10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Ada beberapa keunggulan FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle), pemerintah siapkan roadmap mobil hidrogen
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Era elektrifikasi tidak cuma diramaikan HEV (Hybrid Electric Vehicle) maupun BEV (Battery Electric Vehicle). Saat ini masih ada teknologi lain yang baru digunakan di beberapa negara yaitu FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle) alias mobil hidrogen.
Di Indonesia sendiri memang mobil hidrogen belum dijual massal seperti BEV. Namun ternyata pemerintah sudah menyiapkan roadmap untuk penerapan teknologi tersebut.
“Roadmap-nya sudah ada. Permenperin (Peraturan Menteri Perindustrian) Nomor 29 Tahun 2023, regulasinya ada,” ucap Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian kepada media di Senayan beberapa waktu lalu.
Hanya saja ia masih enggan membeberkan lebih lanjut bagaimana implementasi mobil hidrogen di Tanah Air maupun target penerapannya.
Di sisi lain banyak pemangku kepentingan mulai mendukung ekosistem mobil hidrogen. Seperti PT PLN (Persero) meresmikan pilot project Hydrogen Refueling Station dan Green Hydrogen Plant PLTP Kamojang di Februari 2024.
Menjadi alternatif ramah lingkungan selain mobil listrik, stasiun pengisian hidrogen diharapkan dapat membantu dukung target pemerintah mencapai target NZE (Net Zero Emission) di 2060.
Terbarunya, unit Toyota Mirai sebagai model hidrogen dari Toyota dibawa ke Indonesia sebagai bahan studi dan pengembangan energi.
Hanya saja bukan berarti Toyota Mirai bakal diluncurkan buat konsumen dalam waktu dekat. Karena masih banyak persiapan perlu dilakukan.
Di pasar global sendiri negara yang siap secara ekosistem mendukung operasional mobil hidrogen masih terbatas, seperti California.
Untuk diketahui mobil hidrogen atau FCEV punya sistem kerja serupa BEV. Namun motor penggerak kendaraan dihasilkan dari proses kimia di dalam fuel cell.
Sama seperti mobil listrik berbasis baterai mobil hidrogen menyuguhkan pengalaman berkendara dengan torsi instan dan halus serta tenaga konsisten.
Satu hal yang jadi pembeda utama adalah waktu pengisian daya. Secara umum kendaraan hidrogen hanya butuh waktu tiga sampai lima menit.
Kemudian daya jelajah ditawarkan lebih jauh. Mobil listrik di Tanah Air saat ini bisa menempuh jarak sampai 519 km seperti Hyundai Ioniq 6.
Sebagai perbandingan, berikut kisaran jarak tempuh mobil hidrogen yang sudah dipasarkan secara global.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Terkini
17 Agustus 2026, 07:42 WIB
Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia