Nama Honda Ryden 160 Didaftarkan di Indonesia, Ini Kata AHM
26 Juni 2026, 09:00 WIB
Perjalanan menuju penerapan mobil hidrogen masih jauh, Honda sebut hybrid masih jadi produk yang sesuai
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Memasuki masa transisi menuju elektrifikasi, Kementerian ESD (Energi dan Sumber Daya Mineral) kembali menegaskan rencana implementasi hidrogen sebagai bahan bakar alternatif di masa mendatang.
Hanya saja perjalanan menuju penerapan secara masif dan maksimal memang masih membutuhkan waktu. Karena perlu dukungan infrastruktur, kebijakan pemerintah serta ketersediaan produk.
Di pasar global penggunanya juga belum banyak. Baru ada beberapa merek menawarkan mobil hidrogen secara massal salah satunya adalah Honda.
Untuk diketahui mobil hidrogen milik Honda ditawarkan dalam bentuk sewa menggunakan basis CR-V generasi terbaru. Di Indonesia SUV itu ditawarkan dalam versi mesin bensin dan teknologi hybrid.
PT HPM (Honda Prospect Motor) masih terus mempelajari implementasi teknologi elektrifikasi yang sesuai, mengingat mereka sendiri punya target global NZE (Net Zero Emission) per 2040.
“Penerapan teknologi ini di Indonesia tentunya akan disesuaikan dengan kesiapan infrastruktur dan regulasi yang terkait,” ucap Yusak Billy, Sales & Marketing and Aftersales Director PT HPM kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut dia, ada beberapa tantangan dihadapi oleh manufaktur dalam menerapkan teknologi baru seperti FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle).
Perlu ada edukasi lebih lanjut kepada masyarakat serta ekosistem pendukung mobil hidrogen. Hal-hal itu nantinya dapat membantu meningkatkan permintaan pasar.
“Kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi berbagai teknologi ramah lingkungan, sambil terus menghadirkan lebih banyak produk hybrid sebagai transisi teknologi yang paling sesuai untuk saat ini,” tegas Billy.
Sekadar informasi Honda CR-V e:FCEV menggunakan motor elektrik yang dapat menghasilkan tenaga 174 hp dan torsi puncak 310 Nm. Daya jelajah ditawarkan adalah sekitar 270 mil atau setara 434 km.
CR-V e:FCEV tidak hanya mengandalkan bahan bakar hidrogen, tetapi juga baterai yang dapat diisi daya. Hal ini memungkinkan CR-V hidrogen mendapatkan tambahan jarak tempuh 46 km.
Di pasar Amerika Serikat, Honda menawarkan CR-V versi hidrogen dengan skema penyewaan mulai tiga tahun dengan biaya 459 USD (Rp 7,1 jutaan) per bulan.
Mereka juga menawarkan bonus pengisian bahan bakar hidrogen sebesar 15.000 USD sampai 30.000 USD (Rp 232,9 juta – Rp 465,9 juta).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Juni 2026, 09:00 WIB
24 Juni 2026, 13:14 WIB
19 Juni 2026, 15:00 WIB
16 Juni 2026, 19:00 WIB
16 Juni 2026, 08:02 WIB
Terkini
28 Juni 2026, 09:00 WIB
Kondisi ekonomi dan fluktuasi kurs saat ini belum memberikan dampak negatif pada penjualan BMW di Indonesia
28 Juni 2026, 07:15 WIB
X9 Facelitft dan G6 AWD menjadi andalan baru bagi Xpeng untuk menggoda para konsumen berkantong tebal
27 Juni 2026, 21:00 WIB
AHM meminta konsumen tidak perlu ragu dengan kualitas new Honda Vario Evo 160 yang diluncurkan di Indonesia
27 Juni 2026, 20:34 WIB
Sprint Race MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen berlangsung sengit, dua rider Trackhouse Aprilia naik podium
27 Juni 2026, 18:15 WIB
Mobil mewah diyakini mengalami tantangan khususnya dari segi harga jual di tengah ketidakpastian kurs
27 Juni 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi Destinator menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman, aman dan efisien untuk mobilitas harian
27 Juni 2026, 07:00 WIB
Yadea Indonesia membuktikan kualitas produknya melalui agenda kunjungan Wapres ke Papua beberapa waktu lalu
26 Juni 2026, 22:57 WIB
Mitsubishi Pajero Sport tawarkan keseimbangan performa mesin dan efisiensi bahan bakar untuk keluarga