Permintaan Motor Honda Diprediksi Naik 15 Persen Jelang Lebaran
16 Maret 2026, 19:00 WIB
Berdasarkan data AISI di laman resmi mereka, wholesales motor baru setelah Lebaran 2025 mengalami penurunan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Wholesales motor baru di Indonesia menunjukan kinerja kurang memuaskan. Terutama pada Maret atau setelah Lebaran 2025.
Menurut data di laman resmi AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia), pasar kendaraan roda dua anyar pada bulan lalu menurun.
Pada maret 2025 untuk pasar domestik hanya mencatatkan 541.684 motor yang terkirim dari pabrik ke diler alias wholesales.
Jumlah tersebut terkoreksi sebesar 6,8 persen bila dibandingkan dengan Februari 2025. Sebab satu bulan sebelumnya berhasil mencapai 581.277 kendaraan.
Sementara bila dibandingkan dengan Maret 2024 atau YoY (Year on Year), wholesales motor baru bulan lalu juga turun sekitar 7,2 persen.
Sekadar informasi, pada periode yang sama tahun lalu pasar kendaraan roda dua berada di level 583.747 unit.
Bila ditotal, maka wholesales motor baru sepanjang tiga bulan pertama 2025 berhasil mencatatkan 1.683.262 unit.
Di sisi lain hasil berbeda justru ditunjukan untuk pasar ekspor. Pada Maret 2025 menyentuh angka 49.998 unit sekaligus menjadi yang tertinggi tahun ini.
Secara perolehan terdapat peningkatan mencapai 13,8 persen. Sebab di Februari 2025 hanya membukukan 43.899 unit.
Jika dihitung menyeluruh, maka wholesales motor baru buat pasar ekspor sejak Januari sampai Maret 2025 sukses meraih 134.775 unit.
Sekadar mengingatkan penjualan motor baru sempat diprediksi akan meningkat bulan lalu. Sebab terdapat momentum Lebaran 2025.
AISI menilai kalau banyak masyarakat yang bakal mengeluarkan uangnya untuk membelanjakan kendaraan roda dua anyar saat hari raya umat muslim tersebut.
“Biasanya kenaikan dua minggu sebelum dan sesudah lebaran,” buka Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Sigit menjelaskan bahwa fenomena ini membawa berkah bagi industri kendaraan roda dua. Pasalnya penjualan motor baru bisa meroket di hari raya.
AISI sendiri hingga saat ini masih belum membuka data penjualan retail sepeda motor baru di Tanah Air. Mereka hanya merilis data penjualan dari pabrik ke diler alias Wholesales.
Bahkan jumlah didapat terbilang cukup besar. Menjadi angin segar bagi para pabrikan saat kondisi ekonomi yang belum stabil.
“Tahun-tahun sebelumnya (peningkatan penjualan motor Baru) sekitar lima sampai tujuh persen,” Sigit melanjutkan.
Namun prediksi AISI sepertinya sedikit meleset. Karena wholesales motor baru melorot pada bulan ketiga 2025.
|
Bulan |
2024 |
2025 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Bulan |
2024 |
2025 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Maret 2026, 19:00 WIB
09 Maret 2026, 17:00 WIB
05 Maret 2026, 12:00 WIB
26 Februari 2026, 08:00 WIB
26 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
28 Maret 2026, 13:00 WIB
Geely berhasil mencatat angka penjualan yang tinggi di awal 2026 berkat kedua modelnya yaitu EX5 dan EX2
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini
28 Maret 2026, 07:33 WIB
Pada akhir Maret 2026 beberapa harga motor bebek cukup stabil, hanya TVS yang melakukan penyesuaian banderol
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Nio Firefly akan mengisi kelas yang sama dengan salah satu calon mobil listrik baru di RI, Honda Super One
27 Maret 2026, 17:53 WIB
Marc Marquez memiliki peluang besar dan modal penting dalam menjalani MotoGP Amerika 2026 di akhir pekan
27 Maret 2026, 15:00 WIB
2,3 juta kendaraan diklaim sudah kembali ke Ibu Kota dan jumlahnya akan terus meningkat jelang akhir pekan
27 Maret 2026, 11:00 WIB
One way lokal di tol Trans Jawa mulai dilaksanakan guna kurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak pagi
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Permintaan fleet untuk kendaraan niaga jadi salah satu faktor pendorong penjualan mobil di Februari 2026