Modifikasi Harley-Davidson Road Glide, Ada 106 Berlian dan Jok LV
24 Februari 2026, 17:37 WIB
Sektor industri kreatif otomotif bisa bantu menjaga perekonomian RI di tengah pelemahan daya beli masyarakat
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pameran modifikasi merupakan salah satu wadah pelaku industri kreatif otomotif berkumpul. Seperti IMX 2024 (Indonesia Modification Expo) yang digelar di ICE BSD, Tangerang Selatan.
Meski daya beli masyarakat tengah melemah, kehadiran industri kreatif otomotif dapat bantu menjaga perekonomian di Indonesia. Peminatnya juga terbilang banyak terutama dari kalangan anak muda.
“Ekonomi kreatif ini di mana kita menyandarkan masa depan. Ketika bisnis lain menurun, kreativitas anak muda mampu jaga kelas menengah agar ekonominya berjalan,” kata Bambang Soesatyo, Ketua IMI (Ikatan Motor Indonesia) sekaligus Ketua MPR RI di Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.
Ia mengungkapkan bahwa sekarang populasi kendaraan bermotor di Indonesia tembus 160 juta unit. 20 juta di antaranya adalah mobil pribadi jenis sedan.
“Di sini ceruk pasar terbuka untuk kita. Kelas menengah ada sekitar 60 persen (pemilik sedan) berpenghasilan Rp 2,5 juta sampai Rp 6,5 juta per bulan,” lanjut Bamsoet.
Kelompok tersebut dinilai menjadi target sempurna untuk industri kreatif otomotif, mencakup modifikasi dan kustomisasi kendaraan.
Pameran menjadi wadah berkumpulnya para pelaku otomotif dan penggemar modifikasi untuk belanja. Ada keterlibatan berbagai pihak mulai dari modifikator sampai produsen komponen aftermarket.
“Omset (IMX) tahun lalu Rp 6,8 miliar. Saya yakin bisa meningkat (tahun ini) kita antusias jadi Rp 7 miliar,” tegas Bamsoet.
Sekadar informasi pameran modifikasi IMX 2024 melibatkan puluhan modifikator mengusung tema Road to the World. Kegiatan itu diharapkan bisa membawa banyak pelaku modifikasi untuk maju ke kancah internasional.
IMX 2024 turut menjadi sarana mengembangkan industri komponen otomotif yang memiliki peluang bantu memajukan ekonomi. Secara global pasar komponen aftermarket diprediksi tumbuh ke 550 miliar USD di 2027-2028.
Hal itu terjadi seiring dengan kemajuan teknologi, bertambahnya usia kendaraan, perkembangan frekuensi konsumen serta pertumbuhan e-commerce.
Indonesia dinilai bisa menjadi salah satu pemain besar di pasar komponen otomotif aftermarket secara global. Hanya saja saat ini masih didominasi oleh China, disusul Amerika Serikat dan Jerman.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Februari 2026, 17:37 WIB
17 Februari 2026, 17:00 WIB
14 Februari 2026, 20:24 WIB
10 Februari 2026, 21:00 WIB
09 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
18 April 2026, 18:17 WIB
ACC Carnival kini berkunjung ke kota Samarinda, Kalimatan Timur untuk memberikan kemudahan konsumen di sana
18 April 2026, 12:00 WIB
Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV
18 April 2026, 10:07 WIB
Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit
18 April 2026, 08:42 WIB
Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross
17 April 2026, 09:00 WIB
Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka
17 April 2026, 07:42 WIB
Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka
17 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang