New Toyota GR Corolla Meluncur di IIMS 2026, Ada Transmisi Matic
06 Februari 2026, 20:59 WIB
Di pasar global penjualan mobil listrik dianggap lemah, banyak merek akhirnya batalkan rencana elektrifikasi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur asal China terbilang sukses dalam mempopulerkan dan menawarkan berbagai model mobil listrik di pasar domestik maupun global. Hal itu tidak dirasakan kebanyakkan merek lain.
Dilansir dari Carscoops, Minggu (8/9) sebuah laporan mengungkapkan bahwa Toyota kurangi target produksi karena penjualan mobil listrik dianggap melemah. Namun itu tidak mengubah rencana Toyota dalam memperkenalkan model-model terbaru.
Untuk diketahui secara bertahap Toyota berencana meluncurkan 30 model BEV dan menjual mobil listrik dengan target 3,5 juta unit per 2030.
Saat ini diketahui Toyota menurunkan target produksi sebanyak 33 persen. Pada 2026 mereka menargetkan total produksi BEV bisa tembus satu juta unit.
Toyota tidak sendiri, pada Juli 2024 Mercedes-Benz juga membatalkan wacana elektrifikasi total di 2030 dan mengganti strategi penjualan.
Langkah yang kemudian diambil Mercedes-Benz hampir mirip Toyota yakni fokus di HEV (Hybrid Electric Vehicle) atau mobil ramah lingkungan dengan bahan bakar alternatif.
Hal tersebut tidak menghentikan rencana lain yang telah ditetapkan seperti pengembangan platform mobil listrik EQS generasi terbaru.
“Proyek itu tetap berjalan,” Ola Källenius, CEO & Chairman of the Management Board Mercedes-Benz beberapa waktu lalu.
Menyusul setelah itu pada Agustus 2024 Ford Motor Company tinggalkan rencana mereka memproduksi mobil listrik berkonfigurasi tiga baris dan fokus perkenalkan versi hybrid dari SUV (Sport Utility Vehicle) populer mereka.
“Ini upaya kami jadi lebih gesit dan mendengarkan respons dari para konsumen kami,” kata John Lawler, CFO Ford dikutip dari The Street, Minggu (8/9).
Terakhir ada Volvo yang tadinya berencana jadi merek dengan produk eksklusif mobil listrik di 2030. Melihat kondisi saat ini mereka memutuskan untuk fokus menjual BEV dan juga HEV.
“Kami tetap percaya bahwa masa depan kami adalah (kendaraan) elektrik,” kata Jim Rowan, CEO Volvo belum lama ini.
Sekadar informasi di Indonesia mobil hybrid masih jadi satu jenis kendaraan ramah lingkungan yang populer. Karena tersedia banyak model dan banderol kompetitif.
PT TAM (Toyota Astra Motor) jadi manufaktur dengan lini HEV terbanyak. Mulai dari Kijang Innova Zenix sampai terbarunya Prius HEV, meluncur di GIIAS 2024.
Hanya saja pemerintah masih lebih mendukung keberadaan BEV lewat pemberian insentif. Wacana relaksasi pajak mobil hybrid masih simpang siur, namun diharapkan oleh banyak pabrikan termasuk Toyota.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Februari 2026, 20:59 WIB
06 Februari 2026, 09:21 WIB
06 Februari 2026, 07:00 WIB
05 Februari 2026, 17:40 WIB
05 Februari 2026, 11:16 WIB
Terkini
07 Februari 2026, 20:00 WIB
Venom Purple hadir di IIMS 2026 dengan menawarkan beragam aksesoris menarik untuk dunia modifikasi kendaraan
07 Februari 2026, 16:24 WIB
Zeekr kembali mengaspal di Indonesia, jenama asal Cina ini langsung memboyong dua mobil dalam gelaran IIMS 2026
07 Februari 2026, 15:00 WIB
Tekiro kembali meramaikan ajang IIMS 2026 dengan memboyong berbagai produk unggulan hingga promo terbaik
07 Februari 2026, 14:00 WIB
Hyundai berharap ada peningkatan animo di IIMS 2026, sehingga bisa menjual lebih banyak mobil baru mereka
07 Februari 2026, 13:00 WIB
Meski tidak membawa produk baru, Jaecoo mengajak pengunjung untuk mengembangkan kendaraan di masa depan
07 Februari 2026, 12:00 WIB
Prestige memboyong Pindad Maung MV1 dan MV2 4x4 agar para pengunjung IIMS 2026 bisa melihat secara lebih dekat
07 Februari 2026, 11:06 WIB
Motul Indonesia meluncurkan pelumas baru di IIMS 2026 dengan standar yang lebih tinggi dari sebelumnya
07 Februari 2026, 10:00 WIB
Denza B5 disinyalir hadir ke konsumen Indonesia dalam waktu dekat tahun ini, masih tunggu momentum yang tepat