Harga BBM Pertamina Juli 2026, Solar dan Pertamax Turbo Turun
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Implementasi Biodiesel B50 dinilai bisa menghemat devisa negara sampai Rp 157 triliun sepanjang tahun ini
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kebijakan B50 akan mulai diterapkan pada 1 Juli 2026. Bahan bakar jenis baru ini dipercaya dapat memberikan dampak positif.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan, penerapan Biodiesel B50 bisa menghemat devisa negara.
“Di 2026 ini dengan implementasi B50, diharapkan kita bisa menghemat devisa Rp 157 triliunan,” ungkap Dwi Anggia, Juru Bicara Kementerian ESDM di Antara.
Anggia menjelaskan kehadiran Biodiesel B50 bakal menurunkan kebutuhan Indonesia terhadap BBM jenis solar.
Selain itu, Indonesia juga tidak lagi ketergantungan dengan impor solar. Jadi dapat menghemat devisa negara.
Nantinya penghematan tersebut akan meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu, saat pemerintah masih menjalankan mandatori B40.
Penerapan program B50 dipercaya berpotensi menciptakan nilai tambah, kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sebesar Rp 24,6 triliun.
Menyerap hingga 2,2 juta tenaga kerja serta menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 46,7 juta ton.
Dengan demikian, penerapan Biodiesel B50 tidak hanya berdampak pada neraca perdagangan saja, namun turut mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Karena implementasi B50 ini akan meningkatkan nilai tambah untuk sawit kita. Sehingga manfaat secara ekonomi akan lebih banyak dirasakan,” tegas Anggia.
Dia menambahkan, kebijakan Biodiesel B50 juga sangat relevan dengan kondisi saat ini, ketika harga minyak dunia berfluktuasi seiring perkembangan geopolitik global.
Sekadar mengingatkan, Kementerian ESDM telah menjalankan uji coba Biodiesel B50 selama enam bulan belakangan.
Pengujian dilakukan pada berbagai sektor, mulai dari alat berat, kapal, kereta api hingga truk. Lalu melibatkan sejumlah pabrikan otomotif di dalam negeri.
“Sampai dengan hari ini, uji cobanya alhamdulillah cukup baik dan sebentar lagi akan final. Pada 1 Juli rencananya mulai diterapkan implementasi B50,” kata Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM dalam kesempatan terpisah.
Bahlil menuturkan kalau komitmen mendorong B50 juga telah disampaikan Prabowo Subianto, dalam forum bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo.
Presiden Prabowo menargetkan campuran biodiesel 50 persen mulai diterapkan pada 2026, guna memperkuat ketahanan energi nasional.
Pemerintah Indonesia pun percaya diri implementasi Biodiesel B50, dapat dilakukan secara serentak di Tanah Air.
Sehingga masyarakat dapat segera merasakan dampak positif, dari kebijakan anyar yang diterapkan tersebut.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Juli 2026, 16:32 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
10 Juni 2026, 07:00 WIB
01 Juni 2026, 19:22 WIB
04 Mei 2026, 11:50 WIB
Terkini
18 Juli 2026, 21:09 WIB
Stasiun pengisian kendaraan listrik Voltron Hub Puri Indah menawarkan opsi ultra fast charging ke konsumen
18 Juli 2026, 21:06 WIB
Pangsa pasar Daihatsu di Juni 2026 berhasil tembus 17,1 persen, naik dari capaian di tahun sebelumnya
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya