Citroen Hadirkan Program Khusus Saat Musim Mudik Lebaran 2026
15 Maret 2026, 18:00 WIB
Agar tampilan tetap terlihat cantik dan mesin awet, perhatikan beberapa tips merawat mobil klasik kesayangan
Oleh Serafina Ophelia
Berlaku untuk cuaca terik atau hujan deras, mobil klasik sebaiknya tidak terlalu sering berada di area terbuka tanpa perlindungan apapun. Kebiasaan buruk itu bisa menyebabkan cat mengelupas.
Dalam kondisi terpaksa memarkirkan mobil klasik di tempat terbuka, pemilik harus menyiapkan penutup mobil tahan cuaca agar bodi kendaraan terhindar dari paparan sinar matahari, air hujan ataupun debu.
Eksterior kotor bisa dicuci menggunakan sabun khusus cuci mobil serta air bersih. Area lain seperti bagian bawah mobil, roda dan mesin juga bisa dibersihkan.
Memarkirkan kendaraan di sembarang tempat juga dapat memberikan efek buruk untuk interior mobil. Karena warna serta bahan di kabin bisa pudar.
Membersihkan interior harus dilakukan secara lembut dan rutin. Gunakan lap lembut dan penyedot debu untuk membersihkan kabin secara maksimal.
Memiliki umur yang sudah tua, mobil klasik sebaiknya tidak digunakan secara berlebihan karena dapat menyebabkan keausan komponen. Sehingga lebih ideal digunakan untuk perjalanan pendek.
Namun pemilik kendaraan juga bisa berkonsultasi dengan pihak ahli yang mengerti tentang mobil klasik untuk mengetahui cara pemakaian.
Kembali lagi pemilik harus lebih intensif melakukan perawatan sehingga meminimalisir kendaraan mogok atau rusak ketika dipakai untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Sama seperti kendaraan pada umumnya, penggunaan oli harus sesuai kebutuhan mesin dan spesifikasi kendaraan ataupun rekomendasi dari pabrik. Pada buku manual tercantum informasi penggunaan pelumas sesuai.
Buku manual juga menginformasikan kode API Service atau standar minimal SAE mobil. Untuk mesin berbahan bakar bensin berkode awalan S sedangkan diesel diawali C.
Direkomendasikan mobil lansiran tahun 2000 ke bawah lebih baik menggunakan oli SAE 10E-40 atau SAW 20W-50 yang lebih kental. Untuk diketahui semakin besar angka tertera maka oli semakin kental.
Apabila salah menggunakan oli maka ada potensi terjadi penguapan. Pemilik mobil klasik disarankan mengganti oli dengan jenis sesuai sehingga volume oli kembali ke jumlah normal.
Saat akan menambahkan oli sebaiknya dilakukan saat kondisi mesin sedang dalam keadaan dingin.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Maret 2026, 18:00 WIB
03 Januari 2026, 17:00 WIB
29 November 2025, 06:07 WIB
26 November 2025, 17:00 WIB
26 Agustus 2025, 17:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda