Honda ADV 160 Terbaru Resmi Meluncur, Aman Pakai Etanol
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Berpeluang diikuti negara lain, ini kata Honda soal larangan motor bensin yang diwacanakan pemerintah Vietnam
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Di era elektrifikasi, banyak negara berupaya menurunkan emisi gas karbon melalui berbagai kebijakan transportasi.
Terbarunya Vietnam menjadi sorotan. Sebab pemerintahnya berencana melarang penggunaan sepeda motor berbahan bakar bensin di Hanoi.
Padahal di Vietnam, produsen motor seperti Honda mendominasi pasar senilai 4,6 miliar USD atau sekitar Rp 76,3 triliun.
Larangan tersebut harapannya menjadi salah satu usaha pemerintah untuk mengendalikan polusi udara.
Bukan tidak mungkin kebijakan serupa diadopsi oleh negara-negara tetangga termasuk Indonesia.
Merespons hal tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai salah satu manufaktur di dalam negeri turut buka suara.
“Ya itu perlu dipertimbangkan, dilihat lagi berbagai aspek kalau misalkan itu diimplementasikan di Indonesia,” kata Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication PT AHM saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.
Sama seperti di Indonesia, motor merupakan moda transportasi yang banyak digunakan dan paling efisien di Vietnam.
Sehingga jika larangan motor bensin diterapkan, dampaknya diyakini akan masif.
Namun pihak PT AHM meyakini pemerintah bakal menerapkan kebijakan sesuai kondisi saat ini dan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat.
“Saya kira setiap kebijakan itu harus diawali dengan diskusi atau mendengar suara dan keinginan masyarakat,” tegas dia.
Guna mendukung komitmen pemerintah dalam menekan emisi, Honda juga telah menyiapkan sejumlah model motor listrik buat konsumen.
Motor listrik pertama Honda di Indonesia adalah EM1 e:, hadir dalam dua varian dengan banderol di kisaran Rp 40 jutaan on the road Jakarta.
Setelah itu ada Icon e:, harganya lebih rendah yakni Rp 28 jutaan. Pilihan lainnya adalah CUV e: yang merupakan motor listrik termahal Honda di angka Rp 54,4 jutaan.
Keempat produk motor listrik yang dipasarkan itu sudah dirakit lokal di Indonesia.
Masing-masing juga diklaim telah memenuhi kriteria Tingkat Komponen Dalam Negeri seperti yang diwajibkan pemerintah yaitu minimal 40 persen.
Penjualan motor listrik Honda masih dilakukan paralel dengan model-model bermesin konvensional.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
20 Agustus 2026, 10:28 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
Terkini
29 Agustus 2026, 18:01 WIB
Memiliki motor bebek bisa jadi salah satu opsi terbaik bulan ini, sebab ada banyak produk yang bisa dipilih
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini