Helm SMK dan Studds Masuk Indonesia Beri Warna Baru

helm bermerek SMK dan Studds masuk pasar otomotif Indonesia dan memberikan pilihan baru untuk masyarakat

Helm SMK dan Studds Masuk Indonesia Beri Warna Baru
Denny Basudewa

TRENOTO – Pasar otomotif Tanah Air masih berpotensi untuk terus berkembang. Tidak hanya produsen kendaraan, namun industri pendukungnya juga memiliki peluang besar.

Hal ini dibuktikan dengan masuknya beberapa merek-merek besar dunia ke Indonesia. Mereka hadir memberikan warna dan pilihan baru bagi masyarakat.

SMK dan Studds helmet adalah salah satunya. Jenama asal India tersebut menawarkan ragam produk pelindung kepala berharga terjangkau.

SMK dan Studds
Photo : TrenOto

Memanfaatkan ajang GIIAS 2023, SMK dan Studds menggandeng PT Prakarsa Bangun Sarana (PBS) dalam meniagakan model unggulannya.

“Kami sangat berbahagia dengan kehadiran Studds Accesories di Indonesia dan menunjuk PT Prakarsa Bangun Sarana sebagai mitra. Pengalaman mereka selama 50 tahun membuat kualitasnya tidak bisa diragukan lagi,” kata Boy Sapta, Manager PBS di ICE BSD (11/08).

Kehadiran SMK dan Studds helmet ke Indonesia menambah lengkap jajaran produk PBS. Diketahui selain dua merek tersebut, mereka memegang lisensi sebagai distributor helm Shoei dan Nolan.

PBS juga memasarkan ragam riding gear dari merek kenamaan di dunia.

SMK helmet sendiri disebutkan merupakan produk premium yang mengutamakan keselamatan dalam berkendara roda dua. Brand asal Bollywood telah mengantungi lisensi DOT, SNI dan ECE 22.05 juga beberapa unit 22.06.

Untuk menjaga kualitas helm buatannya, mereka dikatakan memiliki beberapa fasilitas. Teknologi terkini diterapkan guna memastikan kenyamanan konsumen.

“Kami memiliki empat pabrik di New Delhi, India. Salah satunya khusus untuk memproduksi shell yang materialnya impor guna menjaga kualitas tetap terjaga,” ujar Martin Boswijk, Global Sales Studds Accesories di sela peluncuran.

SMK sendiri memiliki makna penting dan terus menjadi pedoman dalam mengembangkan helm.

  • S : Safety First (mengutamakan keselamatan)
  • M : Manufacturing Excellence (kesempurnaan proses produksi)
  • K : Knowledge of Market (Pengetahuan akan pasar)

SMK helmet memberikan pengalaman berbeda kepada para penggunanya. Merek ini juga menyuguhkan model berbahan dasar carbon composite.

SMK dan Studds
Photo : TrenOto

Pilihan variannya meliputi Open Face, Full Face hingga Modular. Adapun harga yang ditawarkan termahal mencapai Rp2.7 juta.

Studds helmet menawarkan beberapa pilihan varian pelindung kepala seperti open face, full face dan modular. Bagian paling menarik adalah harganya terjangkau mulai dari Rp250 ribu hingga Rp400 ribu.


Terkini

otosport
Gresini Racing

Alasan Gresini Racing Pakai Jasa Joan Mir dan Daniel Holgado

Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027

mobil
Changan S05

Changan Deepal S05 Masuk Indonesia Berstatus CBU, Simak Alasannya

Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris

mobil
Hyundai New Creta

Hyundai New Creta Tawarkan Perjalanan yang Lebih Nyaman

Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan

motor
All New TVS Callisto 110

All New TVS Callisto 110 Resmi Meluncur, Tantang Beat dan Mio M3

All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan

mobil
Mazda 6e

GIIAS 2026, Jadi Panggung Debut Mazda 6e Di Indonesia

Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km

komunitas
Kagama

Kagama 4X4 Adventure Rayakan Hari Jadi di Kaki Gunung Ciremai

Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima

mobil
Daihatsu

Cara Daihatsu Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan, Raih Penghargaan

Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 2 Juli 2026, Ada Dendanya

Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan