Interior Berkelas Toyota HiAce Premio Ultimate Racikan Lombardi
02 September 2026, 15:00 WIB
Di pasar global penjualan mobil listrik dianggap lemah, banyak merek akhirnya batalkan rencana elektrifikasi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur asal China terbilang sukses dalam mempopulerkan dan menawarkan berbagai model mobil listrik di pasar domestik maupun global. Hal itu tidak dirasakan kebanyakkan merek lain.
Dilansir dari Carscoops, Minggu (8/9) sebuah laporan mengungkapkan bahwa Toyota kurangi target produksi karena penjualan mobil listrik dianggap melemah. Namun itu tidak mengubah rencana Toyota dalam memperkenalkan model-model terbaru.
Untuk diketahui secara bertahap Toyota berencana meluncurkan 30 model BEV dan menjual mobil listrik dengan target 3,5 juta unit per 2030.
Saat ini diketahui Toyota menurunkan target produksi sebanyak 33 persen. Pada 2026 mereka menargetkan total produksi BEV bisa tembus satu juta unit.
Toyota tidak sendiri, pada Juli 2024 Mercedes-Benz juga membatalkan wacana elektrifikasi total di 2030 dan mengganti strategi penjualan.
Langkah yang kemudian diambil Mercedes-Benz hampir mirip Toyota yakni fokus di HEV (Hybrid Electric Vehicle) atau mobil ramah lingkungan dengan bahan bakar alternatif.
Hal tersebut tidak menghentikan rencana lain yang telah ditetapkan seperti pengembangan platform mobil listrik EQS generasi terbaru.
“Proyek itu tetap berjalan,” Ola Källenius, CEO & Chairman of the Management Board Mercedes-Benz beberapa waktu lalu.
Menyusul setelah itu pada Agustus 2024 Ford Motor Company tinggalkan rencana mereka memproduksi mobil listrik berkonfigurasi tiga baris dan fokus perkenalkan versi hybrid dari SUV (Sport Utility Vehicle) populer mereka.
“Ini upaya kami jadi lebih gesit dan mendengarkan respons dari para konsumen kami,” kata John Lawler, CFO Ford dikutip dari The Street, Minggu (8/9).
Terakhir ada Volvo yang tadinya berencana jadi merek dengan produk eksklusif mobil listrik di 2030. Melihat kondisi saat ini mereka memutuskan untuk fokus menjual BEV dan juga HEV.
“Kami tetap percaya bahwa masa depan kami adalah (kendaraan) elektrik,” kata Jim Rowan, CEO Volvo belum lama ini.
Sekadar informasi di Indonesia mobil hybrid masih jadi satu jenis kendaraan ramah lingkungan yang populer. Karena tersedia banyak model dan banderol kompetitif.
PT TAM (Toyota Astra Motor) jadi manufaktur dengan lini HEV terbanyak. Mulai dari Kijang Innova Zenix sampai terbarunya Prius HEV, meluncur di GIIAS 2024.
Hanya saja pemerintah masih lebih mendukung keberadaan BEV lewat pemberian insentif. Wacana relaksasi pajak mobil hybrid masih simpang siur, namun diharapkan oleh banyak pabrikan termasuk Toyota.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Terkini
16 September 2026, 06:00 WIB
Pengguna mobil pribadi dengan pelat ganjil hari ini wajib waspada karena ada aturan Ganjil Genap Jakarta
16 September 2026, 06:00 WIB
Berikut adalah daftar lokasi serta jadwal SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, simak syaratanya
16 September 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara hari ini bisa lebih mudah dengan mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
15 September 2026, 17:00 WIB
Penjualan mobil diesel yang menjadi salah satu andalan GWM sempat terganggu karena kenaikan harga solar
15 September 2026, 15:00 WIB
Chery Group terus memperluas potensi pengembangan robot humanoid menggunakan berbagai skenario menarik
15 September 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik menyumbangkan wholesales tertingginya tahun ini di Agustus, PHEV naik sementara hybrid turun
15 September 2026, 09:00 WIB
Menurut laporan terbaru, kapal-kapal anyar BYD akan mulai dikirim dari galangan mulai 2027 sampai 2029
15 September 2026, 07:00 WIB
Harga mulai Rp 1,1 miliar, GWM Wey G9 bisa dipesan oleh konsumen dan akan dikirim bertahap pada November