BYD Respon Akbar Faisal, Prioritas Kepuasaan Pelanggan
12 April 2026, 18:27 WIB
Berkomitmen membantu turunkan emisi karbon, 10 persen armada taksi Bluebird akan pakai mobil listrik per 2030
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Masuk era elektrifikasi sejumlah perusahaan turut ambil bagian menurunkan emisi karbon salah satunya dengan penggunaan mobil listrik.
PT Bluebird Tbk belum lama ini melakukan peremajaan armada mobil listrik dengan BYD e6. Untuk diketahui model BEV (Battery Electric Vehicle) lain digunakan yakni Hyundai Ioniq 5 di Goldenbird dan Tesla Model X buat Silverbird.
Andrew Arristianto, Chief Strategy Officer PT Bluebird Tbk mengatakan saat ini armada taksi Bluebird yang memakai mobil listrik masih terbilang sedikit.
“Belum ada 10 persen. Tapi target kita per 2030, 10 persen dari armada kita adalah EV,” kata Andrew di sela acara PEVS 2024 belum lama ini.
Sebagai perbandingan jumlah total armada Bluebird saat ini adalah sekitar 20.000 unit mencakup seluruh grup Bluebird termasuk mobil rental, bus pariwisata sampai bus antar kota.
Ia menegaskan penggunaan kendaraan ramah lingkungan merupakan bagian dari program 50 by 30 yakni mengurangi 50 persen emisi di 2030.
Bicara model digunakan saat ini masih fokus pada Tesla Model X, Hyundai Ioniq 5, BYD T3 dan BYD e6 generasi terbaru.
Pengadaan BYD e6 sendiri masih terbatas di 25 unit karena masih harus melewati tahapan uji coba terlebih dulu.
“Terus kita juga pakai BYD T3 kalau tidak salah sekitar 50 unit. Ini bentuknya yang seperti minivan,” lanjut Andrew.
Seiring upaya mengurangi emisi Bluebird juga sudah menerapkan penggunaan armada BBG (Bahan Bakar Gas) ramah lingkungan yakni Compressed Natural Gas.
“Jumlah unit saat ini masih sekitar 3.000 lebih. Kalau kita bicara sustainablity itu juga cukup baik,” tegas dia.
Sekadar informasi BYD e6 yang diboyong Bluebird ke Tanah Air tidak dijual massal. Pembelian juga tidak dilakukan lewat BYD Motor Indonesia namun langsung ke prinsipal.
Hal tersebut sebelumnya dikonfirmasi oleh Luther Panjaitan, Head of Marketing BYD Motor Indonesia. Ia mengatakan peruntukkan BYD e6 adalah kebutuhan komersial.
“Dia sangat entry level sekali dan buat komersial saja, tertulis daya jelajah 480 km tapi bisa sampai 510 km. BYD (tipe) paling rendah pokoknya,” kata Luther.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 April 2026, 18:27 WIB
12 April 2026, 15:00 WIB
12 April 2026, 13:00 WIB
10 April 2026, 15:04 WIB
09 April 2026, 17:00 WIB
Terkini
12 April 2026, 18:27 WIB
BYD Indonesia menanggapi keluhan Akbar Faisal yang mengatakan mobil listrik miliknya mengalami masalah
12 April 2026, 15:00 WIB
Krisis energi dan kemungkinan kenaikan harga bensin jadi alasan Jaecoo enggan membawa J5 versi hybrid
12 April 2026, 13:00 WIB
Foton Indonesia berencana untuk melebarkan fokus pasar mereka, demi mendorong adopsi kendaraan listrik
12 April 2026, 11:00 WIB
Toyota Kijang Innova Diesel bekas lansiran 2023 ditawarkan dengan beragam paket untuk menarik pelanggan
12 April 2026, 09:00 WIB
Impor kendaraan niaga terkhusus truk, disebut Gaikindo sebagai biang kerok lesunya penjualan di Indonesia
12 April 2026, 07:00 WIB
Menurut data AISI, wholesales motor baru turun 23,6 persen di Maret 2026 dibandingkan satu bulan sebelumnya
11 April 2026, 21:57 WIB
Yadea OSta memiliki keunggulan fitur keselamatan dan jarak tempuh yang cukup jauh hingga 150 kilometer
11 April 2026, 17:28 WIB
Festival otomotif dan lifestyle Jaecoo Land digelar 11-12 April 2026 di One Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan