10 Merek Mobil Cina Terlaris Juni 2026: BYD Kembali Memimpin
23 Juli 2026, 18:32 WIB
Wuling Cloud EV mulai diekspor ke pasar ASEAN sekaligus merayakan 160 ribu unit produksi Wuling di pabrik RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah meluncur di Indonesia pada Mei 2024, Wuling Cloud EV buatan Indonesia resmi mulai diekspor ke pasar Asia Tenggara pada 28 November. Ini sekaligus merayakan produksi mobil Wuling yang telah mencapai 160 ribu unit di pabrik RI.
Angka tersebut diklaim menjadi bentuk upaya dan eksplorasi mitra global SGMW dalam melakukan ekspansi pasar ke luar Tiongkok.
“Kami akan mempercepat penyempurnaan lini produk elektrifikasi di Indonesia, membangun ekosistem industri dan layanan energi baru serta memastikan manfaat kendaraan energi baru dapat dinikmati konsumen Indonesia,” ucap Lv Juncheng, President Director SAIC-GM-Wuling Automobile Co., Ltd dalam siaran resmi, dikutip Kamis (26/11).
Di masa mendatang Wuling akan menargetkan negara-negara berkonfigurasi setir kanan atau RHD (Right Hand Drive) di ASEAN sebagai sasaran ekspor.
Harapannya langkah tersebut dapat membuat Indonesia jadi pusat produksi kendaraan setir kanan termasuk untuk mobil listrik.
Sebagai informasi pabrik Wuling di Indonesia pertama kali beroperasi pada Juli 2017. Ada sembilan lini kendaraan diproduksi di sana mulai dari mobil bermesin bensin, EV (Electric Vehicle) sampai kendaraan komersial.
Untuk lini ICE ada Confero, Cortez, Almaz dan Alves. Sedangkan EV mencakup Air ev, BinguoEV, Cloud EV lalu kendaraan komersial seri Formo dan Formo Max.
“Kami berharap dapat membangun rantai industri otomotif baru di Indonesia, menjadikan Wuling Indonesia sebagai pusat kendaraan energi baru melayani pasar Indonesia, ASEAN dan dunia sekaligus memberikan dukungan industri yang kuat,” tegas Lv Juncheng.
Selama perjalanannya di tanah air, Wuling ikut berkontribusi terhadap industri otomotif dengan menyiapkan 150 jaringan diler, gandeng perusahaan pembiayaan, rantai pemasok terintegrasi, melibatkan pelaku industri lokal serta menyediakan pelatihan tenaga kerja dalam negeri.
Guna mendukung komitmen elektrifikasi, Wuling juga berupaya membangun ekosistem yang komprehensif yakni pengembangan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).
Wuling akan fokus pada komitmen berakar di Indonesia dan menjangkau Asia Tenggara lewat perkenalan model-model kendaraan laris dan terus memperluas lini produk sampai penyediaan lokal komponen EV seperti baterai.
“Dengan demikian perusahaan ini dapat berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan komunitas masa depan bersama Tiongkok-Indonesia melalui prinsip saling menguntungkan dan berkembang bersama,” ucap Yang Chunting, Director-General of Guangxi Commercial Department.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Juli 2026, 18:32 WIB
13 Juli 2026, 13:00 WIB
13 Juli 2026, 07:00 WIB
20 Juni 2026, 11:00 WIB
08 Juni 2026, 13:14 WIB
Terkini
23 Juli 2026, 18:32 WIB
BYD mengisi posisi teratas sebagai merek mobil Cina terlaris di Indonesia periode Juni 2026, Jaecoo tergeser
23 Juli 2026, 09:00 WIB
Changan berencana menghadirkan berbagai mobil baru mulai dari BEV, HEV, REEV sampai PHEV di Indonesia
23 Juli 2026, 07:00 WIB
TAF dan ACC telah menyiapkan banyak program spesial demi mendapatkan banyak konsumen selama GIIAS 2026
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Skema ganjil genap Jakarta masih berlaku esok hari mulai dari pukul 06.00 WIB, mobil pelat genap dibatasi
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum mendatangi SIM keliling Bandung hari ini, disarankan menyiapkan dana untuk mengurus dokumen berkendara
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, ini persyaratan lengkapnya
22 Juli 2026, 22:04 WIB
Geely Okavango sudah terdaftar di Indonesia, SUV bermesin bensin yang diyakini masuk setelah Coolray
22 Juli 2026, 19:13 WIB
DFSK E5 Plus resmi dijual dengan harga Rp 500 juta-550 jutaan, terpesan ribuan unit sejak dibuka kerannya