Pemerintah Mengaku Masih Punya Skema Insentif Buat LCGC
13 Februari 2026, 12:00 WIB
Satu pabrik mesin diesel Toyota di Jepang digeledah oleh pihak berwajib imbas kasus kecurangan baru-baru ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Belum lama ini Toyota mengatakan ada penyimpangan prosedur uji mesin diesel untuk sejumlah model dipasarkan secara global.
Disampaikan TICO (Toyota Industries Corporation) kepada Toyota, laporan dari komite investigasi khusus ungkapkan arahan untuk penyelidikan ketidaksesuaian sertifikasi emisi dalam negeri di beberapa mesin.
Imbas skandal uji mesin diesel, salah satu pabrik mesin Diesel Toyota di Jepang digeledah oleh pihak berwajib bidang transportasi. Hal itu terjadi tidak lama dari pengakuan Toyota soal kecurangan tes mesin.
Diketahui fasilitas tersebut dioperasikan oleh Toyota Industries. Tidak lama kemudian Toyota hentikan sementara pengiriman Toyota Hilux dan Prado serta model lain terdampak.
Menanggapi skandal itu, Akio Toyoda selaku Chariman of the Executive Board Toyota akan pastikan bisa membawa merek tersebut keluar dari skandal dan terus membuat kendaraan berkualitas baik.
“Tugas saya adalah memandu grup (Toyota) secara keseluruhan,” ucap Toyoda.
Hingga sekarang belum ada laporan kecelakaan atau masalah berkaitan dengan uji mesin diesel tersebut. Namun Toyota tetap setop pengiriman model tertentu buat beberapa waktu.
Menurut analis skandal yang belakangan dialami grup Toyota itu merupakan salah satu efek dari usaha pabrik menekan biaya produksi.
“Lalu mungkin ada miskomunikasi antara manajemen serta mereka yang bekerja langsung di lapangan,” ucap Daisuke Uchida, profesor bidang tata kelola perusahaan di Keio University, Jepang.
Namun ia meyakini hal tersebut tidak bakal punya dampak berarti untuk raksasa otomotif tersebut, tidak ada apa-apanya dibandingkan pencapaian global Toyota.
Meski Asia disebut jadi salah satu wilayah terdampak, Bob Azzam selaku Wakil President Direktur PT TMMIN (Toyota Motor Manufacturing Indonesia) tegaskan mobil Toyota di Indonesia tidak terpengaruh.
“Jadi ini masalahnya adalah homologasi dan bukan Quality and Safety. Untuk model di Indonesia tidak terdampak, hanya sebagian yang diekspor ke Timur Tengah saja terkena,” ungkap Bob.
Untuk diketahui salah satu mesin diesel terlibat dalam skandal uji tersebut berkode 1GD, dipakai di Toyota Fortuner buatan PT TMMIN.
Namun ia pastikan performa kendaraan dipasarkan di Tanah Air sesuai standar dan bisa diandalkan sehingga seluruh konsumen diharapkan tenang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 12:00 WIB
10 Februari 2026, 08:00 WIB
06 Februari 2026, 20:59 WIB
06 Februari 2026, 09:21 WIB
05 Februari 2026, 17:40 WIB
Terkini
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan
14 Februari 2026, 13:03 WIB
Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik
14 Februari 2026, 13:00 WIB
DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Kehadiran Denza B5 langsung mencuri perhatian banyak pihak, pencinta otomotif penasaran dengan produk tersebut
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Jaecoo J5 EV yang ramai dipesan oleh masyarakat Indonesia telah menunjuk UFilm sebagai pemasok kaca film resmi
14 Februari 2026, 11:00 WIB
Jetour menggandeng beberapa pihak dalam melakukan investigasi terbakarnya T2, seperti Kemenhub dan KNKT
14 Februari 2026, 10:30 WIB
BYD berhasil dorong penjualan mobil listrik nasional dengan mencatatkan angka penjualan sebesar 54.000 unit di 2025
14 Februari 2026, 10:00 WIB
F4 Indonesia siap digelar pada ajang Mandalika Festival of Speed di pertengahan 2026 dengan dua konsep balap