BYD Optimis Bisa Jual 1,3 Juta Mobil di Luar Cina Pada 2026
26 Januari 2026, 15:00 WIB
Wuling Cloud EV mulai diekspor ke pasar ASEAN sekaligus merayakan 160 ribu unit produksi Wuling di pabrik RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah meluncur di Indonesia pada Mei 2024, Wuling Cloud EV buatan Indonesia resmi mulai diekspor ke pasar Asia Tenggara pada 28 November. Ini sekaligus merayakan produksi mobil Wuling yang telah mencapai 160 ribu unit di pabrik RI.
Angka tersebut diklaim menjadi bentuk upaya dan eksplorasi mitra global SGMW dalam melakukan ekspansi pasar ke luar Tiongkok.
“Kami akan mempercepat penyempurnaan lini produk elektrifikasi di Indonesia, membangun ekosistem industri dan layanan energi baru serta memastikan manfaat kendaraan energi baru dapat dinikmati konsumen Indonesia,” ucap Lv Juncheng, President Director SAIC-GM-Wuling Automobile Co., Ltd dalam siaran resmi, dikutip Kamis (26/11).
Di masa mendatang Wuling akan menargetkan negara-negara berkonfigurasi setir kanan atau RHD (Right Hand Drive) di ASEAN sebagai sasaran ekspor.
Harapannya langkah tersebut dapat membuat Indonesia jadi pusat produksi kendaraan setir kanan termasuk untuk mobil listrik.
Sebagai informasi pabrik Wuling di Indonesia pertama kali beroperasi pada Juli 2017. Ada sembilan lini kendaraan diproduksi di sana mulai dari mobil bermesin bensin, EV (Electric Vehicle) sampai kendaraan komersial.
Untuk lini ICE ada Confero, Cortez, Almaz dan Alves. Sedangkan EV mencakup Air ev, BinguoEV, Cloud EV lalu kendaraan komersial seri Formo dan Formo Max.
“Kami berharap dapat membangun rantai industri otomotif baru di Indonesia, menjadikan Wuling Indonesia sebagai pusat kendaraan energi baru melayani pasar Indonesia, ASEAN dan dunia sekaligus memberikan dukungan industri yang kuat,” tegas Lv Juncheng.
Selama perjalanannya di tanah air, Wuling ikut berkontribusi terhadap industri otomotif dengan menyiapkan 150 jaringan diler, gandeng perusahaan pembiayaan, rantai pemasok terintegrasi, melibatkan pelaku industri lokal serta menyediakan pelatihan tenaga kerja dalam negeri.
Guna mendukung komitmen elektrifikasi, Wuling juga berupaya membangun ekosistem yang komprehensif yakni pengembangan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).
Wuling akan fokus pada komitmen berakar di Indonesia dan menjangkau Asia Tenggara lewat perkenalan model-model kendaraan laris dan terus memperluas lini produk sampai penyediaan lokal komponen EV seperti baterai.
“Dengan demikian perusahaan ini dapat berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan komunitas masa depan bersama Tiongkok-Indonesia melalui prinsip saling menguntungkan dan berkembang bersama,” ucap Yang Chunting, Director-General of Guangxi Commercial Department.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Januari 2026, 15:00 WIB
23 Januari 2026, 13:14 WIB
23 Januari 2026, 12:00 WIB
19 Januari 2026, 18:00 WIB
18 Januari 2026, 07:00 WIB
Terkini
29 Januari 2026, 11:00 WIB
Pembuatan SIM Internasional pada Januari 2026 terbilang cukup mudah asalnya persyaratannya telah terpenuhi
29 Januari 2026, 10:00 WIB
Penggunaan oli mobil yang tidak sesuai anjuran pabrikan, dapat memperpendek usia pakai kendaraan Anda
29 Januari 2026, 09:00 WIB
Penjualan BYD secara retail alami kenaikan 217,5 persen dari 2024 ke 2025, belum termasuk sub merek Denza
29 Januari 2026, 08:00 WIB
Penyegaran pada Yamaha MX King di Januari 2026 membuat persaingan pada segmen motor bebek kembali sengit
29 Januari 2026, 07:00 WIB
Harga Chery C5 CSH diyakini ada di rentang angka Rp 350 juta sampai Rp 400 jutaan, meluncur Februari 2026
29 Januari 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung hari ini dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
29 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta akan diselenggarakan pada 29 Januari 2026 untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota
29 Januari 2026, 06:00 WIB
Pemilik SIM A dan C bisa melakukan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi di SIM keliling Jakarta