Ganjil Genap Puncak 27 Februari 2026, Awas Diputar Balik
27 Februari 2026, 14:00 WIB
Sistem ganjil genap serta One Way dinilai kurang efektif untuk menangani kemacetan di daerah Puncak Bogor
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah dan para pemangku kepentingan tengah mencari cara untuk menangani macet di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Pasalnya sudah sering terjadi bahkan semakin parah.
Apalagi saat libur panjang menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW pada 14-16 September 2024 kemarin. Banyak pengendara yang terjebak di sana selama belasan jam.
Hal ini tentu menjadi sorotan beberapa pihak. Sebab petugas kepolisian sudah menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas.
Mulai dari ganjil genap puncak sampai sistem One Way (Satu Arah). Namun rekayasa itu tidak bisa mengurangi penumpukan kendaraan di Puncak Bogor.
“Dengan sistem One Way Puncak berpotensi ada peningkatan kapasitas (Kendaraan) menjadi dua kali lipat pada arah yang diberlakukan,” ujar Budiyanto, pemerhati transportasi dan hukum saat dihubungi KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Budiyanto menjelaskan bahwa penerapan satu arah di puncak masih kurang efektif. Sebab membuat penumpukan mobil serta motor di arah berlawanan.
Sehingga perlu diatur ulang oleh pihak kepolisian setempat. Hal ini agar tidak menciptakan titik kemacetan baru di sana.
“Waktunya diatur agar fleksibel jangan terlalu lama. Merugikan para pengendara yang datang dari berlawanan,” Budiyanto menuturkan.
Kemudian ganjil genap Puncak Bogor juga dinilai belum berjalan maksimal. Karena banyak oknum pengendara mengakali rekayasa satu ini.
Seperti menghindarinya dengan memilih atau melewati jalur alternatif Puncak. Sehingga tidak terdeteksi oleh pihak kepolisian.
Oleh sebab itu Polres Bogor disarankan untuk menjalankan rekayasa lalu lintas satu ini lebih ketat lagi. Diharapkan bisa mengurangi volume kendaraan yang menuju daerah wisata tersebut.
“Skema ganjil genap masih dapat dilaksanakan hanya pengawasannya harus lebih ketat. Sebab kalau tidak modus pemalsuan pelat nomor kerap terjadi,” tegas dia.
Lebih jauh Budiyanto menuturkan kalau rekayasa lalu lintas di atas bisa sangat membantu mengurangi volume kendaraan jika berjalan dengan benar.
Mengingat sampai saat ini kapasitas jalan di Puncak Bogor masih belum bertambah. Sehingga sering terjadi Overload setiap libur panjang.
Berangkat dari hal di atas dia meminta kepada pihak kepolisian untuk mengevaluasi sistem ganjil genap serta One Way. Dengan begitu benar-benar dapat diterapkan secara maksimal.
Jadi mampu menangani kemacetan yang sering terulang. Khususnya setiap akhir pekan atau libur panjang tiba seperti akhir tahun nanti.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 14:00 WIB
20 Februari 2026, 14:00 WIB
13 Februari 2026, 14:00 WIB
06 Februari 2026, 17:00 WIB
30 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
17 Maret 2026, 15:50 WIB
Piaggio berikan penyegaran pada lima model Vespa andalan, mesin jadi 180 cc ditambah ubahan desain dan warna
17 Maret 2026, 13:00 WIB
Jelang Lebaran 28 persen kendaraan di Jakarta diklaim mulai bergerak meninggalkan Ibu Kota buat mudik
17 Maret 2026, 11:00 WIB
Terdapat beberapa kelebihan pada Mitsubishi Destinator yang memberikan kenyamanan bagi seluruh keluarga
17 Maret 2026, 09:00 WIB
Ada etika berkendara yang patut jadi perhatian seluruh pengguna mobil, termasuk di area parkir sekalipun
17 Maret 2026, 07:00 WIB
Deretan mobil mewah di Indonesia mencatatkan hasil penjualan retail yang positif sepanjang Februari 2026
17 Maret 2026, 06:00 WIB
Sebelum mudik Lebaran 2026, Anda bisa mengunjungi SIM keliling Bandung untuk mengurus dokumen berkendara
17 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta dibuka seperti biasa hari ini, beroperasi normal sebelum libur Lebaran
17 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 17 Maret 2026 bakal menjadi semakin penting menjelang arus mudik yang terjadi hari ini