IMI Sebut Industri Kreatif Otomotif Bantu Jaga Perekonomian RI

Sektor industri kreatif otomotif bisa bantu menjaga perekonomian RI di tengah pelemahan daya beli masyarakat

IMI Sebut Industri Kreatif Otomotif Bantu Jaga Perekonomian RI
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Pameran modifikasi merupakan salah satu wadah pelaku industri kreatif otomotif berkumpul. Seperti IMX 2024 (Indonesia Modification Expo) yang digelar di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Meski daya beli masyarakat tengah melemah, kehadiran industri kreatif otomotif dapat bantu menjaga perekonomian di Indonesia. Peminatnya juga terbilang banyak terutama dari kalangan anak muda.

“Ekonomi kreatif ini di mana kita menyandarkan masa depan. Ketika bisnis lain menurun, kreativitas anak muda mampu jaga kelas menengah agar ekonominya berjalan,” kata Bambang Soesatyo, Ketua IMI (Ikatan Motor Indonesia) sekaligus Ketua MPR RI di Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.

Ia mengungkapkan bahwa sekarang populasi kendaraan bermotor di Indonesia tembus 160 juta unit. 20 juta di antaranya adalah mobil pribadi jenis sedan.

IMX 2024
Photo : KatadataOTO

“Di sini ceruk pasar terbuka untuk kita. Kelas menengah ada sekitar 60 persen (pemilik sedan) berpenghasilan Rp 2,5 juta sampai Rp 6,5 juta per bulan,” lanjut Bamsoet.

Kelompok tersebut dinilai menjadi target sempurna untuk industri kreatif otomotif, mencakup modifikasi dan kustomisasi kendaraan.

Pameran menjadi wadah berkumpulnya para pelaku otomotif dan penggemar modifikasi untuk belanja. Ada keterlibatan berbagai pihak mulai dari modifikator sampai produsen komponen aftermarket.

“Omset (IMX) tahun lalu Rp 6,8 miliar. Saya yakin bisa meningkat (tahun ini) kita antusias jadi Rp 7 miliar,” tegas Bamsoet.

Sekadar informasi pameran modifikasi IMX 2024 melibatkan puluhan modifikator mengusung tema Road to the World. Kegiatan itu diharapkan bisa membawa banyak pelaku modifikasi untuk maju ke kancah internasional. 

Tuksedo Studio gelar pameran perdana
Photo : KatadataOTO

IMX 2024 turut menjadi sarana mengembangkan industri komponen otomotif yang memiliki peluang bantu memajukan ekonomi. Secara global pasar komponen aftermarket diprediksi tumbuh ke 550 miliar USD di 2027-2028.

Hal itu terjadi seiring dengan kemajuan teknologi, bertambahnya usia kendaraan, perkembangan frekuensi konsumen serta pertumbuhan e-commerce.

Indonesia dinilai bisa menjadi salah satu pemain besar di pasar komponen otomotif aftermarket secara global. Hanya saja saat ini masih didominasi oleh China, disusul Amerika Serikat dan Jerman.


Terkini

otosport
MotoGP Australia 2026

Jadwal MotoGP Australia 2026: Martin dan Marquez Making Tegang

Persaingan Marquez dan Martin dalam perebutan gelar juara dunia kembali tersaji di MotoGP Australia 2026

news
AiMOGA

Chery International User Summit Jadi Panggung AiMOGA Mendunia

AiMOGA bertekad untuk menggabungkan teknologi otomotif dengan robotika agar bisa semakin dikenal orang banyak

mobil
Changan Deepal S05

Babak Baru Changan di Indonesia, Fokus Kenyamanan Konsumen

Jelang satu tahun Changan berbisnis di Indonesia, merek asal Cina satu ini berfokus pada lini produk dan jumlah diler

mobil
100 Unit MG ZS Hybrid+ Diserahkan ke Konsumen

100 Unit MG ZS Hybrid+ Diserahkan ke Konsumen

Tuai respons positif, pemesanan MG ZS Hybrid+ 400 unit dan sudah mulai terkirim ke konsumen sebanyak 100 unit

mobil
chery J6T CSH

Chery Group Percaya Diri Bakal Lebih Sukses di Indonesia

Setelah menghadirkan banyak produk hingga merek di Indonesia, Chery Group percaya diri bakal terus raih hasil positif

mobil
BYD

Target BYD Usai Berhasil Tembus Tiga Besar Merek Mobil Terlaris

Meskipun jadi pemain baru di pasar mobil Indonesia, BYD mampu menorehkan sejumlah capian cukup positif

mobil
BYD Racco

BYD Racco Resmi Hadir di Sri Lanka, Harganya Setengah Miliar Lebih

Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco

news
BMW Astra

BMW Astra Kembangkan Potensi Desa Melalui Program DSA

BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat