Wuling Buka Suara Soal Tumpukan Kontainer di Tanjung Priok
20 Juni 2026, 11:00 WIB
Diperkirakan akan ada 1.06 juta mobil keluar Jabotabek saat libur Idul Adha yang berlangsung cukup panjang
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Jasa Marga memperkirakan ada 1.06 juta mobil keluar Jabotabek saat libur Idul Adha mulai Selasa (27/06) hingga Senin (03/07). Jumlah tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama.
Adapun gerbang tol yang menjadi acuan adalah GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa - Bandung), GT Ciawi (arah Puncak) dan GT Cikupa (arah Merak).
Tingginya arus kendaraan disebabkan lamanya waktu libur sehingga masyarakat memanfaatkannya untuk berlibur keluar kota. Hal ini disampaikan Lisye Octaviana, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga.
“Prediksi puncak arus keluar Jabotabek jatuh pada H-1 Hari Raya Idul Adha 1444H/2023 yang jatuh pada Rabu (28/06) dengan lalu lintas mencapai sekitar 181.000 mobil. Jumlah ini naik 37 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 132 ribu kendaraan,” ungkapnya dalam siaran pers (26/06).
Sementara puncak arus balik terjadi pada H+3 atau pada Minggu (02/07). Ketika itu diperkirakan akan ada 192.000 ribu kendaraan masuk ke Jakarta atau naik 13.8 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal.
Guna mengantisipasi lonjakan mobil ini maka pihaknya telah menyiapkan beberapa strategi rekayasa lalu lintas. Salah satunya adalah pembatasan angkutan barang baik pada periode kendaraan keluar maupun masuk kembali ke wilayah Jabotabek.
Selain itu mereka juga telah bekerjasama dengan kepolisian untuk melakukan beberapa skenario lain. Salah satunya adalah contraflow dan menempatkan petugas serta rambu-rambu pendukung.
Jasa Marga juga menyiapkan sejumlah upaya untuk meningkatkan layanan baik. Mulai dari penambahan sarana, peralatan, maupun petugas di lapangan, termasuk penerapan teknologi dalam melayani pengguna jalan.
“Kami akan memastikan keberfungsian peralatan tol di gardu serta menambah jumlah petugas dan mobile reader untuk menambah kapasitas transaksi di gerbang tol utama. Tidak hanya di gerbang tol, potensi terjadinya kepadatan di lajur pun diantisipasi dengan penempatan petugas di titik-titik rawan kepadatan,” ungkapnya.
Lisye mengimbau, pengguna jalan agar mempersiapkan kondisi diri serta kendaraan agar dalam keadaan prima. Hindari potensi kepadatan dengan mengatur kembali jadwal perjalanan di luar tanggal yang diprediksi menjadi puncak arus keluar dan masuk Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Juni 2026, 11:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
09 Juni 2026, 21:30 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan