Tiga Dekade Tomi Airbrush Berkarya, Siap Majukan Dunia Otomotif
20 Agustus 2025, 12:00 WIB
Tomi Airbrush siap menghadirkan bibit baru di industri otomotif terkhusus pengecatan hingga modifikasi
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Memulai usaha di bidang pengecatan kendaraan bermotor, Tomy Gunawan berangkat dari hobi yang terus ditekuni hingga saat ini.
Lebih spesifik Tomy dikenal sebagai airbrusher andal. Tidak terhitung jumlah karya yang telah dihasilkan.
Selama 30 tahun ia berkarya dan bertahan di industri otomotif Tanah Air. Namun hal tersebut belum memberikan kepuasan.
Karena Tomy menyadari pentingnya regenerasi di bidang modifikasi terkhusus pengecatan.
Untuk itu ia membuka peluang untuk generasi muda yang ingin maju bersama. Tujuannya adalah menciptakan bibit baru dan siap bersaing baik nasional maupun internasional.
Tomi Airbrush membuka kelas pengecatan profesional. Bermodalkan pengalaman dia selama tiga dekade belakangan.
“Dalam kelas pengecatan tersebut, kami memadukan ilmu, pengalaman dan passion untuk menjadi seorang profesional dan airbrusher di Indonesia,” ucap Tomy dalam siaran pers dikutip (02/09).
Kelas sendiri dikatakan terbuka untuk siapa saja. Terutama bagi masyarakat dan ingin belajar teknik pengecatan maupun wirausaha muda di bidang otomotif.
Disebutkan jika metode yang digunakan adalah teori dan praktik. Setiap siswa akan dibekali panduan dasar-dasar teknik pengecatan.
Seluruh teknik diajarkan telah diaplikasikan dalam keseharian workshop Tomi Airbrush.
Kemudian pada sesi praktik, setiap peserta dapat terjun langsung melakukan pengecatan. Mulai dari amplas bodi, dempul, epoksi hingga membuat gradasi warna.
Dalam praktiknya para siswa juga akan diajarkan cara poles bodi nan benar. Sehingga mampu menghasilkan kilau cat sempurna.
“Durasi pembelajaran berlangsung selama satu bulan. Didominasi kegiatan fokus pada media yang telah disediakan,” tutur Tomy.
Adapun untuk biaya kelas pengecatan Tomi Airbrush sebesar Rp 5 juta. Angka tersebut dikatakan guna menyediakan seluruh keperluan pembelajaran.
Pihak Tomi Airbrush menyediakan sarana untuk masing-masing siswa mulai dari cat dasar, epoksi, cat hingga pernis, peralatan pengecatan sampai dengan medianya.
“Targetnya 80 persen praktik, nanti siswa dapat langsung terjun ke lapangan. Sehingga peserta siap bekerja di industri pengecatan otomotif bahkan membuka bengkel sendiri,” jelas Tomy.
Dengan regenerasi bisnis pengecatan maupun airbrush, secara tidak langsung akan menambah pesaing di kemudian hari.
Ia menyatakan tidak takut tersaingi. Bahkan dirinya akan merasa bangga jika ada yang berhasil membangun bisnis dan berkarya bagi dunia otomotif Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Agustus 2025, 12:00 WIB
05 Desember 2022, 14:26 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial