Masa Depan Truk Listrik di RI, Masih Jauh dari Realisasi
16 April 2026, 09:00 WIB
Tidak perlu terlalu banyak perawatan dan oeprasional mudah, Mitsubishi Fuso eCanter diminati perusahaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Meski belum resmi meluncur di pasar Tanah Air, Mitsubishi Fuso eCanter hadir untuk pengujian atau POC (Proof of Concept) buat delapan perusahaan dalam negeri.
Truk bertenaga listrik itu kemudian mendapatkan respon cukup baik dari perusahaan. Beberapa menyatakan tertarik menggunakan Fuso eCanter sebagai kendaraan operasional.
Ada keunggulan ditawarkan buat perusahaan terkhusus logistik dalam menggunakan truk listrik, seperti disampaikan oleh Aji Jaya, Director of Sales & Marketing Division PT KTB Fuso (Krama Yudha Tiga Berlian Motors).
Ia menjelaskan bahwa perusahaan logistik harus beroperasi di atas rata-rata secara harian agar dapat mengantar barang dengan cepat dan tepat waktu.
Sehingga kuantitas atau jumlah truk serta efisiensi biaya operasional perlu jadi perhatian. Hal-hal tersebut ditawarkan oleh Fuso eCanter.
“Kalau dikaitkan dengan (kendaraan) elektrik tentu itu sedikit banyak sudah menjawab kebutuhan mereka. Karena dengan EV (Electric Vehicle) tentu beberapa biaya yang seharusnya untuk perawatan itu bisa berbeda atau berkurang,” ucap Aji di Midaz Golf Senayan belum lama ini.
Menurut Aji perkembangan e-commerce saat ini menjadi salah satu stimulan perusahaan logistik terus berkembang. Ditambah lagi demografi Indonesia besar dan tersebar di banyak wilayah, ada kebutuhan distribusi barang yang tinggi.
Namun mengingat kendaraan logistik harus terus berkendara jarak jauh, daya jelajah Fuso eCanter jadi catatan tersendiri bagi sejumlah perusahaan.
“Masukan yang utama dari mereka adalah bagaimana kapasitas baterai ini bisa untuk menempuh jarak lebih panjang, sekarang hanya 140 km. Mereka berharap bisa lebih panjang lagi sehingga frekuensi nge-charge sedikit,” ungkap Aji.
Aktivitas POC sendiri dilakukan seperti ketika Mitsubishi memperkenalkan van listrik L100 EV. Kemudian disesuaikan kebutuhan konsumen sehingga spesifikasi akhir beda dari versi di Jepang.
Karena kapasitas baterai penggerak ditingkatkan sampai 26 persen, lalu penempatan motor serta inverter diintegrasikan jadi satu unit. Menyuguhkan daya jelajah 180 km dalam satu kali pengisian daya, naik 20 persen dibandingkan L100 EV terdahulu.
Sehingga bukan tidak mungkin KTB bakal lakukan penyesuaian untuk Fuso eCanter demi memenuhi kebutuhan konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 13:33 WIB
10 April 2026, 11:00 WIB
10 April 2026, 08:40 WIB
09 April 2026, 16:52 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru