Cara V-KOOL Indonesia Bertahan di Tengah Persaingan Ketat

V-KOOL Indonesia mengandalkan reputasinya selama puluhan tahun untuk bertahan di tengah persaingan ketat

Cara V-KOOL Indonesia Bertahan di Tengah Persaingan Ketat
Denny Basudewa

KatadataOTO – V-KOOL Indonesia sebagai pelopor kaca film premium di Tanah Air terus mempertahankan kualitasnya. Selama 30 tahun eksistensi di dalam negeri, mereka terus menegaskan komitmen terhadap konsumen.

Terlebih persaingan kaca film di Indonesia sendiri kian ketat. Banyaknya pendatang baru, memanaskan rivalitas.

Pada ajang GIIAS 2025 sendiri dikatakan banyak bermunculan brand anyar. Bahkan tidak hanya menawarkan kaca film, namun juga bersaing di produk PPF.

“Setiap bulan kayaknya kita lihat ada aja pertambahan (merek baru). Tadinya brand tersebut kita lihat sudah karam, tapi di GIIAS 2025 dia datang dengan berikut PPF,” ujar Linda Widjaja, Marketing Director PT V-KOOL Indo Lestari di ICE BSD (27/07).

V-KOOL
Photo : Istimewa

Menurut Linda, brand V-KOOL telah memiliki kredibilitas selama puluhan tahun. Sehingga menjadi jaminan bagi calon konsumen.

Atas dasar itulah, para pelanggan tidak perlu meragukan kualitas brand V-KOOL. Lalu jaringan diler juga telah tersebar di berbagai wilayah.

“Network kami di seluruh Indonesia itu dilernya sudah ada 88. Jadi sangat mudah ditemukan di mana-mana,” tutur Linda kemudian.

Lebih jauh image V-KOOL sebagai brand sudah dikenal banyak orang. Lalu diklaim juga sudah terdaftar di Nasdaq.

Pada ajang GIIAS 2025, V-KOOL memperkenalkan dua lini andalan dan menjadi sorotan utama. Pertama adalah Ultimate Solitaire Series, sebuah kaca film canggih berbekal teknologi XIR.

Penolakan panas dari produk dikatakan tertinggi di kelasnya. Teknologi di dalam produk mampu menghadirkan kenyamanan maksimal bagi pengendara.

Namun tanpa mengorbankan tampilan visual kendaraan.

Lalu produk terbaru lainnya adalah PPF (Paint Protection Film). Produk ini hadir sebagai solusi perlindungan cat mobil dari goresan dan cuaca ekstrem tanpa mengurangi estetika mobil.

V-KOOL
Photo : Istimewa

Dalam pameran otomotif tahunan GIIAS 2025, V-KOOL mengusung kampanye Own Your Drive. Berupa ajakan bagi para pemilik kendaraan, mengambil alih kendali penuh atas pengalaman berkendara.

Kampanye ini juga sebagai bentuk edukasi kepada konsumen tentang penting untuk menjadi orisinal. Lalu tampil percaya diri dan menjadikan mobil sebagai refleksi dari kepribadian sang pemilik kendaraan.

V-KOOL Indonesia menempati booth di Pre Function Hall 9. Adapun luasannya mencapai 104 meter persegi. Selama pameran tersedia potongan harga hingga 30 persen.


Terkini

mobil
BYD Mako PHEV

Wujud Pikap Double Cabin BYD Mako PHEV yang Debut Hari Ini

BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu

otosport
MotoGP Aragon 2026

Link Live Streaming MotoGP Aragon 2026: Tekad Martin Jadi Jawara

Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez

mobil
Jetour T2 Facelift

Jetour T2 Facelift Debut, Mulai Hilangkan Nuansa Offroad

Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender

mobil
Lynk & Co

Geely Recal 74 Ribu Mobil Lynk & Co di Cina, Ada Cacat di LiDAR

Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025

otosport
Ai Ogura

Ai Ogura Absen di MotoGP Aragon 2026, Alami Cedera Tangan

Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Weekend, Cek Jadwalnya

Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Jumat 28 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini

news
Ganjil Genap Jakarta

Sistem Ganjil Genap Jakarta Hari Jumat, 28 Agustus 2026

Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk