Yamaha Klaim Gear Ultima 125 Hybrid Bukan Produk Entry Level

Yamaha menyebut kalau Gear Ultima 125 Hybrid bukan menyasar segmen entry level setelah mendapat penyegaraan

Yamaha Klaim Gear Ultima 125 Hybrid Bukan Produk Entry Level

KatadataOTO – Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid baru saja diluncurkan. Sejumlah penyegaraan pun dihadirkan oleh pabrikan asal Jepang tersebut.

Mulai dari sisi penampilan, mesin sampai fitur yang diusung. Diklaim mampu memanjakan para pemiliknya.

Tak heran jika Yamaha mengklaim motor baru mereka sudah naik kelas. Tidak lagi menyasar segmen entry level.

“Yamaha Mio M3 itu model entry level kita. Nah Gear Ultima ini bukan (termasuk),” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community YIMM (Yamaha Indonesia Motor Manufacturing) di Bandung, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid
Photo : KatadataOTO

Ia menyebut kalau Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid lebih baik jika dibandingkan dengan produk lain di kelasnya. Terkhusus jika membahas fitur sampai spesifikasi.

Sehingga menurut Rifki, tidak tepat seandaikan motor matic Yamaha satu ini masih masuk ke dalam kategori entry level.

Lebih jauh Rifki percaya diri kehadiran Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid tidak menggerus pasar Mio M3, meskipun dipasarkan dengan banderol mulai Rp 19 jutaan.

Beda sekitar Rp 1 jutaan dengan sang saudara. Sebab Yamaha Mio M3 dipasarkan di angka Rp 18,3 jutaan saja.

“Kami yakin hasil riset kita, segmentasi yang kami berlakukan tidak akan saling makan,” Rifki menegaskan.

Sebagai informasi, Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid memang dibekali sejumlah fitur kekinian. Semisal SSS (Start Stop System), soket pengisian daya gawai pintar sampai answer back system.

Tak ketinggalan fitur andalan Yamaha, yakni Y-Connect. Memungkinkan pengendara terhubung dengan Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid melalui perangkat ponsel.

Jadi Anda dapat memantau kondisi kendaraan secara realtime. Menambah rasa nyaman dan aman selama perjalanan.

Selain itu masih ada sistem penerangan LED pada lampu depan. Lalu disematkan panel meter full TFT digital.

Sementara pada bagian jantung mekanis, Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid mengusung mesin mesin BlueCore Hybrid berkapasitas 125 cc berpendingin cairan.

Spesifikasi Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid, Banyak Fitur Kekinian
Photo : KatadataOTO

Di atas kertas, diklaim bisa memberikan tenaga maksimal 8.3 hp pada 6.500 rpm. Lalu torsi puncak hingga 10.6 Nm di 4.500 rpm.

Patut diketahui, motor tersebut diniagakan dalam dua varian, yakni Hybrid S dengan pilihan warna Dark Grey juga Silver.

Kedua ada tipe Hybrid standar dilengkapi sejumlah opsi kelir. Misal Dull Blue, Sand, Black maupun Silver.


Terkini

mobil
VinFast Limo Green

VinFast Pede Jual Mobil Listrik Tanpa Insentif Pemerintah

Vinfast menilai mobil listrik yang sudah diproduksi di Subang memiliki harga yang kompetitif di pasar EV

mobil
VinFast Limo Green

VinFast Masih Andalkan Segmen Fleet Buat Dorong Penjualan di 2026

Segmen fleet masih menjadi andalan VinFast dalam mengembangkan kendaraan listrik mereka di Indonesia

mobil
VinFast MPV 7

VinFast Prediksi Ada Perlambatan Pertumbuhan Pasar EV

Dengan tidak adanya insentif, Vinfast memprediksi pertumbuhan pasar EV bakal mengalami perlambatan dari tahun lalu

mobil
Suzuki e Vitara

Melihat Lebih Dekat Suzuki e Vitara di IIMS 2026

Detail eksterior Suzuki e Vitara jadi satu karakter yang mau ditonjolkan sebagai daya tarik, simak ulasannya

motor
Motor matic 150 cc

Harga Motor Matic 150 cc di Februari 2026, Stabil Jelang Ramadan

Beberapa motor matic 150 cc seperti Vario, Nmax Neo sampai Vespa Sprint terpantau tidak mengalami kenaikan

motor
Motor Listrik Honda

Diskon Motor Listrik Honda di IIMS 2026, Ada Bonusnya Juga

Seorang tenaga penjual mengungkapkan, diskon motor listrik Honda CUV e: di IIMS 2026 sampai Rp 24 juta

mobil
Mitsubishi

Persaingan Ketat, Mitsubishi Tak Minat Ikut Perang Harga Mobil

Mitsubishi memilih untuk fokus pada pengembangan produk dan layanan konsumen ketimbang ikut perang harga

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 11 Februari 2026, Siapkan Rute Alternatif

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada 11 Februari 2026 sehingga masyarakat harus siapkan rute alternatif