Mitsubishi Fuso eCanter Diharapkan Memiliki Jarak Tempuh Lebih

Tidak perlu terlalu banyak perawatan dan oeprasional mudah, Mitsubishi Fuso eCanter diminati perusahaan

Mitsubishi Fuso eCanter Diharapkan Memiliki Jarak Tempuh Lebih

KatadataOTO – Meski belum resmi meluncur di pasar Tanah Air, Mitsubishi Fuso eCanter hadir untuk pengujian atau POC (Proof of Concept) buat delapan perusahaan dalam negeri.

Truk bertenaga listrik itu kemudian mendapatkan respon cukup baik dari perusahaan. Beberapa menyatakan tertarik menggunakan Fuso eCanter sebagai kendaraan operasional.

Ada keunggulan ditawarkan buat perusahaan terkhusus logistik dalam menggunakan truk listrik, seperti disampaikan oleh Aji Jaya, Director of Sales & Marketing Division PT KTB Fuso (Krama Yudha Tiga Berlian Motors).

Ia menjelaskan bahwa perusahaan logistik harus beroperasi di atas rata-rata secara harian agar dapat mengantar barang dengan cepat dan tepat waktu.

Hino Santai Tanggapi Kehadiran Fuso eCanter
Photo : KatadataOTO

Sehingga kuantitas atau jumlah truk serta efisiensi biaya operasional perlu jadi perhatian. Hal-hal tersebut ditawarkan oleh Fuso eCanter.

“Kalau dikaitkan dengan (kendaraan) elektrik tentu itu sedikit banyak sudah menjawab kebutuhan mereka. Karena dengan EV (Electric Vehicle) tentu beberapa biaya yang seharusnya untuk perawatan itu bisa berbeda atau berkurang,” ucap Aji di Midaz Golf Senayan belum lama ini.

Menurut Aji perkembangan e-commerce saat ini menjadi salah satu stimulan perusahaan logistik terus berkembang. Ditambah lagi demografi Indonesia besar dan tersebar di banyak wilayah, ada kebutuhan distribusi barang yang tinggi.

Namun mengingat kendaraan logistik harus terus berkendara jarak jauh, daya jelajah Fuso eCanter jadi catatan tersendiri bagi sejumlah perusahaan.

“Masukan yang utama dari mereka adalah bagaimana kapasitas baterai ini bisa untuk menempuh jarak lebih panjang, sekarang hanya 140 km. Mereka berharap bisa lebih panjang lagi sehingga frekuensi nge-charge sedikit,” ungkap Aji.

Aktivitas POC sendiri dilakukan seperti ketika Mitsubishi memperkenalkan van listrik L100 EV. Kemudian disesuaikan kebutuhan konsumen sehingga spesifikasi akhir beda dari versi di Jepang.

HIno Santai Tanggapi Kehadiran Fuso eCanter
Photo : Hino

Karena kapasitas baterai penggerak ditingkatkan sampai 26 persen, lalu penempatan motor serta inverter diintegrasikan jadi satu unit. Menyuguhkan daya jelajah 180 km dalam satu kali pengisian daya, naik 20 persen dibandingkan L100 EV terdahulu.

Sehingga bukan tidak mungkin KTB bakal lakukan penyesuaian untuk Fuso eCanter demi memenuhi kebutuhan konsumen.


Terkini

news
IIMS 2026

IIMS 2026 Resmi Ditutup, Tahun Depan Digelar Setelah Lebaran

Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026

mobil
ACC

ACC Carnival Jogja Digelar Untuk Genjot Pembiayaan Kendaraan

ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan

motor
Festival Vokasi Satu Hati 2026

Festival Vokasi Satu Hati 2026 Jaring Talenta Muda Siap Kerja

Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja

komunitas
Karimun

Ketua Umum Suzuki Karimun Club Indonesia Dikukuhkan di IIMS 2026

Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026

mobil
Jetour Dashing Inspira

Beli Jetour Dashing Inspira di IIMS 2026 Dapat Banyak Bonus

Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan

mobil
VW ID Buzz

Tampilan Kreasi Ikonik VW ID Buzz, Inspirasi Modifikasi Kreatif

Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan

mobil
Suzuki

Program Test Drive Suzuki di IIMS 2026 Berhadiah Total Rp 80 Juta

Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik

mobil
DFSK Super Cab

DFSK Super Cab Digunakan BNPB Buat Jadi Unit Water Treatment

DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana