Merek Mobil Listrik Terlaris November 2025, BYD Masih Memimpin
09 Desember 2025, 15:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto akan melakukan kunjungan kerja perdana ke China, diperkirakan insentif EV berlanjut
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Presiden Prabowo Subianto akan melakukan lawatan perdananya ke China pada 8 – 10 November 2024. Diketahui bahwa kunjungan tersebut berdasarkan undangan dari Presiden China yakni Xi Jinping.
Tentu tidak hanya pertemuan sesama Presiden, namun Prabowo akan disambut oleh sejumlah pimpinan RRT lain. Jajaran Menteri dari Tanah Air juga dipastikan ikut serta dalam kunjungan kerja ini.
Dalam perjumpaan dua kepala negara secara umum akan membahas berbagai strategi. Termasuk kerja sama yang akan saling menguntungkan kedua belah pihak.
“Kita harus berunding dan menggali potensi yang ada dan menyelesaikan masalah yang krusial juga strategis,” ucap Prabowo dalam rapat paripurna (06/11).
Salah satu yang menjadi perhatian dalam kunjungan Prabowo ke China adalah kelanjutan subsidi mobil dan motor listrik. Karena hingga sekarang masih belum ada kejelasan insentif EV dari pemerintah terdahulu akan diteruskan.
“Sedang kami bahas insentif untuk sektor otomotif baik itu listrik, hybrid maupun ICE. Khusus buat ICE itu termasuk LCGC dan banyak lainnya,” kata Agus Gumiwang, Menperin kepada awak media beberapa waktu lalu.
Lebih jauh dikatakan bahwa industri otomotif di Tanah Air tidak sedang baik-baik saja. Sehingga dibutuhkan dukungan dari pemerintah.
Sementara dari pihak China masih terus percaya diri akan potensi kendaraan listrik di Indonesia. Beragam investasi baru masuk baik dalam hal manufaktur.
Terbaru adalah investasi yang dilakukan UABS (Unified Automotive Battery System) Indonesia. Mereka mendirikan pusat perakitan baterai mobil listrik.
Nantinya mereka akan memasok baterai EV untuk produk-produk MG Motor Indonesia. Bertempat di SAIC International Industrial Park, Cikarang, UABS Indonesia menanam modal awal sebesar Rp 99 miliaran.
Dikatakan bahwa nilai investasi mereka akan terus meningkat seiring permintaan. Dengan kata lain semakin laris produk EV MG di Tanah Air, maka produksi baterai semakin masif.
Mereka juga percaya diri dengan pemerintahan baru di bawah pimpinan Prabowo, perkembangan kendaraan setrum di Indonesia akan semakin cerah.
“Tampaknya Presiden Prabowo memiliki hubungan yang baik dengan Tiongkok. Saya yakin beliau dapat mendorong perkembangan energi hijau dan baterai EV di Indonesia,” kata Guo Junhua, Managing Director UABS Co. LTD di sela-sela peluncuran pabrik perakitan baterai mobil listrik di Cikarang (05/11).
Di Indonesia sendiri brand yang cukup masif menawarkan mobil listrik adalah BYD. Pabrikan asal China tersebut tengah bersiap untuk menanamkan investasi besarnya di Tanah Air.
Tentu hal ini dilakukan salah satunya karena adanya insentif EV dari pemerintahan Prabowo Subianto.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Desember 2025, 15:00 WIB
08 Desember 2025, 11:00 WIB
07 Desember 2025, 13:00 WIB
04 Desember 2025, 19:00 WIB
04 Desember 2025, 16:00 WIB
Terkini
10 Desember 2025, 07:00 WIB
Korlantas bakal beri beragam kemudahan masyarakat korban banjir Sumatera untuk mengurus dokumen mereka
10 Desember 2025, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara, masyarakat di Kota Kembang dapat mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
10 Desember 2025, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan di SIM keliling Jakarta hari ini, simak biaya dan syaratnya
10 Desember 2025, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta masih diterapkan secara maksimal dan berdampak ke puluhan ruas jalan
09 Desember 2025, 22:00 WIB
Yamaha Lexi dimodifikasi warga Aceh agar bisa menyala lewat handphone sehingga terkesan lebih modern
09 Desember 2025, 20:00 WIB
Motor sport naked Kawasaki Z1100 ABS 2026 merupakan model flagship yang dibawa PT KMI sebagai penerus Z1000
09 Desember 2025, 19:00 WIB
Salah satu pilihan motor matic yang bisa memenuhi kebutuhan mobilitas di perkotaan adalah Yamaha Nmax Turbo
09 Desember 2025, 17:00 WIB
Penjualan mobil mewah mengalami kenaikan perlahan, posisi pertama masih dipegang oleh BMW disusul Lexus