BYD Pastikan Konsumen M6 DM Tidak Bayar Dobel Untuk Perawatan
24 Mei 2026, 17:10 WIB
Mengikuti arahan dari pemerintah, pabrik BYD di Indonesia dikonfirmasi baru mulai dibangun akhir 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur mobil listrik asal Tiongkok, BYD (Build Your Dreams) memiliki rencana untuk mendirikan pabrik di Indonesia dan memproduksi sejumlah model di masa mendatang.
Lokasi pabriknya adalah Subang Smartpolitan, Jawa Barat. Belum lama ini pihak BYD mengkonfirmasi fasilitas tersebut baru mulai dibangun menjelang akhir 2025 sesuai rencana awal.
“Kalau mengikuti timeline pemerintah, kita sudah harus bangun di akhir 2025,” ucap Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relations di Bekasi beberapa waktu lalu.
Terkait rencana model yang akan dirakit lokal, ia menegaskan semua sudah berjalan sesuai perencanaan. Kemudian telah dikoordinasikan ke pemerintah melalui Kementerian Investasi atau BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) dan Kemenkomarves.
BYD Indonesia belum memastikan model diproduksi lokal nantinya. Untuk diketahui saat ini mereka memasarkan empat model yakni Dolphin, Atto 3, Seal dan M6.
MPV (Multi Purpose Vehicle) M6 dan sedan Seal cukup diminati konsumen. Sehingga berpeluang diproduksi di dalam negeri dalam jumlah besar.
Luther enggan bicara lebih lanjut perihal Groundbreaking dan kapan waktu pasti pabrik BYD beroperasi. Menurut dia pihaknya tengah dalam tahap persiapan.
“Jadi kita lebih ke Action Plan konstruksinya saja. Saat ini sudah pemetaan lahan, tentu yang penting pembelian lahan itu,” tegas Luther.
Sebagai informasi seluruh lini kendaraan BYD sekarang masih berstatus CBU (Completely Built Up) atau diimpor utuh dari negara asalnya.
Namun BYD berhak memperoleh pembebasan bea masuk karena telah memenuhi sejumlah persyaratan, salah satunya adalah komitmen mendirikan pabrik dan melakukan produksi dalam jumlah yang ditentukan.
Saat ini BYD M6 bisa dibilang jadi Volume Maker karena mencatatkan hasil positif. Ketika debut di GIIAS 2024, angka pemesanannya diklaim mencapai 50 persen dari keseluruhan SPK (Surat Pemesanan Kendaraan).
Mengingat MPV jadi satu jenis kendaraan diminati masyarakat Indonesia, kehadiran M6 menambah pilihan mobil ramah lingkungan bagi konsumen apabila ingin menggunakan BEV (Battery Electric Vehicle).
Opsi MPV bertenaga listrik di Indonesia masih terbatas. PT TAM (Toyota Astra Motor) memiliki satu model namun berteknologi hybrid, yaitu Kijang Innova Zenix Hybrid.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Mei 2026, 17:10 WIB
22 Mei 2026, 11:00 WIB
22 Mei 2026, 09:00 WIB
20 Mei 2026, 13:55 WIB
19 Mei 2026, 17:00 WIB
Terkini
24 Mei 2026, 19:00 WIB
16 ribu unit mobil listrik Jaecoo J5 EV terkirim ke konsumen sejak awal peluncurannya jelang akhir 2025
24 Mei 2026, 18:03 WIB
Trimegah Group yang sebelumnya diler Honda kini beralih memasarkan Chery dan Lepas di kawasan BSD City
24 Mei 2026, 17:10 WIB
Biaya perawatan rutin BYD M6 DM diklaim lebih murah dari mobil bermesin bensin dengan kapasitas 1.500 cc
24 Mei 2026, 15:13 WIB
PT HPM resmi menyerahkan 20 unit Honda Prelude ke konsumen di Indonesia dari total alokasi 150 unit di 2026
23 Mei 2026, 09:57 WIB
Setelah membela Honda selama beberapa tahun, Joan Mir memutuskan untuk berganti seragam pada musim depan
22 Mei 2026, 19:00 WIB
Suku cadang alternatif Toyota, T-OPT hadir di Indonesia International Trade Show for Automotive Industry
22 Mei 2026, 16:17 WIB
Daihatsu kumpul sahabat 2026 menampilkan banyak promo-promo menarik dan unit lawas yang langka di pasaran
22 Mei 2026, 13:00 WIB
Astra UD Trucks tidak hanya memasarkan produk-produk truk ramah lingkungan, namun juga ikut memelihara lingkungan