Penerapan Biodiesel B50 1 Juli Dipercaya Bawa Banyak Efek Positif
18 Juni 2026, 07:00 WIB
Beri banyak manfaat termasuk di sektor transportasi, ESDM sebut hidrogen jadi satu pendorong transisi energi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Komitmen pemerintah menuju masa depan bersih dan NZE (Net Zero Emission) bisa dicapai lewat sejumlah cara. Tidak terbatas pada mobil listrik saja namun penggunaan bahan bakar alternatif dan sejenisnya.
Sebelumnya pemerintah melalui Kementerian Perindustrian menegaskan ada rencana soal pengembangan mobil hidrogen dan potensinya di Indonesia.
“Roadmap-nya sudah ada. Permenperin (Peraturan Menteri Perindustrian) Nomor 29 Tahun 2023, regulasinya ada,” kata Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian RI di Senayan, beberapa waktu lalu.
Hal itu juga didukung pemangku kepentingan lain seperti PT PLN (Persero). Pada Februari 2024 mereka meresmikan Pilot Project Hydrogen Refueling Station dan Green Hydrogen PLTP Kamojang.
Memang unit mobil hidrogen saat ini tidak dijual ke konsumen secara massal. Di RI baru ada Toyota Mirai, dibawa sebatas buat studi dan belum ada rencana untuk diperkenalkan.
Meski begitu Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya) kembali menekankan bahwa tetap ada rencana mengarah ke pemakaian hidrogen termasuk di sektor transportasi.
“Kita sudah punya peta jalan, dikembangkan Kementerian ESDM bersama stakeholder terkait,” ucap Muhamad Alhaqurahman Isa, Coordinator of Business Services & Supervision Ditjen EBTKE Kementerian ESDM dalam acara diskusi IEE Series 2024, JIExpo Kemayoran, Rabu (28/8).
Menurut dia hidrogen menjadi cara komprehensif dalam upaya transisi menuju masa depan bersih dan berkelanjutan. Keunggulannya adalan nol emisi dan diproduksi dari sumber energi terbarukan.
“Yang dikembangkan di Indonesia di tahap awal adalah hidrogen rendah karbon. Nanti bertahap menuju Green Hydrogen, menyesuaikan kemampuan teknologi dalam negeri,” lanjut dia.
Guna mendukung hal tersebut Komite Teknis Teknologi Hidrogen juga telah dibentuk. Beberapa fokus utamanya yakni pengembangan standar di bidang teknologi hidrogen Fuel Cell, peralatan produksi, penyimpanan sampai pemanfaatannya.
Secara keseluruhan ia memaparkan bahwa empat sektor yang menjadi target utama transisi energi adalah industri, transportasi, ketenagalistrikan dan komoditas.
“Indonesia sedang berusaha akselerasi EV (Electric Vehicle) di sektor transportasi. Isu terbesar di Indonesia itu bagaimana mengembangkan ekosistemnya secara masif,” kata Harris, Head of Survey & Testing Center Ditjen EBTKE Kementerian ESDM di sela IEE Series 2024.
Perkenalan FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle) atau mobil dengan bahan bakar hidrogen perlu dilakukan karena menjadi salah satu target dalam mencapai nol emisi di 2060.
Sebagai informasi hingga saat ini belum ada mobil hidrogen dijual secara massal di Indonesia. Manufaktur masih berfokus memperkenalkan mobil listrik dan hybrid sebagai upaya transisi energi dari kendaraan konvensional.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Juni 2026, 07:00 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
05 Juni 2026, 14:06 WIB
05 Juni 2026, 09:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi