Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 9 Oktober 2026, Simak Dendanya
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap puncak akan kembali dilangsungkan mulai hari ini untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Jelang hari libur Hari Lahir Pancasila, Satlantas Polres Bogor akan menerapkan aturan ganjil genap puncak, Kabupaten Bogor. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan jumlah kendaraan yang berpotensi menyebabkan kepadatan.
Penerapan sendiri akan dilakukan mulai hari ini pukul 14.00 WIB. Pada pukul tersebut diperkirakan kepadatan lalu lintas sudah mulai akan terjadi sehingga diharapkan masyarakat melakukan pengalihan rute.
“Dari sore ini sudah mulai ganjil genap, pukul 14.00 WIB. Besok (Rabu) dilanjutkan 24 jam,” tegas Iptu Ketut Laswarjana, KBO Satlantas Polres Bogor.
Kemudian, untuk rekayasa oneway masih situasional. Apabila terjadi peningkatan volume kendaraan, pihaknya baru akan menerapkan oneway baik dari arah Jakarta menuju Puncak atau sebaliknya.
“(Oneway) kita masih akan melihat situasinya, apabila ada kepadatan kita berlakukan. Kalau tidak ada ya tidak kita berlakukan oneway,” terangnya.
Di sisi lain, diprediksi libur Hari Lahir Pancasila besok tidak terjadi lonjakan volume kendaraan signifikan. Arus lalu lintas diperkirakan sama seperti momen akhir pekan biasanya di Jalur Puncak.
“Ya mungkin (arus) biasa, kayak Sabtu-Minggu biasa,” tandasnya.
Puncak dinilai masih menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat untuk menghabiskan hari libur. Hal ini terlihat dari arus lalu lintas yang selalu mengalami kepadatan ketika akhir pekan atau hari libur.
Kejadian berulang pun membuat pihak Kepolisian harus melakukan beragam langkah rekayasa lalu lintas untuk memastikan arus kendaraan terus mengalir dengan lancar. Salah satunya adalah dengan menerapkan ganjil genap serta one way secara bersamaan.
Sayangnya langkah tersebut sebenarnya masih belum efektif untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satu kemacetan terparah terjadi pada 27 – 28 Februari 2022 karena membuat pengguna jalan harus menunggu hingga 17 jam.
Kejadian tersebut pun memancing Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) untuk mengeluarkan idenya. Ia menawarkan pembuatan kereta gantung (Cable Car) sebagai salah satu opsi transportasi menuju Puncak.
“Selain ramah lingkungan, cable car juga memiliki sensasi berbeda karena di destinasi-destinasi pegunungan di luar negeri juga ada cable car, malah dengan trem berukuran besar,” katanya seperti dikutip Antara.
Sayangnya ide tersebut hingga kini masih belum ada kelanjutan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
08 Oktober 2026, 06:00 WIB
07 Oktober 2026, 06:09 WIB
06 Oktober 2026, 06:00 WIB
05 Oktober 2026, 06:00 WIB
Terkini
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi