Penerapan Euro 4 di Indonesia Butuh Dukungan Kuat dari Pemerintah

Pemakaian Euro 4 dapat berkontribusi signifikan dalam menurunkan emisi karbon dan potensi penyakit berat

Penerapan Euro 4 di Indonesia Butuh Dukungan Kuat dari Pemerintah
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Penggunaan BBM (Bahan Bakar Minyak) berstandar Euro 4 dapat berperan penting membantu kurangi emisi karbon di Indonesia, khususnya area Jabodetabek. Puncak polusi di kawasan itu sempat terjadi pada Juni sampai Agustus setiap tahun.

Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh sejumlah lembaga, ditemukan bahwa penggunaan BBM Euro 4 mulai 2025 sampai 2030 bisa mengurangi polusi udara di Jabodetabek dan menurunkan polutan particulate matter atau PM, 2,5 persen sampai 96 persen.

Paralel dengan hal tersebut, beban polusi dari kendaraan diprediksi naik 30 persen-40 persen di 2030 karena jumlahnya meningkat bersamaan aktivitas transportasi.

Kajian disusun oleh IESR (Institute for Essential Services Reform) bersama RCCC UI (Research Center for Climate Change Universitas Indonesia), KPBB (Komite Penghapusan Bensin Bertimbal) dan CORE (Center of Reform on Economics) Indonesia didukung Katadata Green dan ViriyaENB.

Rekomendasi Solar Mitsubishi Fuso Euro4
Photo : Istimewa

“Indonesia perlu segera menerapkan Euro 4 didukung kebijakan terintegrasi, disertai dengan pengawasan dan penegakan aturan yang ketat,” ucap Fabby Tumiwa, Direktur Eksekutif IESR dalam siaran resmi, dikutip Rabu (18/12).

Ia menegaskan penggunaan Euro 4 memang akan membutuhkan investasi signifikan. Namun kolaborasi pemerintah dan swasta dalam teknologi serta infrastruktur kilang dapat membawa manfaat bagi lingkungan, kesehatan sampai ekonomi.

Secara rinci dijelaskan pengaplikasian Euro 4 bakal menyebabkan biaya produksi BBM meningkat Rp 200 sampai Rp 500 per liter, sehingga pemerintah perlu menyiapkan ruang fiskal guna mengantisipasi dampak ekonomi dari kenaikan biaya itu.

Skenario tambahan lain disiapkan misalnya biaya ditanggung pemerintah, dibebankan ke konsumen atau membatasi akses BBM subsidi untuk kelompok masyarakat tertentu.

Tetapi BBM Euro 4 di sisi lain juga akan mengurangi dampak polusi seperti tiga penyakit utama yakni pneumonia, jantung iskemik dan PPOK. Total penurunan beban biaya klaim BPJS terhadap ketiga penyakit itu per 2030 bisa mencapai Rp 550 miliar.

Isuzu Hadapi Euro4
Photo : Isuzu Indonesia

“Dengan rincian pneumonia sebesar Rp 246 miliar, jantung iskemik sebesar Rp 268 miliar dan PPOK Rp 36 miliar,” kata Ilham R.F. Surya, Analis Kebijakan Lingkungan IESR.

Mengacu pada hasil kajian tersebut, pemerintah diharapkan dapat segera memberikan dorongan adopsi Euro 4 lewat penyediaan BBM Euro 4 sesuai peta jalan dan kesiapan kilang domestik buat menyediakannya.

Hal ini juga sebagai pelengkap langkah menurunkan emisi karbon lain seperti penggunaan transportasi umum ramah lingkungan serta pemakaian mobil listrik dan hybrid.


Terkini

mobil
Automechanika Jakarta 2026

Berburu Keperluan Mobil Balap di Automechanika Jakarta 2026

Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026

motor
Motor listrik

Insentif Motor Listrik Tak Kunjung Cair, Masih Tunggu Regulasi

Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang

mobil
Suzuki e Sky

Sudah Terdaftar, Suzuki Tanggapi Kehadiran e Sky di RI

Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya

news
Motul

Motul Hadirkan Pengalaman Motorsport yang Berkesan

Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa

news
Astra Otoparts

Integrasi Layanan Astra Otoparts di Automechanika Jakarta 2026

Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif

news
Mitsubishi Fuso

Strategi Mitsubishi Fuso Tingkatkan Layanan ke Pengguna Canter

Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 25 September 2026, Ada 26 Titik

Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta 25 September 2026 Jelang Akhir Pekan

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota