Pelumas Motul 300V Buktikan Performa Maksimal Lewat Dyno Test

Pelumas anyar Motul 300V membuktikan kualitas performa maksimal motor melalui sesi pengujian Dyno Test

Pelumas Motul 300V Buktikan Performa Maksimal Lewat Dyno Test
Denny Basudewa

KatadataOTO – Motul 300V diperkenalkan sebagai produk paling anyar. Teknologi yang digunakan adalah Ester Core dan dikembangkan dari dunia balap.

Meskipun diklaim mampu memberikan perfoma terbaik di dunia balap, namun juga bisa dipakai pengendara sehari-hari.

“Teknologi Ester Core pada Motul 300V tidak hanya melindungi mesin. Namun juga memberikan keuntungan nyata dalam hal tenaga,” tutur Welmart Purba, National Sales Director Motul Indonesia dalam siaran pers dikutip (15/05).

Guna membuktikan performa oli tersebut, pihak Motul melakukan sesi pengujian. Adapun pengetesan menggunakan mesin Dyno milik Farm Turning.

Motul 300V
Photo : Istimewa

Berdasarkan data yang dihasilkan, terdapat peningkatan daya sebesar 0.25 hp. Angka ini setara dengan 1.16 persen dibandingkan sebelumnya.

Terlebih peningkatan lebih terlihat pada putaran mesin di atas 11.000 rpm.

Sekadar informasi, motor nan digunakan adalah Yamaha R25. Disampaikan jika tenaga maksimal kendaraan adalah 21.32 hp.

Namun setelah dijejali pelumas Motul 300V terdapat kenaikan tenaga menjadi 21.57 hp.

“Motul 300V terbaru dengan teknologi Ester Core merupakan jawaban bagi pengendara yang mendambakan performa maksimal, tanpa mengorbankan perlindungan mesin,” jelas Welmart.

Lebih lanjut dikatakan, kendaraan yang disematkan Motul 300V tetap nyaman di berbagai medan. Baik untuk harian, lintasan balap hingga petualangan offroad.

Secara umum disebutkan keunggulan Motul 300V seperti Power untuk mengurangi gesekan. Sehingga memungkinkan tenaga mesin tersalurkan optimal.

Lalu ada Protection yang diklaim mampu menjaga pelumas menempel sempurna dan mencegah kontak antar logam langsung.

Kemudian Low Oil Consumption dengan stabilitas molekul tinggi di suhu dan tekanan ekstrem. Diklaim mengurangi penguapan dan konsumsi oli.

Terakhir adalah Reability dan berguna sebagai pemberi umur panjang bagi mesin. Walhasil konsumen tetap nyaman menggunakan kendaraan.

Motul
Photo : 123RF

Pelumas Motul 300V tersedia dalam berbagai viskositas alias tingkat keenceran. Sehingga memudahkan konsumen dalam menentukan pilihan.

Untuk penggunaan balap ditawarkan pilihan SAE 0W30, 5W30, 5W40, 10W40 dan 10W50. Sedangkan pada kebutuhan offroad bisa menggunakan SAE 5W40 atau 15W60.

Harga Pelumas Motul 300V dimulai dari Rp 200 ribuan dan sudah tersedia di berbagai marketplace.


Terkini

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 1 April 2026, Siapkan Rute Alternatif

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif

news
SIM Keliling Jakarta

Syarat dan Biaya SIM Keliling Jakarta Hari Ini Rabu 1 April 2026

Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku

news
Sim keliling bandung

Catat Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal April 2026

Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

mobil
Chery QQ3 EV

Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan

Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan

mobil
Mobil listrik

Harga Naik, Penjualan Mobil Listrik CKD Terancam Stagnan

Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan

mobil
Honda 0 Alpha

Honda 0 Alpha Berpeluang Mengaspal di Indonesia, Ada Syaratnya

HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan

motor
Suzuki Burgman Street 125EX

Ribuan Suzuki Burgman Direcall Akibat Potensi Kerusakan Rem

Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa