Bos GWM Nilai Mobil Cina Masih Tertinggal dari Jepang dan Eropa
23 Februari 2026, 18:00 WIB
Mengikuti arahan dari pemerintah, pabrik BYD di Indonesia dikonfirmasi baru mulai dibangun akhir 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur mobil listrik asal Tiongkok, BYD (Build Your Dreams) memiliki rencana untuk mendirikan pabrik di Indonesia dan memproduksi sejumlah model di masa mendatang.
Lokasi pabriknya adalah Subang Smartpolitan, Jawa Barat. Belum lama ini pihak BYD mengkonfirmasi fasilitas tersebut baru mulai dibangun menjelang akhir 2025 sesuai rencana awal.
“Kalau mengikuti timeline pemerintah, kita sudah harus bangun di akhir 2025,” ucap Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relations di Bekasi beberapa waktu lalu.
Terkait rencana model yang akan dirakit lokal, ia menegaskan semua sudah berjalan sesuai perencanaan. Kemudian telah dikoordinasikan ke pemerintah melalui Kementerian Investasi atau BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) dan Kemenkomarves.
BYD Indonesia belum memastikan model diproduksi lokal nantinya. Untuk diketahui saat ini mereka memasarkan empat model yakni Dolphin, Atto 3, Seal dan M6.
MPV (Multi Purpose Vehicle) M6 dan sedan Seal cukup diminati konsumen. Sehingga berpeluang diproduksi di dalam negeri dalam jumlah besar.
Luther enggan bicara lebih lanjut perihal Groundbreaking dan kapan waktu pasti pabrik BYD beroperasi. Menurut dia pihaknya tengah dalam tahap persiapan.
“Jadi kita lebih ke Action Plan konstruksinya saja. Saat ini sudah pemetaan lahan, tentu yang penting pembelian lahan itu,” tegas Luther.
Sebagai informasi seluruh lini kendaraan BYD sekarang masih berstatus CBU (Completely Built Up) atau diimpor utuh dari negara asalnya.
Namun BYD berhak memperoleh pembebasan bea masuk karena telah memenuhi sejumlah persyaratan, salah satunya adalah komitmen mendirikan pabrik dan melakukan produksi dalam jumlah yang ditentukan.
Saat ini BYD M6 bisa dibilang jadi Volume Maker karena mencatatkan hasil positif. Ketika debut di GIIAS 2024, angka pemesanannya diklaim mencapai 50 persen dari keseluruhan SPK (Surat Pemesanan Kendaraan).
Mengingat MPV jadi satu jenis kendaraan diminati masyarakat Indonesia, kehadiran M6 menambah pilihan mobil ramah lingkungan bagi konsumen apabila ingin menggunakan BEV (Battery Electric Vehicle).
Opsi MPV bertenaga listrik di Indonesia masih terbatas. PT TAM (Toyota Astra Motor) memiliki satu model namun berteknologi hybrid, yaitu Kijang Innova Zenix Hybrid.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Februari 2026, 18:00 WIB
23 Februari 2026, 11:00 WIB
20 Februari 2026, 17:00 WIB
18 Februari 2026, 17:00 WIB
18 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
27 Februari 2026, 16:06 WIB
Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang
27 Februari 2026, 14:00 WIB
Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama
27 Februari 2026, 12:00 WIB
Dishub DIY memperkirakan ada 8 juta mobilitas saat arus mudik Lebaran 2026 sehingga mereka siapkan rekayasa lalu lintas
27 Februari 2026, 11:00 WIB
Jaecoo siapkan 14 bengkel siaga saat arus mudik Lebaran 2026 yang bakal segera berlangsung di Tanah Air
27 Februari 2026, 09:00 WIB
SUV Ladder Frame seperti Mitsubishi Pajero Sport bisa diandalkan untuk menempuh berbagai medan menanatang
27 Februari 2026, 08:00 WIB
AHM bersedia memenuhi permintaan atau kebutuhan motor baru jika ada permintaan dari Agrinas Pangan Nusantara
27 Februari 2026, 07:00 WIB
Ekspor mobil CBU di Indonesia pada 2025 mengoptimalkan kemampuan produksi di RI yakni 2,59 juta unit per tahun
27 Februari 2026, 06:00 WIB
Jelang akhir pekan, masyarakat tetap bisa mengakses fasilitas SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini