Harga BBM Shell sampai Vivo Serempak Turun di Februari 2026
01 Februari 2026, 15:00 WIB
Shell Eco Marathon digelar di Indonesia untuk kedua kalinya di Mandalika, kali ini lebih banyak peserta
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Shell Eco Marathon kembali digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat untuk kedua kalinya pada 4 Juli – 9 Juli 2023. Ajang ini menjadi satu wadah untuk menghubungkan pelajar dan mahasiswa secara global menghadirkan kendaraan hemat energi.
Mengingat sekarang elektrifikasi jadi satu isu jadi perhatian untuk mengurangi polusi, inovasi kendaraan hemat energi diharapkan bisa menjawab tantangan dalam mewujudkan masa depan lebih ramah lingkungan.
Dibandingkan tahun lalu saat ini jumlah pesertanya lebih banyak yakni 80 tim pelajar dari 14 negara di Asia. Beberapa di antaranya adalah Tiongkok, Korea Selatan, India, Kazakhstan, Arab Saudi, Qatar dan negara-negara Asia Tenggara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura dan Filipina.
Susi Hutapea, Vice President Corporate Relations Shell Indonesia menjelaskan bahwa dalam mewujudkan energi bersih, kerja sama perlu dilakukan tidak hanya dengan industri dan pemerintah saja namun juga generasi muda yang menghasilkan temuan-temuan baru.
“Tahun ini kami adakan lagi dan menjadi tuan rumah bagi tiga hub untuk Asia Pasifik dan Timur Tengah,” ungkap Susi di press conference Shell Eco Marathon di Epicentrum Kuningan, Jakarta, Kamis (15/6).
Selain bertambahnya jumlah peserta di gelaran 2030 tidak hanya mahasiswa, Susi menjelaskan bahwa ada peserta dari SMK Mataram.
Sementara untuk sistem perlombaan masih sama yaitu di dua kelas, Prototype dan Urban Concept.
Bicara soal kans menangnya tim dari Tanah Air ia mengatakan tidak bisa spekulasi. Namun berdasarkan gelaran sebelumnya mahasiswa dari Indonesia memiliki track record baik dan mutu kendaraan terdepan.
“Dari mahasiswa sendiri yang ditakuti tim dari Vietnam. Mereka juga punya tim incaran tapi bicara spesifikasi kira-kira Indonesia bagaimana, belum bisa komentar,” ucap Susi.
Yusuf Aji Widiyanto, Manager Team Batavia Gasoline Team 2 berharap timnya dapat mengulang kembali prestasi yang telah diraih tahun lalu. Menurutnya ajang tersebut membuatnya mendapat lebih banyak pelajaran khususnya dari tim luar negeri.
“Teman-teman dari luar kita lihat teknologi dan pengalaman, cara mereka membentuk tim. Itu kita ambil (pelajarannya),” ucap dia.
Yusuf menjelaskan timnya berfokus pada riset untuk menurunkan bobot kendaraan serta sistem kontrol motor listrik dapat lebih efisien serta mudah dikendalikan oleh driver.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Februari 2026, 15:00 WIB
31 Januari 2026, 13:00 WIB
30 Januari 2026, 17:00 WIB
01 Januari 2026, 11:12 WIB
24 Desember 2025, 20:00 WIB
Terkini
02 Februari 2026, 14:16 WIB
Segera meluncur di IIMS 2026, KatadataOTO mendapatkan kesempatan langsung mencoba mobil hybrid Chery C5 CSH
02 Februari 2026, 13:00 WIB
Cargloss Racing Team berhasil tampil impresif di balap ketahanan bertajuk Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
02 Februari 2026, 12:00 WIB
Suzuki berhasil jadi pabrikan mobil terbesar ketiga di Jepang dengan penjualan mencapai 3,29 juta unit
02 Februari 2026, 11:00 WIB
Chery mengungkap penghapusan insentif mobil listrik berpotensi membuat penjualan turun karena harga jadi tinggi
02 Februari 2026, 10:00 WIB
Penjualan berada di bawah kompetitor, MG enggan bicara lebih detail soal target penjualannya di 2026
02 Februari 2026, 09:00 WIB
Mobil-mobil hybrid Chery memberikan benefit lebih konsumen di Indonesia sehingga banyak menjadi pilihan utama
02 Februari 2026, 08:00 WIB
Kepolisian menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2026 demi menekan angka kecelakaan dan pelanggaran di jalan raya
02 Februari 2026, 07:00 WIB
Yamaha percaya diri target yang sudah dipasang oleh AISI bisa tercapai pada tahun ini dengan beberapa syarat