Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diklaim Turun
29 Maret 2026, 11:44 WIB
Kecelakaan di Tol Dalkot terjadi saat pihak kepolisian serta Jasa Marga sedang menerapkan contraflow di sana
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kecelakaan di Tol Dalkot (Dalam Kota) arah Cawang pada Jumat (13/12) pagi cukup menjadi perhatian publik. Sebab melibatkan enam kendaraan, salah satunya berada di jalur contraflow.
Menurut keterangan Jasa Marga, insiden tersebut bermula dari kendaraan niaga merek Mitsubishi L300 yang menyalip Honda Mobilio.
Kemudian karena kurang antisipasi, pemilik Mobilio melakukan rem mendadak. Lalu ditabrak dari belakang serta arah berlawanan, yakni contraflow.
“Ada tiga orang pengemudi kendaraan yang mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke RSU UKI untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” tulis Jasa Marga dalam keterangan resmi.
Jika dilihat, ini bukan kali pertama kecelakaan saat penerapan contraflow. Sebelumnya pada April 2024 atau ketika arus mudik Lebaran 2024 insiden serupa turut terjadi.
Saat itu Daihatsu Gran Max yang membawa pemudik melaju dari arah Jakarta menuju Cikampek menggunakan jalur contraflow. Namun kendaraan roda empat ini hendak menepi ke bahu jalan dan masuk ke jalur berlawanan.
Lalu sebuah bus dari Cikampek tak bisa menghindari Gran Max. Sehingga kecelakaan hebat tidak dapat dicegah, membuat mobil tersebut terbakar,
Akibatnya ada 12 orang yang menjadi korban dalam insiden itu. Membuat sejumlah orang buka suara mengenai penerapan contraflow di tol.
“Jalur contraflow itu alternatif mengatasi kemacetan, tetapi bahaya jika diterapkan di Indonesia, karena habit dan attitude pengendara rata-rata di bawah batas normal,” ujar Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) kepada KatadataOTO.
Lebih jauh Sony menuturkan bahwa memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi) saja belum tentu berkompeten membawa kendaraan di jalan raya.
Sebab masih banyak yang tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas dengan alasan kepentingan pribadi. Alhasil tak jarang sering menimbulkan kecelakaan.
Menurut dia mengemudi saat penerapan contraflow harus sangat berhati-hati. Wajib mengetahui etika maupun aturan berlaku.
Selanjutnya jangan sampai melanggar pembatas yang ada, sebab bakal berhadapan dengan kendaraan dari arah berlawanan.
“Kontrol emosi juga untuk tidak memaksakan diri injak pedal gas, tetap jaga jarak aman untuk mengantisipasi kondisi-kondisi bahaya,” lanjut dia.
Hal tersebut wajib dilakukan bagi para pemilik kendaraan roda empat. Sebab mereka kerap melanggar aturan dengan menerobos marka jalan.
“Mengenai pembatas sebenarnya sudah memenuhi syarat, baik itu safety cone atau apapun jika datang dari petugas harus ditaati,” Sony menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Maret 2026, 11:44 WIB
11 Maret 2026, 09:00 WIB
06 Maret 2026, 12:00 WIB
21 Februari 2026, 19:00 WIB
03 Februari 2026, 13:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru