Kakorlantas Sorot Angka Kecelakaan di RI, Banyak Libatkan Motor

Korlantas Polri apresiasi langkah IMOS 2024 sosialisasi keselamatan berkendara guna minimalisir kecelakaan

Kakorlantas Sorot Angka Kecelakaan di RI, Banyak Libatkan Motor
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Perhelatan IMOS 2024 (Indonesia Motorcycle Show) kembali hadir diramaikan 19 merek kendaraan roda dua. Perdana hari ini bakal ada edukasi lebih lanjut soal keamanan berlalu lintas.

Hal ini mendapatkan apresiasi dari sejumlah pihak karena produsen kendaraan roda dua turut ambil bagian. Mengingat angka kecelakaan di Indonesia masih tinggi dan banyak di antaranya melibatkan sepeda motor.

Menurut data Korlantas Polri, sampai September 2024 jumlah kecelakaan tembus 11 ribu dengan korban meninggal sekitar 20 ribu.

“Artinya dalam satu hari ada tiga nyawa meninggal di jalan raya akibat kecelakaan lalu lintas. Sebagian besar itu usia produktif,” ujar Irjen Pol Aan Suhanan, Kepala Korlantas Polri di ICE BSD, Rabu (30/10).

Rem ABS Belum Perlu Diterapkan di Motor, Lebih Baik Lakukan Ini
Photo : Wahana Honda Motor

Lebih lanjut ia menegaskan tingginya tingkat kecelakaan dapat berimbas buruk pada banyak hal. Sehingga penting bagi semua pihak terkait untuk bekerja sama melakukan langkah preventif lewat edukasi.

Kemudian ia menyebutkan bahwa pelanggaran lalu lintas memang didominasi oleh pengguna sepeda motor. Karena secara populasi juga lebih tinggi dibandingkan kendaraan roda empat.

“Masyarakat masih belum peduli terhadap keselamatan diri sendiri. Contohnya penggunaan helm, jaket untuk mengurangi luka, sarung tangan, sepatu dan sebagainya,” ujarnya.

Padahal kelengkapan berkendara seperti helm dapat membantu mengurangi fatalitas kecelakaan. Perlu diketahui salah satu penyebab kematian terbanyak akibat lakalantas adalah luka di kepala.

Ia berharap pameran IMOS 2024 dapat menjadi wadah edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas bagi konsumen. Jadi tidak sekadar menawarkan produk baru saja.

IMOS 2024
Photo : Istimewa

“Para produsen banyak berkomitmen terhadap keselamatan lalu lintas, kami lihat APM (Agen Pemegang Merek) atau produsen sudah menerapkan teknologi teknis kendaraan yang memperhatikan keselamatan terutama sistem pengereman,” kata dia.

Sebagai informasi, IMOS 2024 digelar mulai hari ini, Rabu (30/10) sampai Minggu (3/10) bertempat di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Pengunjung dapat melihat suguhan produk motor bermesin bensin maupun listrik dari 19 merek kemudian puluhan industri lain termasuk Apparel sampai helm.


Terkini

news
BNI TapCash

Cara Nyaman Road Trip Bareng Keluarga, Manfaatkan BNI TapCash

BNI TapCash bisa diandalkan untuk pembayaran tol sampai berbelanja makanan dan minuman saat road trip

otosport
Pertamina Enduro VR46

Pertamina Enduro VR46 Usung Livery Garuda di MotoGP Mandalika

Pertamina Enduro VR46 Racing Team akan tampil beda dengan livery khusus yang menggambarkan kekuatan Indonesia

otosport
MotoGP Mandalika 2026

Jadwal MotoGP Mandalika 2026: Marc Marquez Dihantui Kutukan

MotoGP Mandalika 2026 bisa jadi kesempatan bagi Marquez untuk meraih poin dan memangkas jarak dengan Martin

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 7 Oktober 2026, di Tahap Evaluasi

Evaluasi terhadap aturan Ganjil Genap Jakarta terus dilakukan untuk bisa mengurangi tingkat kemacetan

news
SIM Keliling Jakarta

5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Rabu 7 Oktober 2026

Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia hari ini, layani perpanjangan masa berlaku SIM yang aktif

news
SIM keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung 7 Oktober 2026, Jangan Salah

SIM keliling Bandung salah satu fasilitas yang dihadirkan pihak kepolisian agar lebih memudahkan pengendara

otosport
Enea Bastianini

Cara Enea Bastianini Jaga Penampilan Sebelum Balapan MotoGP

Enea Bastianini resmi menjalin kerja sama dengan merek kacamata Police yang bisa menunjang penampilannya

mobil
Kei car listrik BYD Racco

BYD Racco Mulai Merambah Pasar Mobil Setir Kanan Selain Jepang

Kei car listrik BYD Racco mengincar pasar mobil setir kanan seperti Makau dan Sri Lanka, selanjutnya bisa jadi RI