Pertamina Lubricants Bantu Pengemudi Ojol, Beri Layanan Ganti Oli
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina berkomitmen untuk memenuhi syarat yang diajukan oleh para SPBU swasta seperti Shell dan BP AKR
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Shell, BP AKR sampai Vivo dikabarkan setuju untuk mendapatkan kuota tambahan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui Pertamina. Namun ada sejumlah syarat yang diajukan.
Seperti meminta Pertamina transparan dalam mengimpor bahan bakar bagi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta.
Perusahaan pelat merah itu pun mengabulkan permintaan Shell hingga BP AKR untuk mendistribusikan bahan bakar.
“Baik dari kualitas, baik dari joint surveyor bersama-sama kita melihat dari saat pengiriman termasuk juga dari sisi harga, kita akan terbuka sama-sama dengan SPBU swasta,” ungkap Simon Aloysius Mantiri, Direktur Utama Pertamina di Antara, Jumat (19/09).
Simon mengungkapkan kalau Pertamina bakal open book supaya transparan. Jadi tidak ada kenaikan harga BBM yang akan dibeli masyarakat.
Ia juga mengatakan bahwa Pertamina tidak memonopoli impor BBM untuk swasta, sebab bahan bakar yang diberikan di luar kuota telah ditetapkan pemerintah.
Artinya impor BBM yang masih masuk dalam kuota dapat langsung dilakukan oleh Shell maupun BP AKR.
“Jadi tadi untuk penambahan sampai akhir tahun ini adalah penambahan dari alokasi yang sudah diberikan. Nah buat penambahan memang saran dari Kementerian untuk dikolaborasikan dengan Pertamina,” sambung Simon.
Petinggi Pertamina ini melanjutkan, tidak ada kebijakan impor satu pintu yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk kuota telah diberikan ke BP AKR serta Shell setiap tahunnya.
Dalam kesempatan serupa, Simon memastikan Shell sampai BP AKR bakal menerima base fuel atau BBM dengan kadar oktan murni tanpa zat aditif.
Dengan begitu masing-masing SPBU swasta dapat lanjut mengolah base fuel tersebut sesuai spesifikasi masing-masing.
"Base fuel ini adalah base fuel awal yang nantinya kemudian diracik atau ditambahkan aditif, sesuai resep atau rahasia dapur dari masing-masing badan usaha,” tegas Simon.
Sebagai informasi Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menjelaskan pengadaan stok BBM untuk Shell hingga BP AKR bersifat terbuka bagi semua perusahaan.
Mengenai ketersedian stok, pembantu Presiden Prabowo Subianto tersebut memastikan BBM di SPBU swasta mulai di pekan depan.
“Sudah dibicarakan mulai hari ini (impor dari Pertamina). Insya Allah paling lambat tujuh hari BBM tersebut bisa masuk ke Indonesia,” kata Bahlil.
Menteri ESDM juga memastikan harga jual BBM di SPBU swasta tetap stabil. Jadi tidak ada kenaikan harga, namun tetap bergantung pada banderol minyak dunia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
02 Agustus 2026, 12:27 WIB
02 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
BAIC T1 menawarkan rasa berkendara yang nyaman serta lincah ketik diajak untuk perjalanan ke luar kota
29 Agustus 2026, 21:08 WIB
Marc Marquez kembali unjuk performa di Sprint Race MotoGP Aragon 2026, naik podium bersama Alex Marquez
29 Agustus 2026, 18:01 WIB
Memiliki motor bebek bisa jadi salah satu opsi terbaik bulan ini, sebab ada banyak produk yang bisa dipilih
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang