Modifikasi Daihatsu Ceria Jadi Mira JDM, Biaya Rp 100 Jutaan
24 Juni 2026, 07:00 WIB
Sektor industri kreatif otomotif bisa bantu menjaga perekonomian RI di tengah pelemahan daya beli masyarakat
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pameran modifikasi merupakan salah satu wadah pelaku industri kreatif otomotif berkumpul. Seperti IMX 2024 (Indonesia Modification Expo) yang digelar di ICE BSD, Tangerang Selatan.
Meski daya beli masyarakat tengah melemah, kehadiran industri kreatif otomotif dapat bantu menjaga perekonomian di Indonesia. Peminatnya juga terbilang banyak terutama dari kalangan anak muda.
“Ekonomi kreatif ini di mana kita menyandarkan masa depan. Ketika bisnis lain menurun, kreativitas anak muda mampu jaga kelas menengah agar ekonominya berjalan,” kata Bambang Soesatyo, Ketua IMI (Ikatan Motor Indonesia) sekaligus Ketua MPR RI di Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.
Ia mengungkapkan bahwa sekarang populasi kendaraan bermotor di Indonesia tembus 160 juta unit. 20 juta di antaranya adalah mobil pribadi jenis sedan.
“Di sini ceruk pasar terbuka untuk kita. Kelas menengah ada sekitar 60 persen (pemilik sedan) berpenghasilan Rp 2,5 juta sampai Rp 6,5 juta per bulan,” lanjut Bamsoet.
Kelompok tersebut dinilai menjadi target sempurna untuk industri kreatif otomotif, mencakup modifikasi dan kustomisasi kendaraan.
Pameran menjadi wadah berkumpulnya para pelaku otomotif dan penggemar modifikasi untuk belanja. Ada keterlibatan berbagai pihak mulai dari modifikator sampai produsen komponen aftermarket.
“Omset (IMX) tahun lalu Rp 6,8 miliar. Saya yakin bisa meningkat (tahun ini) kita antusias jadi Rp 7 miliar,” tegas Bamsoet.
Sekadar informasi pameran modifikasi IMX 2024 melibatkan puluhan modifikator mengusung tema Road to the World. Kegiatan itu diharapkan bisa membawa banyak pelaku modifikasi untuk maju ke kancah internasional.
IMX 2024 turut menjadi sarana mengembangkan industri komponen otomotif yang memiliki peluang bantu memajukan ekonomi. Secara global pasar komponen aftermarket diprediksi tumbuh ke 550 miliar USD di 2027-2028.
Hal itu terjadi seiring dengan kemajuan teknologi, bertambahnya usia kendaraan, perkembangan frekuensi konsumen serta pertumbuhan e-commerce.
Indonesia dinilai bisa menjadi salah satu pemain besar di pasar komponen otomotif aftermarket secara global. Hanya saja saat ini masih didominasi oleh China, disusul Amerika Serikat dan Jerman.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 07:00 WIB
22 Juni 2026, 11:47 WIB
03 Juni 2026, 20:37 WIB
26 Mei 2026, 18:56 WIB
20 Mei 2026, 07:00 WIB
Terkini
23 Juli 2026, 18:32 WIB
BYD mengisi posisi teratas sebagai merek mobil Cina terlaris di Indonesia periode Juni 2026, Jaecoo tergeser
23 Juli 2026, 09:00 WIB
Changan berencana menghadirkan berbagai mobil baru mulai dari BEV, HEV, REEV sampai PHEV di Indonesia
23 Juli 2026, 07:00 WIB
TAF dan ACC telah menyiapkan banyak program spesial demi mendapatkan banyak konsumen selama GIIAS 2026
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Skema ganjil genap Jakarta masih berlaku esok hari mulai dari pukul 06.00 WIB, mobil pelat genap dibatasi
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum mendatangi SIM keliling Bandung hari ini, disarankan menyiapkan dana untuk mengurus dokumen berkendara
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, ini persyaratan lengkapnya
22 Juli 2026, 22:04 WIB
Geely Okavango sudah terdaftar di Indonesia, SUV bermesin bensin yang diyakini masuk setelah Coolray
22 Juli 2026, 19:13 WIB
DFSK E5 Plus resmi dijual dengan harga Rp 500 juta-550 jutaan, terpesan ribuan unit sejak dibuka kerannya