Korlantas Resmi Operasikan ETLE Drone, Lebih Akurat Incar Pelanggar
10 Januari 2026, 11:00 WIB
Diperkirakan akan ada 1.06 juta mobil keluar Jabotabek saat libur Idul Adha yang berlangsung cukup panjang
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Jasa Marga memperkirakan ada 1.06 juta mobil keluar Jabotabek saat libur Idul Adha mulai Selasa (27/06) hingga Senin (03/07). Jumlah tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama.
Adapun gerbang tol yang menjadi acuan adalah GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa - Bandung), GT Ciawi (arah Puncak) dan GT Cikupa (arah Merak).
Tingginya arus kendaraan disebabkan lamanya waktu libur sehingga masyarakat memanfaatkannya untuk berlibur keluar kota. Hal ini disampaikan Lisye Octaviana, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga.
“Prediksi puncak arus keluar Jabotabek jatuh pada H-1 Hari Raya Idul Adha 1444H/2023 yang jatuh pada Rabu (28/06) dengan lalu lintas mencapai sekitar 181.000 mobil. Jumlah ini naik 37 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 132 ribu kendaraan,” ungkapnya dalam siaran pers (26/06).
Sementara puncak arus balik terjadi pada H+3 atau pada Minggu (02/07). Ketika itu diperkirakan akan ada 192.000 ribu kendaraan masuk ke Jakarta atau naik 13.8 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal.
Guna mengantisipasi lonjakan mobil ini maka pihaknya telah menyiapkan beberapa strategi rekayasa lalu lintas. Salah satunya adalah pembatasan angkutan barang baik pada periode kendaraan keluar maupun masuk kembali ke wilayah Jabotabek.
Selain itu mereka juga telah bekerjasama dengan kepolisian untuk melakukan beberapa skenario lain. Salah satunya adalah contraflow dan menempatkan petugas serta rambu-rambu pendukung.
Jasa Marga juga menyiapkan sejumlah upaya untuk meningkatkan layanan baik. Mulai dari penambahan sarana, peralatan, maupun petugas di lapangan, termasuk penerapan teknologi dalam melayani pengguna jalan.
“Kami akan memastikan keberfungsian peralatan tol di gardu serta menambah jumlah petugas dan mobile reader untuk menambah kapasitas transaksi di gerbang tol utama. Tidak hanya di gerbang tol, potensi terjadinya kepadatan di lajur pun diantisipasi dengan penempatan petugas di titik-titik rawan kepadatan,” ungkapnya.
Lisye mengimbau, pengguna jalan agar mempersiapkan kondisi diri serta kendaraan agar dalam keadaan prima. Hindari potensi kepadatan dengan mengatur kembali jadwal perjalanan di luar tanggal yang diprediksi menjadi puncak arus keluar dan masuk Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Januari 2026, 11:00 WIB
09 Januari 2026, 11:00 WIB
09 Januari 2026, 06:00 WIB
08 Januari 2026, 11:00 WIB
08 Januari 2026, 06:00 WIB
Terkini
11 Januari 2026, 19:34 WIB
Insentif bersifat stimulus dipercaya lebih efektif dibandingkan kebijakan yang cenderung bersifat disposable consumption
11 Januari 2026, 19:00 WIB
Denza siap membawa model baru lintas segmen untuk melengkapi line up-nya di Indonesia, diyakini Z9 dan D9L
11 Januari 2026, 17:00 WIB
Setelah melantai di Singapore Motor Show, Honda Super One kemungkinan besar segera mengaspal di Indonesia
11 Januari 2026, 15:00 WIB
Pabrikan mobil Cina berpotensi tumbuh signifikan hingga 2030 dan mengganggu dominasi Toyota dan VW di pasar global
11 Januari 2026, 13:00 WIB
Toyota terus menunjukan dominasinya, terutama dalam hal merek mobil terlaris usai mencatatkan 258.268 unit
11 Januari 2026, 09:00 WIB
Mobil bekas di bawah Rp 100 juta di awal 2026 bisa menjadi pilihan menarik untuk dijadikan andalan bermobilitas
11 Januari 2026, 07:00 WIB
Raffi Ahmad terpantau memiliki kendaraan baru di garasinya termasuk BAIC BJ40 Plus dan Toyota Starlet
10 Januari 2026, 17:00 WIB
Diskon Hyundai Creta tembus Rp 45 juta berlaku khusus unit lansiran 2025, tipe Prime jadi Rp 300 jutaan