Geely Coolray Modifikasi Mejeng di GIIAS 2026, Cocok Buat Balap
02 Agustus 2026, 23:40 WIB
Sektor industri kreatif otomotif bisa bantu menjaga perekonomian RI di tengah pelemahan daya beli masyarakat
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pameran modifikasi merupakan salah satu wadah pelaku industri kreatif otomotif berkumpul. Seperti IMX 2024 (Indonesia Modification Expo) yang digelar di ICE BSD, Tangerang Selatan.
Meski daya beli masyarakat tengah melemah, kehadiran industri kreatif otomotif dapat bantu menjaga perekonomian di Indonesia. Peminatnya juga terbilang banyak terutama dari kalangan anak muda.
“Ekonomi kreatif ini di mana kita menyandarkan masa depan. Ketika bisnis lain menurun, kreativitas anak muda mampu jaga kelas menengah agar ekonominya berjalan,” kata Bambang Soesatyo, Ketua IMI (Ikatan Motor Indonesia) sekaligus Ketua MPR RI di Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.
Ia mengungkapkan bahwa sekarang populasi kendaraan bermotor di Indonesia tembus 160 juta unit. 20 juta di antaranya adalah mobil pribadi jenis sedan.
“Di sini ceruk pasar terbuka untuk kita. Kelas menengah ada sekitar 60 persen (pemilik sedan) berpenghasilan Rp 2,5 juta sampai Rp 6,5 juta per bulan,” lanjut Bamsoet.
Kelompok tersebut dinilai menjadi target sempurna untuk industri kreatif otomotif, mencakup modifikasi dan kustomisasi kendaraan.
Pameran menjadi wadah berkumpulnya para pelaku otomotif dan penggemar modifikasi untuk belanja. Ada keterlibatan berbagai pihak mulai dari modifikator sampai produsen komponen aftermarket.
“Omset (IMX) tahun lalu Rp 6,8 miliar. Saya yakin bisa meningkat (tahun ini) kita antusias jadi Rp 7 miliar,” tegas Bamsoet.
Sekadar informasi pameran modifikasi IMX 2024 melibatkan puluhan modifikator mengusung tema Road to the World. Kegiatan itu diharapkan bisa membawa banyak pelaku modifikasi untuk maju ke kancah internasional.
IMX 2024 turut menjadi sarana mengembangkan industri komponen otomotif yang memiliki peluang bantu memajukan ekonomi. Secara global pasar komponen aftermarket diprediksi tumbuh ke 550 miliar USD di 2027-2028.
Hal itu terjadi seiring dengan kemajuan teknologi, bertambahnya usia kendaraan, perkembangan frekuensi konsumen serta pertumbuhan e-commerce.
Indonesia dinilai bisa menjadi salah satu pemain besar di pasar komponen otomotif aftermarket secara global. Hanya saja saat ini masih didominasi oleh China, disusul Amerika Serikat dan Jerman.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Agustus 2026, 23:40 WIB
02 Agustus 2026, 09:00 WIB
30 Juli 2026, 16:49 WIB
24 Juni 2026, 07:00 WIB
22 Juni 2026, 11:47 WIB
Terkini
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 i-DM resmi diluncurkan dalam ajang GIIAS 2026, SUV satu ini dipasarkan dengan banderol Rp 699 juta
12 Agustus 2026, 06:16 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi A dan C
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk mencegah kepadatan terutama pada jam-jam sibuk di Ibu Kota, Aturan Ganjil Genap Jakarta masih andalan
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Kaca film untuk mobil listrik harus yang mampu memberikan perlindungan pada sistem elektronik dari panas
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
Daihatsu menorehkan banyak prestasi dan penghargaan selama ikut serta dalam pameran GIIAS 2026 di ICE BSD
11 Agustus 2026, 19:42 WIB
Produsen otomotif asal Tiongkok Beijing Automobile Works hadir di GIIAS 2026 segera rilis M8 tantang Denza D9