Honda Super One Diduga Terdaftar di RI, Nilai Jualnya Rp 257 Juta
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Baru mendirikan pabrik di Subang, Jawa Barat, VinFast justru keteteran di AS dan kembali tunda waktu produksi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Buat kedua kalinya produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast keteteran di AS (Amerika Serikat) dan menunda produksi pabrik di Chatham, Carolina Utara.
Sebelumnya pada Maret 2022 VinFast mengumumkan bahwa produksi VF 8 dan VF 9 mulai Juli 2024 dengan total 150.000 unit.
Kemudian pada akhir Juli 2023 VinFast telah melakukan groundbreaking pabrik di lokasi tersebut, menjadi fasilitas perakitan mobil listrik pertama di Carolina Utara dengan total investasi dua miliar USD atau setara Rp 32,3 triliun dalam kurs rupiah.
Dalam rencana awal disebutkan nanti pabrik itu akan dibagi dalam beberapa area termasuk perakitan dan fasilitas pengecatan body mobil.
Tiga model utama yang bakal diproduksi di pabrik itu yakni VF 7, VF 8 dan VF 9, berkapasitas tahunan 115.000 unit. Targetnya mulai beroperasi pada 2025.
Namun kemudian proses produksi ditunda lagi sampai 2028. Diketahui pada enam bulan pertama 2024 VinFast hanya menjual 21.747 unit ke konsumen.
Hanya saja pihak VinFast mengaku penundaan produksi dilakukan untuk mengoptimalkan pengeluaran sehingga lebih efektif, berfokus pada sumber daya dan mendukung target jangka pendek.
"Kita telah mengadopsi langkah yang lebih berhati-hati dan memikirkan kondisi pasar serta potensi tantangan," ucap Madam Thuy Le, Chairwoman VinFast seperti dilansir Carscoops, Selasa (16/7).
VinFast kemudian coba peruntungan di Indonesia dan telah melakukan groundbreaking pabrik pertamanya yang berlokasi di kawasan industri Subang dengan nilai investasi awal 200 juta USD (Rp 3,24 triliun).
Menggunakan fasilitas itu VinFast bakal memproduksi sejumlah mobil SUV (Sport Utility Vehicle) bertenaga listrik setir kanan yang mencakup VF 3, VF 5, VF 6 dan VF 7 mulai kuartal keempat 2025.
"Proyek ini menunjukkan komitmen jangka panjang VinFast kepada Indonesia, mendongkrak sektor kendaraan listrik, mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia," ungkap Temmy Wiradjaja, CEO VinFast Indonesia dalam siaran resminya (15/07).
Unitnya masih akan berstatus CBU (Completely Built Up) Vietnam. Sebelumnya VinFast Indonesia janjikan VF e34 diantar mulai Maret atau awal April 2024 sedangkan VF 5 sekitar Juli 2024.
Tetapi hingga saat ini belum ada keterangan resmi terkait unit yang diserahkan ke konsumen. KatadataOTO telah menghubungi Surachman Nugroho, Direktur Penjualan dan Jaringan Kerja PT VinFast Automobile Indonesia dan belum menerima jawaban.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 18:00 WIB
03 Maret 2026, 17:00 WIB
03 Maret 2026, 12:34 WIB
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit