Test Drive Toyota Veloz Hybrid, Pilihan Buat yang Males Ngecharge
23 September 2026, 17:49 WIB
Beri banyak manfaat termasuk di sektor transportasi, ESDM sebut hidrogen jadi satu pendorong transisi energi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Komitmen pemerintah menuju masa depan bersih dan NZE (Net Zero Emission) bisa dicapai lewat sejumlah cara. Tidak terbatas pada mobil listrik saja namun penggunaan bahan bakar alternatif dan sejenisnya.
Sebelumnya pemerintah melalui Kementerian Perindustrian menegaskan ada rencana soal pengembangan mobil hidrogen dan potensinya di Indonesia.
“Roadmap-nya sudah ada. Permenperin (Peraturan Menteri Perindustrian) Nomor 29 Tahun 2023, regulasinya ada,” kata Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian RI di Senayan, beberapa waktu lalu.
Hal itu juga didukung pemangku kepentingan lain seperti PT PLN (Persero). Pada Februari 2024 mereka meresmikan Pilot Project Hydrogen Refueling Station dan Green Hydrogen PLTP Kamojang.
Memang unit mobil hidrogen saat ini tidak dijual ke konsumen secara massal. Di RI baru ada Toyota Mirai, dibawa sebatas buat studi dan belum ada rencana untuk diperkenalkan.
Meski begitu Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya) kembali menekankan bahwa tetap ada rencana mengarah ke pemakaian hidrogen termasuk di sektor transportasi.
“Kita sudah punya peta jalan, dikembangkan Kementerian ESDM bersama stakeholder terkait,” ucap Muhamad Alhaqurahman Isa, Coordinator of Business Services & Supervision Ditjen EBTKE Kementerian ESDM dalam acara diskusi IEE Series 2024, JIExpo Kemayoran, Rabu (28/8).
Menurut dia hidrogen menjadi cara komprehensif dalam upaya transisi menuju masa depan bersih dan berkelanjutan. Keunggulannya adalan nol emisi dan diproduksi dari sumber energi terbarukan.
“Yang dikembangkan di Indonesia di tahap awal adalah hidrogen rendah karbon. Nanti bertahap menuju Green Hydrogen, menyesuaikan kemampuan teknologi dalam negeri,” lanjut dia.
Guna mendukung hal tersebut Komite Teknis Teknologi Hidrogen juga telah dibentuk. Beberapa fokus utamanya yakni pengembangan standar di bidang teknologi hidrogen Fuel Cell, peralatan produksi, penyimpanan sampai pemanfaatannya.
Secara keseluruhan ia memaparkan bahwa empat sektor yang menjadi target utama transisi energi adalah industri, transportasi, ketenagalistrikan dan komoditas.
“Indonesia sedang berusaha akselerasi EV (Electric Vehicle) di sektor transportasi. Isu terbesar di Indonesia itu bagaimana mengembangkan ekosistemnya secara masif,” kata Harris, Head of Survey & Testing Center Ditjen EBTKE Kementerian ESDM di sela IEE Series 2024.
Perkenalan FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle) atau mobil dengan bahan bakar hidrogen perlu dilakukan karena menjadi salah satu target dalam mencapai nol emisi di 2060.
Sebagai informasi hingga saat ini belum ada mobil hidrogen dijual secara massal di Indonesia. Manufaktur masih berfokus memperkenalkan mobil listrik dan hybrid sebagai upaya transisi energi dari kendaraan konvensional.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
Terkini
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal