Toyota Hilux BEV Masih CBU Thailand, Harga Tembus Rp 1 M
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Satu pabrik mesin diesel Toyota di Jepang digeledah oleh pihak berwajib imbas kasus kecurangan baru-baru ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Belum lama ini Toyota mengatakan ada penyimpangan prosedur uji mesin diesel untuk sejumlah model dipasarkan secara global.
Disampaikan TICO (Toyota Industries Corporation) kepada Toyota, laporan dari komite investigasi khusus ungkapkan arahan untuk penyelidikan ketidaksesuaian sertifikasi emisi dalam negeri di beberapa mesin.
Imbas skandal uji mesin diesel, salah satu pabrik mesin Diesel Toyota di Jepang digeledah oleh pihak berwajib bidang transportasi. Hal itu terjadi tidak lama dari pengakuan Toyota soal kecurangan tes mesin.
Diketahui fasilitas tersebut dioperasikan oleh Toyota Industries. Tidak lama kemudian Toyota hentikan sementara pengiriman Toyota Hilux dan Prado serta model lain terdampak.
Menanggapi skandal itu, Akio Toyoda selaku Chariman of the Executive Board Toyota akan pastikan bisa membawa merek tersebut keluar dari skandal dan terus membuat kendaraan berkualitas baik.
“Tugas saya adalah memandu grup (Toyota) secara keseluruhan,” ucap Toyoda.
Hingga sekarang belum ada laporan kecelakaan atau masalah berkaitan dengan uji mesin diesel tersebut. Namun Toyota tetap setop pengiriman model tertentu buat beberapa waktu.
Menurut analis skandal yang belakangan dialami grup Toyota itu merupakan salah satu efek dari usaha pabrik menekan biaya produksi.
“Lalu mungkin ada miskomunikasi antara manajemen serta mereka yang bekerja langsung di lapangan,” ucap Daisuke Uchida, profesor bidang tata kelola perusahaan di Keio University, Jepang.
Namun ia meyakini hal tersebut tidak bakal punya dampak berarti untuk raksasa otomotif tersebut, tidak ada apa-apanya dibandingkan pencapaian global Toyota.
Meski Asia disebut jadi salah satu wilayah terdampak, Bob Azzam selaku Wakil President Direktur PT TMMIN (Toyota Motor Manufacturing Indonesia) tegaskan mobil Toyota di Indonesia tidak terpengaruh.
“Jadi ini masalahnya adalah homologasi dan bukan Quality and Safety. Untuk model di Indonesia tidak terdampak, hanya sebagian yang diekspor ke Timur Tengah saja terkena,” ungkap Bob.
Untuk diketahui salah satu mesin diesel terlibat dalam skandal uji tersebut berkode 1GD, dipakai di Toyota Fortuner buatan PT TMMIN.
Namun ia pastikan performa kendaraan dipasarkan di Tanah Air sesuai standar dan bisa diandalkan sehingga seluruh konsumen diharapkan tenang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Juli 2026, 09:51 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
05 Juni 2026, 14:06 WIB
05 Juni 2026, 09:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit