Vietnam Bakal Larang Motor Bensin, Honda Buka Suara

Berpeluang diikuti negara lain, ini kata Honda soal larangan motor bensin yang diwacanakan pemerintah Vietnam

Vietnam Bakal Larang Motor Bensin, Honda Buka Suara
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Di era elektrifikasi, banyak negara berupaya menurunkan emisi gas karbon melalui berbagai kebijakan transportasi.

Terbarunya Vietnam menjadi sorotan. Sebab pemerintahnya berencana melarang penggunaan sepeda motor berbahan bakar bensin di Hanoi.

Padahal di Vietnam, produsen motor seperti Honda mendominasi pasar senilai 4,6 miliar USD atau sekitar Rp 76,3 triliun.

Larangan tersebut harapannya menjadi salah satu usaha pemerintah untuk mengendalikan polusi udara.

New Honda ADV 160
Photo : KatadataOTO

Bukan tidak mungkin kebijakan serupa diadopsi oleh negara-negara tetangga termasuk Indonesia.

Merespons hal tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai salah satu manufaktur di dalam negeri turut buka suara.

“Ya itu perlu dipertimbangkan, dilihat lagi berbagai aspek kalau misalkan itu diimplementasikan di Indonesia,” kata Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication PT AHM saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.

Sama seperti di Indonesia, motor merupakan moda transportasi yang banyak digunakan dan paling efisien di Vietnam.

Sehingga jika larangan motor bensin diterapkan, dampaknya diyakini akan masif.

Namun pihak PT AHM meyakini pemerintah bakal menerapkan kebijakan sesuai kondisi saat ini dan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat.

“Saya kira setiap kebijakan itu harus diawali dengan diskusi atau mendengar suara dan keinginan masyarakat,” tegas dia.

Guna mendukung komitmen pemerintah dalam menekan emisi, Honda juga telah menyiapkan sejumlah model motor listrik buat konsumen.

Motor listrik pertama Honda di Indonesia adalah EM1 e:, hadir dalam dua varian dengan banderol di kisaran Rp 40 jutaan on the road Jakarta.

Setelah itu ada Icon e:, harganya lebih rendah yakni Rp 28 jutaan. Pilihan lainnya adalah CUV e: yang merupakan motor listrik termahal Honda di angka Rp 54,4 jutaan.

Honda Masih Tunggu Kelanjutan Insentif Motor Listrik di RI
Photo : KatadataOTO

Keempat produk motor listrik yang dipasarkan itu sudah dirakit lokal di Indonesia.

Masing-masing juga diklaim telah memenuhi kriteria Tingkat Komponen Dalam Negeri seperti yang diwajibkan pemerintah yaitu minimal 40 persen.

Penjualan motor listrik Honda masih dilakukan paralel dengan model-model bermesin konvensional.


Terkini

motor
Honda Ryden 160

Nama Honda Ryden 160 Didaftarkan di Indonesia, Ini Kata AHM

AHM menjelaskan kalau mereka belum memutuskan bagaimana masa depan paten Honda Ryden 160 yang mereka daftarkan

otosport
Bos Ducati Komentari Bagnaia di MotoGP Austria 2025: Mengecewakan

Francesco Bagnaia Lebih Pilih Aprilia Usai Tinggalkan Ducati

Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Termasuk 28 Gerbang Tol

Ganjil Genap Jakarta kembali diberlakukan hari ini untuk bisa mengurai kemacetan terutama pada jam sibuk

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Jadwal SIM Keliling Jakarta Jelang Akhir Pekan 26 Juni 2026

Jangan sampai terlewat, SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa lima lokasi sebelum akhir pekan

news
SIM Keliling Bandung

Kepolisian Hadirkan SIM Keliling Bandung di 2 Tempat Berbeda

SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan melayani para pengendara motor maupun mobil sebelum akhir pekan

news
Tianneng

Tianneng Resmikan Pangkalan Pangkalan Produksi Strategis di Jawa Timur

Grup Tianneng meresmikan basis produksi yang berlokasi di Surabaya, fokus pada baterai kendaraan listrik

mobil
Lepas

Lepas Siapkan Portofolio EV buat Pasar Indonesia

Setelah E4 EV, Lepas masih punya rencana untuk memperkenalkan produk mobil listrik lain untuk pasar RI

mobil
BMW Seri M

Harga Tiga Mobil Baru BMW, Goda Penggemar Seri M

Tiga model mobil baru dari BMW resmi diluncurkan hari ini, ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 1 miliar