Daftar Kantong Parkir Jakarta Bedug Kolosal
20 Maret 2026, 11:00 WIB
Pemerintah DKI berencana bangun tempat parkir di daerah penyangga agar masyarakat tidak bawa kendaraan ke Jakarta
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Selain menggelar ganjil genap Jakarta, pemerintah DKI juga melakukan beberapa strategi lain untuk atasi kemacetan lalu lintas. Salah satunya adalah membangun fasilitas parkir bagi masyarakat daerah penyangga yang menggunakan kendaraan pribadi hingga halte atau stasiun lalu melanjutkan perjalanan pakai transportasi umum.
Dengan fasilitas ini diharapkan mobilitas masyarakat diharapkan bisa terjaga tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.
"Transportasi di Jakarta kami persembahkan untuk seluruh daerah sekitar Jakarta. Ke depannya, kami akan membentuk park and ride kantong-kantong parkir di penyangga-penyangga Jakarta," Suharini Eliawati, ujar Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta dilansir Antara (15/07).
Ia optimis bahwa dengan adanya fasilitas kantong parkir dan transportasi umum memadai maka masyarakat bisa lebih tenang dalam meninggalkan kendaraannya.
Perlu diketahui bahwa saat ini DKI Jakarta memiliki tujuh lokasi park and ride. Lokasinya cukup tersebar yakni di kawasan Lebak Bulus, Ragunan, Terminal Pinang Ranti, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulogebang, PGC Cililitan dan Kalideres.
Selanjutnya Pemprov DKI Jakarta akan membangun kantong parkir di kawasan Cawang.
Tak hanya itu, TransJakarta pun akan melakukan pengembangan layanan agar masyarakat. Tujuannya adalah menghindari terjadinya penumpukan penumpang di satu titik sementara lokasi lainnya justru kosong.
Untuk menghindarinya mereka berencana memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau AI guna penjadwalan otomatis armada sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Dengan penerapan AI, kami tidak lagi mengandalkan intuisi semata, tetapi mengambil keputusan berbasis prediksi serta data," ungkap Raditya Raditya Maulana Rusdi, Direktur Sistem Teknologi Informasi dan Pelayanan Transjakarta.
Ia pun optimis pemandangan halte serta bus kosong yang datang akan langka. Pasalnya distribusi armada jadi lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Raditya berpendapat, efisiensi bukan hanya berdampak ke peningkatan layanan tapi juga pada pengelolaan anggaran publik yang lebih bertanggung jawab.
“Teknologi AI membuka babak baru dalam pengelolaan transportasi publik yang berkelanjutan," kata dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Maret 2026, 11:00 WIB
17 Maret 2026, 09:00 WIB
11 September 2025, 08:00 WIB
17 Agustus 2025, 07:00 WIB
04 Juli 2025, 18:00 WIB
Terkini
28 April 2026, 15:00 WIB
Merek mobil Cina semakin diminati berkat harga kompetitif, jadi tantangan tersendiri buat pabrikan Jepang
28 April 2026, 13:31 WIB
CATL berharap baterai Natrium (Natrax) dapat menjadi solusi energi bagi kendaraan listrik di pasar global
28 April 2026, 11:00 WIB
Setelah unjuk gigi di Beijing Auto Show 2026, kemungkinan Lepas akan mulai memasarkan E4 atau L4 di GIIAS
28 April 2026, 09:00 WIB
Putri Indonesia 2026 yang diselenggarakan pekan lalu didukung oleh MPMRent dan mengandalkan mobil listrik
28 April 2026, 07:00 WIB
Melantai di ajang Beijing Auto Show 2026, Chery Tiggo X tawarkan varian PHEV yang sanggup berjalan 1.500 km
28 April 2026, 06:00 WIB
ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan utama pemerintah DKI Jakarta dalam mengurai kemacetan Ibu Kota
28 April 2026, 06:00 WIB
Pengendara dapat memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini yang tersebar di dua lokasi berbeda
28 April 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia melayani masyarakat di kawasan Ibu Kota hari ini, simak informasinya