VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia
02 April 2026, 13:00 WIB
Ada beberapa keunggulan FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle), pemerintah siapkan roadmap mobil hidrogen
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Era elektrifikasi tidak cuma diramaikan HEV (Hybrid Electric Vehicle) maupun BEV (Battery Electric Vehicle). Saat ini masih ada teknologi lain yang baru digunakan di beberapa negara yaitu FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle) alias mobil hidrogen.
Di Indonesia sendiri memang mobil hidrogen belum dijual massal seperti BEV. Namun ternyata pemerintah sudah menyiapkan roadmap untuk penerapan teknologi tersebut.
“Roadmap-nya sudah ada. Permenperin (Peraturan Menteri Perindustrian) Nomor 29 Tahun 2023, regulasinya ada,” ucap Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian kepada media di Senayan beberapa waktu lalu.
Hanya saja ia masih enggan membeberkan lebih lanjut bagaimana implementasi mobil hidrogen di Tanah Air maupun target penerapannya.
Di sisi lain banyak pemangku kepentingan mulai mendukung ekosistem mobil hidrogen. Seperti PT PLN (Persero) meresmikan pilot project Hydrogen Refueling Station dan Green Hydrogen Plant PLTP Kamojang di Februari 2024.
Menjadi alternatif ramah lingkungan selain mobil listrik, stasiun pengisian hidrogen diharapkan dapat membantu dukung target pemerintah mencapai target NZE (Net Zero Emission) di 2060.
Terbarunya, unit Toyota Mirai sebagai model hidrogen dari Toyota dibawa ke Indonesia sebagai bahan studi dan pengembangan energi.
Hanya saja bukan berarti Toyota Mirai bakal diluncurkan buat konsumen dalam waktu dekat. Karena masih banyak persiapan perlu dilakukan.
Di pasar global sendiri negara yang siap secara ekosistem mendukung operasional mobil hidrogen masih terbatas, seperti California.
Untuk diketahui mobil hidrogen atau FCEV punya sistem kerja serupa BEV. Namun motor penggerak kendaraan dihasilkan dari proses kimia di dalam fuel cell.
Sama seperti mobil listrik berbasis baterai mobil hidrogen menyuguhkan pengalaman berkendara dengan torsi instan dan halus serta tenaga konsisten.
Satu hal yang jadi pembeda utama adalah waktu pengisian daya. Secara umum kendaraan hidrogen hanya butuh waktu tiga sampai lima menit.
Kemudian daya jelajah ditawarkan lebih jauh. Mobil listrik di Tanah Air saat ini bisa menempuh jarak sampai 519 km seperti Hyundai Ioniq 6.
Sebagai perbandingan, berikut kisaran jarak tempuh mobil hidrogen yang sudah dipasarkan secara global.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 April 2026, 13:00 WIB
01 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 09:00 WIB
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
02 April 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan lebih praktis di SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026