Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Gaikindo menampik adanya fenomena Rojali dan Rohana di GIIAS 2025 meski jumlah penjualan turun selama pameran
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – GIIAS 2025 berhasil menyedot perhatian berbagai pihak. Hal itu karena banyak mobil-mobil baru yang melantai di ICE BSD, Tangerang.
Menurut catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), selama 11 hari pameran tercatat ada 485.569 pengunjung.
Angka di atas diklaim melampaui jumlah tahun lalu. Sebab di GIIAS 2024 hanya ada 475.084 orang saja.
Gaikindo menyorot bahwa jumlah pengunjung GIIAS 2025 memang diprediksi lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Bahkan pihak Gaikindo mengatakan angka pengunjungnya dijaga agar tidak membludak. Hal itu demi memberi rasa nyaman ke semua pihak selama pameran berlangsung di ICE BSD, Tangerang.
Kendati demikian bertambahnya jumlah pengunjung GIIAS 2025 tidak diimbangi dengan transaksi atau angka penjualan kendaraan.
Meskipun belum dijelaskan secara rinci berapa jumlah transaksi di sana. Namun Gaikindo meyakini pembelian kendaraan roda empat dan dua turun di GIIAS 2025.
“Kalau saya lihat dari segi transaksi kelihatannya agak turun. Memang situasi ekonomi (sekarang) agak berat,” ucap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo di ICE BSD, Tangerang beberapa waktu lalu.
Tak heran jika muncul istilah rombongan jarang beli (Rojali). Kemudian juga rombongan hanya nanya (Rohana) merebak di GIIAS 2025.
Gakindo pun memberi penjelasan mengenai fenomena Rojali dan Rohana yang diduga terdapat selama GIIAS 2025.
“Tidak lah saya bilang itu tidak (ada). Karena tujuan kami adalah untuk mengejar yang namanya pengetahuan mengenai otomotif kepada pengunjung,” lanjut Nangoi.
Nangoi menjelaskan bahwa GIIAS 2025 bukanlah pameran yang ditujukan untuk mengejar transaksi penjualan semata. Hal ini sejatinya membenarkan adanya Rojali, Rohana hingga Rohalus di dalam acara.
Ketua Umum Gaikindo tersebut menuturkan kalau GIIAS 2025 digunakan sebagai sarana buat menyajikan berbagai informasi. Termasuk mengenai teknologi terkini pada kendaraan.
“Selain itu (memamerkan) kendaraan terbaru kepada masyarakat pencinta otomotif, intinya ke sana,” tegas Nangoi.
Namun dengan tingginya jumlah pengunjung dan turunnya transaksi selama GIIAS 2025, menunjukan kalau perekonomian di Tanah Air sedang tidak baik-baik saja.
Sehingga daya beli masyarakat menjadi berkurang beberapa waktu belakangan. Tentu dampaknya penjualan kendaraan roda dua maupun empat baru anjlok.
Para produsen pun harus gigit jari serta menarik ikat pinggang. Kemudian berusaha buat mendongkrak penjualan meski situasi ekonomi sedang sulit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
05 Agustus 2026, 19:00 WIB
30 Juli 2026, 16:49 WIB
23 Juli 2026, 23:04 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Penjualan mobil di Indonesia kembali pulih, Toyota masih memimpin sebagai merek mobil terlaris di Juli 2026
13 Agustus 2026, 09:00 WIB
Kontes modifikasi BlackAuto Battle 2026 memasuki seri kedua dan menyambangi kota Solo, Jawa Tengah pekan lalu