Intip Strategi Baru Kepolisian Atasi Macet di Puncak Bogor
27 Desember 2025, 13:00 WIB
Sistem ganjil genap serta One Way dinilai kurang efektif untuk menangani kemacetan di daerah Puncak Bogor
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah dan para pemangku kepentingan tengah mencari cara untuk menangani macet di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Pasalnya sudah sering terjadi bahkan semakin parah.
Apalagi saat libur panjang menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW pada 14-16 September 2024 kemarin. Banyak pengendara yang terjebak di sana selama belasan jam.
Hal ini tentu menjadi sorotan beberapa pihak. Sebab petugas kepolisian sudah menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas.
Mulai dari ganjil genap puncak sampai sistem One Way (Satu Arah). Namun rekayasa itu tidak bisa mengurangi penumpukan kendaraan di Puncak Bogor.
“Dengan sistem One Way Puncak berpotensi ada peningkatan kapasitas (Kendaraan) menjadi dua kali lipat pada arah yang diberlakukan,” ujar Budiyanto, pemerhati transportasi dan hukum saat dihubungi KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Budiyanto menjelaskan bahwa penerapan satu arah di puncak masih kurang efektif. Sebab membuat penumpukan mobil serta motor di arah berlawanan.
Sehingga perlu diatur ulang oleh pihak kepolisian setempat. Hal ini agar tidak menciptakan titik kemacetan baru di sana.
“Waktunya diatur agar fleksibel jangan terlalu lama. Merugikan para pengendara yang datang dari berlawanan,” Budiyanto menuturkan.
Kemudian ganjil genap Puncak Bogor juga dinilai belum berjalan maksimal. Karena banyak oknum pengendara mengakali rekayasa satu ini.
Seperti menghindarinya dengan memilih atau melewati jalur alternatif Puncak. Sehingga tidak terdeteksi oleh pihak kepolisian.
Oleh sebab itu Polres Bogor disarankan untuk menjalankan rekayasa lalu lintas satu ini lebih ketat lagi. Diharapkan bisa mengurangi volume kendaraan yang menuju daerah wisata tersebut.
“Skema ganjil genap masih dapat dilaksanakan hanya pengawasannya harus lebih ketat. Sebab kalau tidak modus pemalsuan pelat nomor kerap terjadi,” tegas dia.
Lebih jauh Budiyanto menuturkan kalau rekayasa lalu lintas di atas bisa sangat membantu mengurangi volume kendaraan jika berjalan dengan benar.
Mengingat sampai saat ini kapasitas jalan di Puncak Bogor masih belum bertambah. Sehingga sering terjadi Overload setiap libur panjang.
Berangkat dari hal di atas dia meminta kepada pihak kepolisian untuk mengevaluasi sistem ganjil genap serta One Way. Dengan begitu benar-benar dapat diterapkan secara maksimal.
Jadi mampu menangani kemacetan yang sering terulang. Khususnya setiap akhir pekan atau libur panjang tiba seperti akhir tahun nanti.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Desember 2025, 13:00 WIB
19 Desember 2025, 14:00 WIB
15 Desember 2025, 12:00 WIB
14 Desember 2025, 19:00 WIB
12 Desember 2025, 14:00 WIB
Terkini
06 Januari 2026, 21:00 WIB
Toyota GT86 masih menjadi mobil yang menantang untuk dimodifikasi karena memiliki potensi cukup besar
06 Januari 2026, 18:00 WIB
Performa Francesco Bagnaia turun drastis di MotoGP 2025, kesulitan bersaing dengan rekan setimnya di Ducati
06 Januari 2026, 17:00 WIB
Kembaran BYD Seal bakal dipasarkan dengan nama Seal 07 EV, dipasarkan di Tiongkok lebih dulu tahun ini
06 Januari 2026, 16:00 WIB
Sensor LiDAR kerap ditempatkan di bagian depan atap mobil listrik Cina keluaran terkini, dukung keselamatan
06 Januari 2026, 15:24 WIB
Keputusan itu diambil pasca PO Cahaya Trans terlibat kecelakaan di exit Tol Krapyak pada Desember lalu
06 Januari 2026, 14:00 WIB
Pada 2026 tren warna cat bawaan pabrik atau base colour turut digandrungi, karena banyak restorasi kendaraan
06 Januari 2026, 13:00 WIB
Chery memimpin ekspor mobil di Tiongkok sepanjang 2025, sementara total penjualannya tembus 2 juta unit
06 Januari 2026, 12:00 WIB
Pasar ekspor kendaraan di 2026 diperkirakan bakal menghadapi beberapa tantangan yang dinilai cukup berat