Pasar Sedan Kecil, Ini Alasan Toyota Luncurkan Vios Hybrid di RI
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Perjalanan menuju penerapan mobil hidrogen masih jauh, Honda sebut hybrid masih jadi produk yang sesuai
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Memasuki masa transisi menuju elektrifikasi, Kementerian ESD (Energi dan Sumber Daya Mineral) kembali menegaskan rencana implementasi hidrogen sebagai bahan bakar alternatif di masa mendatang.
Hanya saja perjalanan menuju penerapan secara masif dan maksimal memang masih membutuhkan waktu. Karena perlu dukungan infrastruktur, kebijakan pemerintah serta ketersediaan produk.
Di pasar global penggunanya juga belum banyak. Baru ada beberapa merek menawarkan mobil hidrogen secara massal salah satunya adalah Honda.
Untuk diketahui mobil hidrogen milik Honda ditawarkan dalam bentuk sewa menggunakan basis CR-V generasi terbaru. Di Indonesia SUV itu ditawarkan dalam versi mesin bensin dan teknologi hybrid.
PT HPM (Honda Prospect Motor) masih terus mempelajari implementasi teknologi elektrifikasi yang sesuai, mengingat mereka sendiri punya target global NZE (Net Zero Emission) per 2040.
“Penerapan teknologi ini di Indonesia tentunya akan disesuaikan dengan kesiapan infrastruktur dan regulasi yang terkait,” ucap Yusak Billy, Sales & Marketing and Aftersales Director PT HPM kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut dia, ada beberapa tantangan dihadapi oleh manufaktur dalam menerapkan teknologi baru seperti FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle).
Perlu ada edukasi lebih lanjut kepada masyarakat serta ekosistem pendukung mobil hidrogen. Hal-hal itu nantinya dapat membantu meningkatkan permintaan pasar.
“Kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi berbagai teknologi ramah lingkungan, sambil terus menghadirkan lebih banyak produk hybrid sebagai transisi teknologi yang paling sesuai untuk saat ini,” tegas Billy.
Sekadar informasi Honda CR-V e:FCEV menggunakan motor elektrik yang dapat menghasilkan tenaga 174 hp dan torsi puncak 310 Nm. Daya jelajah ditawarkan adalah sekitar 270 mil atau setara 434 km.
CR-V e:FCEV tidak hanya mengandalkan bahan bakar hidrogen, tetapi juga baterai yang dapat diisi daya. Hal ini memungkinkan CR-V hidrogen mendapatkan tambahan jarak tempuh 46 km.
Di pasar Amerika Serikat, Honda menawarkan CR-V versi hidrogen dengan skema penyewaan mulai tiga tahun dengan biaya 459 USD (Rp 7,1 jutaan) per bulan.
Mereka juga menawarkan bonus pengisian bahan bakar hidrogen sebesar 15.000 USD sampai 30.000 USD (Rp 232,9 juta – Rp 465,9 juta).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 20:00 WIB
27 Februari 2026, 08:00 WIB
24 Februari 2026, 09:00 WIB
22 Februari 2026, 13:00 WIB
20 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara