Penerapan Biodiesel B50 1 Juli Dipercaya Bawa Banyak Efek Positif
18 Juni 2026, 07:00 WIB
Pertamina berkomitmen untuk memenuhi syarat yang diajukan oleh para SPBU swasta seperti Shell dan BP AKR
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Shell, BP AKR sampai Vivo dikabarkan setuju untuk mendapatkan kuota tambahan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui Pertamina. Namun ada sejumlah syarat yang diajukan.
Seperti meminta Pertamina transparan dalam mengimpor bahan bakar bagi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta.
Perusahaan pelat merah itu pun mengabulkan permintaan Shell hingga BP AKR untuk mendistribusikan bahan bakar.
“Baik dari kualitas, baik dari joint surveyor bersama-sama kita melihat dari saat pengiriman termasuk juga dari sisi harga, kita akan terbuka sama-sama dengan SPBU swasta,” ungkap Simon Aloysius Mantiri, Direktur Utama Pertamina di Antara, Jumat (19/09).
Simon mengungkapkan kalau Pertamina bakal open book supaya transparan. Jadi tidak ada kenaikan harga BBM yang akan dibeli masyarakat.
Ia juga mengatakan bahwa Pertamina tidak memonopoli impor BBM untuk swasta, sebab bahan bakar yang diberikan di luar kuota telah ditetapkan pemerintah.
Artinya impor BBM yang masih masuk dalam kuota dapat langsung dilakukan oleh Shell maupun BP AKR.
“Jadi tadi untuk penambahan sampai akhir tahun ini adalah penambahan dari alokasi yang sudah diberikan. Nah buat penambahan memang saran dari Kementerian untuk dikolaborasikan dengan Pertamina,” sambung Simon.
Petinggi Pertamina ini melanjutkan, tidak ada kebijakan impor satu pintu yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk kuota telah diberikan ke BP AKR serta Shell setiap tahunnya.
Dalam kesempatan serupa, Simon memastikan Shell sampai BP AKR bakal menerima base fuel atau BBM dengan kadar oktan murni tanpa zat aditif.
Dengan begitu masing-masing SPBU swasta dapat lanjut mengolah base fuel tersebut sesuai spesifikasi masing-masing.
"Base fuel ini adalah base fuel awal yang nantinya kemudian diracik atau ditambahkan aditif, sesuai resep atau rahasia dapur dari masing-masing badan usaha,” tegas Simon.
Sebagai informasi Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menjelaskan pengadaan stok BBM untuk Shell hingga BP AKR bersifat terbuka bagi semua perusahaan.
Mengenai ketersedian stok, pembantu Presiden Prabowo Subianto tersebut memastikan BBM di SPBU swasta mulai di pekan depan.
“Sudah dibicarakan mulai hari ini (impor dari Pertamina). Insya Allah paling lambat tujuh hari BBM tersebut bisa masuk ke Indonesia,” kata Bahlil.
Menteri ESDM juga memastikan harga jual BBM di SPBU swasta tetap stabil. Jadi tidak ada kenaikan harga, namun tetap bergantung pada banderol minyak dunia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
10 Juni 2026, 07:00 WIB
06 Juni 2026, 18:08 WIB
01 Juni 2026, 19:22 WIB
Terkini
28 Juni 2026, 21:00 WIB
Xpeng X9 Facelift dan varian baru G6 AWD kini resmi dipasarkan ke konsumen, ada pembaruan eksterior dan fitur
28 Juni 2026, 20:09 WIB
Dalam balapan yang penuh drama, Ai Ogura memantapkan dirinya menjadi pemenang dalam MotoGP Belanda 2026
28 Juni 2026, 11:00 WIB
Honda Beat hadir untuk memenuhi kebutuhan anak muda yang enerjik dan aktif serta dinamis dalam kesehariannya
28 Juni 2026, 09:00 WIB
Kondisi ekonomi dan fluktuasi kurs saat ini belum memberikan dampak negatif pada penjualan BMW di Indonesia
28 Juni 2026, 07:15 WIB
X9 Facelitft dan G6 AWD menjadi andalan baru bagi Xpeng untuk menggoda para konsumen berkantong tebal
27 Juni 2026, 21:00 WIB
AHM meminta konsumen tidak perlu ragu dengan kualitas new Honda Vario Evo 160 yang diluncurkan di Indonesia
27 Juni 2026, 20:34 WIB
Sprint Race MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen berlangsung sengit, dua rider Trackhouse Aprilia naik podium
27 Juni 2026, 18:15 WIB
Mobil mewah diyakini mengalami tantangan khususnya dari segi harga jual di tengah ketidakpastian kurs