Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas
01 April 2026, 11:00 WIB
Setelah beberapa perusahaan swasta melakukan kenaikan BBM, Pertamina dikabarkan tengah mengkaji harga Pertamax
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Setelah 2 tahun tak mengalami perubahan, Pertamina kembali mengkaji harga Pertamax. Isu kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan RON 92 ini memang bukan hal baru dan telah cukup lama menjadi perbincangan.
Meski demikian, hingga saat ini perusahaan BUMN tersebut masih enggan melakukan penyesuaian harga, sehingga banderol yang diberikan untuk BBM non subsidi masih cukup terjangkau dibandingkan perusahaan swasta.
Sebelum Pertamina, kenaikan harga BBM telah dilakukan oleh Shell. Tak tanggung-tanggung, revisi harga yang diberikan berkisar dari Rp950 hingga Rp1.280 per liter.
Menjadi yang paling stabil dari sisi harga, harga Pertamax saat ini berada di angka Rp9.000 untuk satu liternya. Memiliki RON serupa, varian Shell V-Power dijual Rp13.550 per liter, untuk Jakarta, Jawa barat, Banten dan Jawa Timur dilansir website resminya.
Walau tak semahal Shell, harga yang ditawarkan perusahaan swasta Vivo juga berada di atas Rp10.000. Tercatat harga untuk Revvo 92 berada di angka Rp11.900 per liter.
Dari sisi harga, BBM yang ditawarkan di Singapura ternyata jauh lebih mahal. Seperti dilansir Singapore Petroleum Company, harga yang ditawarkan mulai dari SG$2.26 atau setara dengan Rp24.109 hingga SG$3.19 atau setara Rp34.030.
Berikut Daftar harga BBM di Singapura
Berbeda dengan Singapura, harga BBM di Malaysia ternyata jauh lebih murah dibandingkan Indonesia. Seperti dilansir Comparehero, BBM terendah yang dijual memiliki kandungan RON 95 dan tertinggi RON 97.
Mengutip Reuters, pemerintah negeri jiran memberikan anggran subsidi BBM dan minyak goreng di tahun lalu mencapai RM 8 miliar. Angka tersebut memiliki porsi 2,6 persen dari total anggaran belanja 2021 yang mencapai RM 307,54 miliar.
Hanya saja BBM di Malaysia pilihan kandungan RON hanya sedikit namun harganya lebih murah.
Berikut daftar harga BBM di Malaysia
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 09:00 WIB
01 April 2026, 07:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026