Mitsubishi Fuso Kejar Market Share 40 Persen pada 2026
12 Desember 2025, 09:00 WIB
Tidak perlu terlalu banyak perawatan dan oeprasional mudah, Mitsubishi Fuso eCanter diminati perusahaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Meski belum resmi meluncur di pasar Tanah Air, Mitsubishi Fuso eCanter hadir untuk pengujian atau POC (Proof of Concept) buat delapan perusahaan dalam negeri.
Truk bertenaga listrik itu kemudian mendapatkan respon cukup baik dari perusahaan. Beberapa menyatakan tertarik menggunakan Fuso eCanter sebagai kendaraan operasional.
Ada keunggulan ditawarkan buat perusahaan terkhusus logistik dalam menggunakan truk listrik, seperti disampaikan oleh Aji Jaya, Director of Sales & Marketing Division PT KTB Fuso (Krama Yudha Tiga Berlian Motors).
Ia menjelaskan bahwa perusahaan logistik harus beroperasi di atas rata-rata secara harian agar dapat mengantar barang dengan cepat dan tepat waktu.
Sehingga kuantitas atau jumlah truk serta efisiensi biaya operasional perlu jadi perhatian. Hal-hal tersebut ditawarkan oleh Fuso eCanter.
“Kalau dikaitkan dengan (kendaraan) elektrik tentu itu sedikit banyak sudah menjawab kebutuhan mereka. Karena dengan EV (Electric Vehicle) tentu beberapa biaya yang seharusnya untuk perawatan itu bisa berbeda atau berkurang,” ucap Aji di Midaz Golf Senayan belum lama ini.
Menurut Aji perkembangan e-commerce saat ini menjadi salah satu stimulan perusahaan logistik terus berkembang. Ditambah lagi demografi Indonesia besar dan tersebar di banyak wilayah, ada kebutuhan distribusi barang yang tinggi.
Namun mengingat kendaraan logistik harus terus berkendara jarak jauh, daya jelajah Fuso eCanter jadi catatan tersendiri bagi sejumlah perusahaan.
“Masukan yang utama dari mereka adalah bagaimana kapasitas baterai ini bisa untuk menempuh jarak lebih panjang, sekarang hanya 140 km. Mereka berharap bisa lebih panjang lagi sehingga frekuensi nge-charge sedikit,” ungkap Aji.
Aktivitas POC sendiri dilakukan seperti ketika Mitsubishi memperkenalkan van listrik L100 EV. Kemudian disesuaikan kebutuhan konsumen sehingga spesifikasi akhir beda dari versi di Jepang.
Karena kapasitas baterai penggerak ditingkatkan sampai 26 persen, lalu penempatan motor serta inverter diintegrasikan jadi satu unit. Menyuguhkan daya jelajah 180 km dalam satu kali pengisian daya, naik 20 persen dibandingkan L100 EV terdahulu.
Sehingga bukan tidak mungkin KTB bakal lakukan penyesuaian untuk Fuso eCanter demi memenuhi kebutuhan konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Desember 2025, 09:00 WIB
11 Desember 2025, 19:16 WIB
10 Desember 2025, 15:00 WIB
19 November 2025, 08:00 WIB
17 November 2025, 11:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV