Pemerintah Bakal Terapkan Kebijakan WFH Demi Menghemat BBM

Kebijakan WFH yang akan dijalankan disebut bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 20 persen di tengah perang Iran

Pemerintah Bakal Terapkan Kebijakan WFH Demi Menghemat BBM
Satrio Adhy

KatadataOTO – Perang antara Amerika Serikat, Israel dan Iran tidak juga berhenti. Ketiga negara tersebut terus terlibat konflik panas.

Situasi di atas mendorong Iran untuk membela diri. Salah satunya dengan menutup Selat Hormuz.

Merupakan jalur perdagangan strategis dunia yang dilintasi kapal-kapal, pembawa bahan bakar minyak (BBM).

Hal ini turut membawa dampak bagi Indonesia dan sejumlah negara lain. Pasokan BBM untuk beberapa waktu ke depan akan terganggu.

BBM Impor
Photo: Antara

Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri menyiapkan langkah antisipasi. Seperti dengan merencanakan penerapan kerja dari rumah atau work from home (WFH).

"Sudah diputuskan nanti diumumkan, bukan saya yang (mengumumkan) nanti. Pak Menko Perekonomian (Airlangga Hartarto)," ungkap Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan (Menkeu) di Antara, Kamis (26/06).

Pemerintah menilai, dengan penerapan WFH bisa menekan konsumsi BBM di Tanah Air sampai 20 persen.

Purbaya pun mengakui, adanya perhitungan yang memperkirakan penurunan konsumsi bahan bakar, meski belum bersifat pasti.

Menurut pembantu Presiden Prabowo satu ini, dampak kebijakan WFH yang akan diterapkan tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi.

Peningkatan aktivitas ekonomi, menurutnya justru berpotensi mendorong penerimaan negara.

Kenaikan aktivitas ekonomi akan berdampak positif, terhadap bisnis dan pada akhirnya meningkatkan penerimaan pajak.

"Kalau diliburkan kan yang dipilih yang berdampak paling kecil ke produktivitas. Jumat paling pendek jam kerjanya, jadi loss ke produktivitas dianggap paling kecil," tegas Purbaya.

Kendati demikian, Menkeu belum dapat memastikan apakah kebijakan WFH akan bersifat wajib bagi sektor swasta atau tidak.


Terkini

news
Astra Financial

ACC dan TAF Raih 5.602 SPK, Target Astra Financial Terlampaui

Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF

mobil
Mobil listrik

iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu

iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia

news
Farizon

EV Farizon SV Masuk ke Sektor Transportasi Antar Kota

Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit

mobil
Toyota Veloz Hybrid

Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen

Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail

mobil
Harga Bahan Baku Baterai Lithium Naik, Banderol EV Bakal Terkerek

Pengamat Ungkap Kebakaran EV di RI Bukan Disebabkan oleh Baterai

Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan

mobil
Jetour

Jetour T2 i-DM Jadi Salah Satu SUV Idaman Pengunjung GIIAS 2026

Jetour T2 i-DM resmi diluncurkan dalam ajang GIIAS 2026, SUV satu ini dipasarkan dengan banderol Rp 699 juta

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Beroperasi Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026

Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi A dan C

news
SIM keliling Bandung

Cek Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 12 Agustus 2026

SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang