Federal Oil Tindak Tegas Pengedar Oli Palsu di Jambi

Puluhan karton oli palsu dengan merek Federal Oil ditemukan di Jambi dan oknum pelaku sudah mendapat hukuman

Federal Oil Tindak Tegas Pengedar Oli Palsu di Jambi
Denny Basudewa

KatadataOTO – Peredaran oli palsu seolah tidak ada habisnya di Indonesia. Seperti yang baru saja ditemukan di kota Jambi, Sumatera.

Tim investigasi Federal Oil menemukan pelumas jenis Federal Ultratec sebanyak 30 karton. Oli tersebut terbukti tidak sesuai spesifikasi dan bukan merupakan produk resmi PT ExxonMobil lubricants Indonesia (EMLI).

Adapun produk oli palsu di atas ditemukan di Ruko Liverpool, Jalan A.R Saleh, Paal Merah, Kota Jambi, Provinsi Jambi.

Di lokasi tersebut dilakukan identifikasi dan pengecekan menyeluruh. Lalu oknum yang terlibat mengakui kesalahan hingga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Federal Oil
Photo : istimewa

“Kami terus berkomitmen untuk menjaga kenyamanan dan keamanan konsumen kami. Kami bekerjasama dengan berbagai pihak, untuk memastikan produk Federal Oil di pasaran adalah resmi dan berkualitas,” ucap Alfin Kurniadi, B2C Sales Director PT EMLI dalam siaran pers (17/10).

Lebih jauh dikatakan bahwa pihaknya mengimbau konsumen untuk membeli produk Federal Oil asli. Karena untuk bisa menjamin kualitas dan kenyaman maksimal.

Kemudian untuk memberikan edukasi kepada konsumen, Federal Oil masih menggelar program kampanye Pasti Makin Nyaman, Federal Oil.

Konsumen bisa mendapatkan pulsa setelah membeli produk Federal Matic dan Federal Racing Matic. Kampanye ini masih berlangsung hingga 30 November 2025.

Melalui program di atas, konsumen bisa melakukan verifikasi keaslian Federal Oil, melalui scan QR Code yang berada di belakang kemasan.

Kasus oli palsu di Jambi menjadi peringatan bagi oknum lain di luar sana. Memperjualbelikan pelumas tidak sesuai spesifikasi, dapat berakibat fatal.

Karena oli palsu bisa merugikan banyak pihak termasuk konsumen. Seperti rusaknya mesin kendaraan akibat pelumas tidak sesuai spesifikasi.

Federal Oil akan terus meningkatkan pengawasan dan edukasi kepada konsumen juga mitra bengkel.

Federal Oil
Photo : Istimewa

Dengan harapan kasus oli palsu tidak terulang di kemudian hari. Walhasil kenyamanan konsumen dapat terjaga.

Sepanjang 2024 hingga 2025, Federal Oil terus konsisten mendukung pemerintah, dalam memberantas pelumas palsu di Indonesia.

Pengungkapan oli palsu sendiri selama ini sudah dilakukan di wilayah Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, Kalimantan, Banjarmasin dan Jambi.


Terkini

motor
Honda Beat

Honda Beat Dipercantik Pakai Baju Baru Lebih Meriah

Honda Beat hadir untuk memenuhi kebutuhan anak muda yang enerjik dan aktif serta dinamis dalam kesehariannya

mobil
BMW Seri M

BMW Mengaku Penjualannya Tidak Terganggu Kondisi Ekonomi

Kondisi ekonomi dan fluktuasi kurs saat ini belum memberikan dampak negatif pada penjualan BMW di Indonesia

mobil
Xpeng

Xpeng Luncurkan X9 Facelift dan G6 AWD, Bertambah Fitur Kekinian

X9 Facelitft dan G6 AWD menjadi andalan baru bagi Xpeng untuk menggoda para konsumen berkantong tebal

motor
new honda vario evo 160

New Honda Vario Evo 160 Pakai eSAF, AHM Beri Garansi Lima Tahun

AHM meminta konsumen tidak perlu ragu dengan kualitas new Honda Vario Evo 160 yang diluncurkan di Indonesia

otosport
MotoGP Belanda 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Belanda 2026: Aprilia Kembali Dominan

Sprint Race MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen berlangsung sengit, dua rider Trackhouse Aprilia naik podium

mobil
Penjualan Mobil Mewah, BMW

Penjualan Mobil Mewah Kebal Harga Bensin, Tapi Keok Sama Kurs

Mobil mewah diyakini mengalami tantangan khususnya dari segi harga jual di tengah ketidakpastian kurs

mobil
Mitsubishi destinator

Mitsubishi Destinator Andalkan Mesin Turbo yang Responsif dan Efisien

Mitsubishi Destinator menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman, aman dan efisien untuk mobilitas harian

motor
Yadea Velax

Promo Yadea di PRJ 2026 Masih Berlaku, Bisa Test Ride

Yadea Indonesia membuktikan kualitas produknya melalui agenda kunjungan Wapres ke Papua beberapa waktu lalu