Sudah Terdaftar, Suzuki Tanggapi Kehadiran e Sky di RI
25 September 2026, 17:23 WIB
Sempat mengalami penurunan di tengah momentum pemilu penjualan Toyota kembali membaik, model hybrid diminati
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT TAM (Toyota Astra Motor) mencatat ada kenaikan penjualan setelah pelaksanaan pemilu, meski sempat terjadi penurunan apabila dibandingkan periode sama tahun lalu.
Hal ini disampaikan oleh Henry Tanoto, President Director PT TAM. Secara persentase penjualan Toyota turun 22 persen di Januari-Februari 2024.
“Salah satu faktornya ada pending pembelian karena tahun politik. Di Maret memang ada peningkatan penjualan, kita harapkan menjelang Lebaran confidence konsumen meningkat,” ucap Henry di Jakarta Selatan, Selasa (19/3).
Sementara secara keseluruhan penjualan per Maret 2024 ada di kisaran 44.0000 unit dengan marketshare 31,7 persen, naik 2,1 persen dari periode Januari-Februari tahun lalu.
Bicara elektrifikasi Henry menegaskan terlihat ada pertumbuhan. Saat ini lini hybrid menyumbang 12-13 persen dari keseluruhan penjualan Toyota.
Di masa mendatang Toyota juga bakal perkenalkan lebih banyak model elektrifikasi tidak hanya hybrid namun juga mobil listrik murni.
Mengikuti roadmap dari prinsipal Toyota, target secara global adalah untuk memperkenalkan total 30 model baru per 2030 yang merupakan gabungan dari BEV, PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dan HEV (Hybrid Electric Vehicle).
Kemudian kenaikan penjualan juga sudah mulai terlihat setelah pemilu terkhusus di IIMS 2024 (Indonesia International Motor Show. Toyota berhasil mengantongi 2.500 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan), tumbuh 30 persen dibandingkan perhelatan tahun lalu.
“Kita juga memperkenalkan model baru yakni Vellfire Hybrid dan mendapatkan award sebagai Best Premium MPV (Multi Purpose Vehicle) di IIMS,” ungkap Henry.
Punya lini paling bervariasi, Toyota sudah menjual HEV maupun PHEV. Di segmen hybrid ada Innova Zenix, Alphard, Vellfire, Yaris Cross, Camry dan Corolla Cross.
Sementara buat PHEV ada RAV4 GR Sport. Di antara model hybrid lain terbilang paling mahal karena tembus Rp 1,15 miliar.
Ada keunggulan tersendiri karena PHEV bisa diisi bensin ataupun di-charge seperti mobil listrik. Sehingga dapat mengakomodir daya jelajah tanpa bantuan mesin ICE.
PHEV sendiri masih cukup terbatas di Tanah Air. Sebelum RAV4 ada Mitsubishi Outlander yang dibanderol di kisaran Rp 1 miliar namun belakangan sudah berhenti dipasarkan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 September 2026, 17:23 WIB
23 September 2026, 17:49 WIB
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
Terkini
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif