Wholesales Motor Baru Juli 2026 Melonjak, Sentuh 600 Ribu Unit
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
Harold Donnel mengungkapkan ada pesan terakhir Soebronto Laras kepada dirinya buat membawa Suzuki ke masa Jaya
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Dunia otomotif Indonesia sedang berduka, Soebronto Laras selaku Founder sekaligus Komisaris Indomobil Group berpulang ke pelukan yang maha esa pada Rabu (20/9) di Rumah Sakit Medistra, Jakarta.
Pria 79 tahun bakal dikebumikan di TPU Karet, Jakarta Pusat. Proses pemakamannya digelar hari ini atau Kamis (21/9) siang.
Tentu kabar kepergiannya meninggalkan duka bagi seluruh karyawan-karyawannya. Tak terkecuali bagi Harold Donnel, 4W Marketing & Business Strategy Director PT Suzuki Indomobil Sales.
“Kami dari Suzuki Indomobil Sales mengucapkan turut berduka cita dan berbela sungkawa atas kepergian Pak Bronto, ia adalah Founding Fathers Suzuki di Tanah Air,” ungkap Harold kepada TrenOto.
Harold merasa kehilangan sosok pemimpin yang bersahaja tersebut. Sebab peran Soebronto Laras sudah sangat melekat sekali bagi pabrikan Jepang berlambang S.
Terlebih dia sangat berjasa bagi Suzuki di Indonesia. Pria kelahiran Jakarta itu pernah membawa salah satu produsen otomotif terbesar berjaya di medio 80-an.
Lebih jauh Harold mengungkapkan ada pesan terakhir Soebronto Laras sebelum meninggal. Dia diamanatkan buat membawa Suzuki guna menunjukan taringnya kembali di dunia otomotif Tanah Air.
“Salah satu pesan terakhir secara pribadi yang dititipkan Pak Bronto adalah minta tolong dijaga Suzuki, terus menyuguhkan produk-produk kompetitif buat pasar Indonesia dan bapak memiliki harapan untuk bisa membawa Suzuki ke puncak kejayaannya seperti waktu beliau melakukannya pada tahun 80-an,” kata Harold.
Harold pun bertekad buat merealisasikan pesan terakhir Soebronto Laras kepada dirinya sebelum meninggal dunia.
Pria satu ini lahir di Jakarta pada 5 Oktober 1943. Dia merupakan anak kedua dari R Moerdono, kemudian mengawali kariernya sebagai Direktur PT First Chemical Industry yang bergerak di bidang Formika, alat-alat plastic sampai perakitan kalkulator.
Selanjutnya berkecimpung di dunia Otomotif Indonesia. Tercatat Soebronto pernah mengemban jabatan Direktur Utama PT Indohero Steel & Engineering Co., serta PT Indomobil Utama untuk merakit mobil sama motor Suzuki.
Lalu dia juga mencicipi jabatan sebagai Direktur Utama PT National Motors Co sama PT Unicor Prima Motor yang dipercaya merakit mobil Mazda, Hino maupun kendaraan roda dua Binter.
Dengan tangan dingin Soebronto Laras Indomobil Utama yang merupakan agen tunggal mobil Suzuki di Indonesia dan Suzuki Indonesia Manufacturing turut memproduksi komponen sepeda motor.
Di sisi lain dia juga seorang pembalap sekaligus mekanik. Soebronto memang sudah tertarik berbagai kegiatan bengkel sejak kecil, tak heran jika kiprahnya di dunia otomotif sangat moncer.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
09 Agustus 2026, 13:55 WIB
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda