Cek Daftar Harga BBM September 2026, Diesel Melambung Tinggi
01 September 2026, 20:09 WIB
Implementasi Biodiesel B50 dinilai bisa menghemat devisa negara sampai Rp 157 triliun sepanjang tahun ini
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kebijakan B50 akan mulai diterapkan pada 1 Juli 2026. Bahan bakar jenis baru ini dipercaya dapat memberikan dampak positif.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan, penerapan Biodiesel B50 bisa menghemat devisa negara.
“Di 2026 ini dengan implementasi B50, diharapkan kita bisa menghemat devisa Rp 157 triliunan,” ungkap Dwi Anggia, Juru Bicara Kementerian ESDM di Antara.
Anggia menjelaskan kehadiran Biodiesel B50 bakal menurunkan kebutuhan Indonesia terhadap BBM jenis solar.
Selain itu, Indonesia juga tidak lagi ketergantungan dengan impor solar. Jadi dapat menghemat devisa negara.
Nantinya penghematan tersebut akan meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu, saat pemerintah masih menjalankan mandatori B40.
Penerapan program B50 dipercaya berpotensi menciptakan nilai tambah, kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sebesar Rp 24,6 triliun.
Menyerap hingga 2,2 juta tenaga kerja serta menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 46,7 juta ton.
Dengan demikian, penerapan Biodiesel B50 tidak hanya berdampak pada neraca perdagangan saja, namun turut mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Karena implementasi B50 ini akan meningkatkan nilai tambah untuk sawit kita. Sehingga manfaat secara ekonomi akan lebih banyak dirasakan,” tegas Anggia.
Dia menambahkan, kebijakan Biodiesel B50 juga sangat relevan dengan kondisi saat ini, ketika harga minyak dunia berfluktuasi seiring perkembangan geopolitik global.
Sekadar mengingatkan, Kementerian ESDM telah menjalankan uji coba Biodiesel B50 selama enam bulan belakangan.
Pengujian dilakukan pada berbagai sektor, mulai dari alat berat, kapal, kereta api hingga truk. Lalu melibatkan sejumlah pabrikan otomotif di dalam negeri.
“Sampai dengan hari ini, uji cobanya alhamdulillah cukup baik dan sebentar lagi akan final. Pada 1 Juli rencananya mulai diterapkan implementasi B50,” kata Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM dalam kesempatan terpisah.
Bahlil menuturkan kalau komitmen mendorong B50 juga telah disampaikan Prabowo Subianto, dalam forum bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo.
Presiden Prabowo menargetkan campuran biodiesel 50 persen mulai diterapkan pada 2026, guna memperkuat ketahanan energi nasional.
Pemerintah Indonesia pun percaya diri implementasi Biodiesel B50, dapat dilakukan secara serentak di Tanah Air.
Sehingga masyarakat dapat segera merasakan dampak positif, dari kebijakan anyar yang diterapkan tersebut.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 September 2026, 20:09 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
21 Juli 2026, 11:00 WIB
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Terkini
01 September 2026, 20:11 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI baru-baru ini diketahui membeli MPV bertenaga listrik Xpeng X9
01 September 2026, 20:09 WIB
Baik Pertamina, Shell hingga Vivo kompak menaikan harga BBM jenis diesel mereka dengan besaran bervariasi
01 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid akan menjadi salah satu daya tarik dalam acara Kumpul Sahabat yang digelar di Batam
01 September 2026, 07:00 WIB
Robot Mobo buatan AiMoga berbabis Embodied Intelligence dan diperkenalkan dalam ajang atau pameran WRC 2026
01 September 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta berada di lima lokasi berbeda setiap hari, simak informasi biaya dan syaratnya
01 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik ketika Anda ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
01 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta tetap diandalkan pemerintah Ibu Kota untuk setidaknya mencegah kebuntuan di jam sibuk
31 Agustus 2026, 21:00 WIB
Indonesia Autovaganza 2026 tempat berkumpulnya komunitas para pencinta otomotif sekaligus bersilaturahmi