Beli Motor Honda Lewat FIFGroup di IMOS 2025 Hemat Rp 12.5 Juta
16 September 2025, 20:00 WIB
FIFGroup catat hasil positif pada sembilan bulan pertama 2023 dengan laba bersih mencapai Rp3 triliun
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Federal International Finance (FIF) berhasil membukukan kinerja positif di Januari – September 2023. Hal ini terlihat dari laba bersih perusahaan yang mencapai Rp3 triliun atau naik 30.9 persen dari sebelumnya Rp2.3 triliun pada periode serupa tahun lalu.
Margono Tanuwijaya, Presiden Direktur PT FIF mengatakan bahwa pertumbuhan ini tidak lepas dari berbagai strategi yang sudah diimplementasikan. Terlebih kondisi bisnis perusahaan terbilang sangat dinamis.
“FIFGroup terus mengotimalkan pengembangan teknologi dan keterhubungan bisnis di dalam maupun di luar Astra. Tujuannya adalah memperkuat ekosistem bisnis yang diduking oleh jaringan kami,” ungkapnya.
Selain laba bersih, FIFGroup catat hasil positif di sektor lain. Salah satunya adalah peningkatan nilai pembiayaan di kuartal 3 2023 yang dikeluarkan oleh perusahaan, yakni sebesar Rp31.8 triliun.
Jumlah itu meningkat 28.1 persen dibanding periode serupa tahun lalu yang cuma mencatatkan hasil Rp24.8 triliun. PT FIF juga berhasil membukukan pembiayaan sebanyak 2.4 juta unit atau naik 19.9 dibanding kuartal 3 2022 melalui pencapaian 2 juta unit.
Berdasarkan keterangan resmi, aset FIF berupa piutang pembiayaan juga mengalami kenaikan 12.6 persen menjadi Rp39.1 triluin. Padahal pada periode serupa tahun lalu mereka hanya meraih 34.8 triliun.
Untuk mencapainya, FIF didukung oleh lima produk mereka yaitu FIFAstra, Danaastra, Spektra, Finatra dan Amitra. Hampir semua meraih catatan positif.
FIFAstra misalnya telah berkontribusi terhadap penyaluran nilai pembuataan sebesar Rp20.3 triliun atau naik 36.1 persen dibanding Juli-September 2022. Ketika itu mereka cuma mampu menyumbang Rp14.9 triliun.
Sementara secara booking unit, FIFAstra mencatatkan penyaluran pembiayaan hingga 1.2 juta unit. Jumlah itu naik 38.5 persen dibanding kuartal 3 2022 yang hanya mencapai 871 ribu unit.
Sementara Danastra mencatatkan pertumbuhan nilai penyaluran sebesar 9.5 persen menjadi Rp10 triliun. Pada kuartal 3 2022 mereka raihannya cukup kecil yaitu Rp9.1 trilun.
Kemudian Finatra mengirim nilai pembiayaan sebesar Rp841.1 miliar di Juli-September 2023. Perolehan ini tumbuh 608.4 persen karena tahun lalu hanya meraih Rp118.7 miliar
Kemudian Amitra memberikan layanan syariah berhasil tumbuh 169 persen jadi Rp370.8 miliar di kuartal 3 2023. Sedangkan Spektra raihannya negatif karena hanya menyalurkan pembiayaan Rp348.8 miliar, turun 38.5 persen dibanding periode serupa tahun lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 September 2025, 20:00 WIB
02 Mei 2025, 11:00 WIB
05 Maret 2025, 19:00 WIB
25 Oktober 2024, 20:00 WIB
25 Oktober 2024, 19:00 WIB
Terkini
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak
29 Desember 2025, 13:00 WIB
Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain
29 Desember 2025, 12:14 WIB
Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan
29 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025