan berkendara dapat meningkat dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
Meski sudah hadir di seluruh Polda, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menekankan bahwa tilang elektronik masih harus ditingkatkan. Harapannya ada penerapan di wilayan Kabupaten serta Kota sehingga kedisiplinan masyarakat bisa lebih merata.
“Oleh karena itu kita dorong para Kapolda dan Kapolres untuk melaksanakan koordinasi. Sehingga program ini bisa tergelar sampai jajaran paling bawah,” tegas Sigit.
Tak hanya itu, Ia juga meresmikan ETLE dalam bentuk Device atau Mobile Apps. Dengan demikian tilang elektronik tidak hanya bersifat statis melainkan dapat bergerak di lapangan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV