Isi Garasi Aura Kasih, Ada Vespa GTS 150 Kuning
27 Desember 2025, 17:00 WIB
Vespa Batik edisi 1002 akan menjadi pemandangan berbeda saat mengunjungi museum batik Indonesia di TMII
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – PT Piaggio Indonesia (PID) menampilkan Vespa Batik yang sebentar lagi akan di setop produksi di dalam museum. Menjadi menarik karena kehadirannya di Museum Batik Indonesia, TMII (Taman Mini Indonesia Indah).
PID mengatakan bahwa Batik merupakan bagian penting warisan budaya Indonesia. Oleh karena itu dalam menyambut peresmian pabrik pertama Piaggio Group di Indonesia, lahir Vespa Batik.
Vespa Batik merupakan model pertama yang diproduksi di pabrik Piaggio Group di Kawasan Cikarang. Sekadar informasi Vespa Batik menggunakan basis LX 125 dan diberikan beberapa sentuhan.
“Kehadiran di Museum Batik Indonesia menegaskan kembali dedikasi kami dalam mengapresiasi Batik sebagai salah satu warisan budaya Tanah Air,” kata Marco Noto La Diega, Managing Director and Country CEO PID dalam siaran persnya (21/03).
Ia juga mengucapkan kebanggaan bisa menghadirkan Vespa Batik dengan nomor seri 1002 di sana. Adapun angka tersebut memiliki makna khusus yakni bersamaan diperingatinya hari Batik pada setiap 2 Oktober.
Vespa Batik memadukan karya seni legendaris dan era modern akan menjadi daya tarik tersendiri di museum.
Vespa Batik mengadaptasi pola tradisional 'Tambal Jagad' sebagai motif utama yang tersemat di bodi kendaraan dan aksesori seperti helm dan topbox. Pola utama menggambarkan kolase dari tujuh motif batik, yaitu Perisai (Kalimantan), Megamendung (Jawa Barat), Ayam Kasuari (Papua), Sokowani (Sumatera), Tenun Ikat Menjangan (Nusa Tenggara), Kawung (Jawa Tengah), dan Poleng (Bali).
Museum Batik sendiri baru selesai dibangun pada 2018. Saat ini fasilitas tersebut berada di bawah Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Bentuk bangunan Museum Batik sendiri tidak biasa karena dibangun secara arsitektural yang menyerupai lipatan kain. Pada bagian depan gedung dibuat tidak biasa karena adanya motif batik Kawung.
Vespa Batik pertama kalinya diluncurkan pada akhir 2022 dan sudah harus berakhir pada Oktober 2024. Selama dua tahun kurang perjalanan di Tanah Air, produksi terakhir Vespa Batik hanya sebanyak 1.920 unit saja.
Artinya secara tidak langsung penjualan unit tersebut hanya mencapai 80-an per bulan. Nominal tersebut tentu tidak menguntungkan dalam skala produksi pabrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Desember 2025, 17:00 WIB
10 Desember 2025, 18:00 WIB
09 Oktober 2025, 08:00 WIB
07 Oktober 2025, 20:49 WIB
10 September 2025, 09:00 WIB
Terkini
14 Januari 2026, 19:00 WIB
Diskon Suzuki Fronx dari tenaga penjual bisa dimanfaatkan siapa saja dan untuk pembelian kredit serta tunai
14 Januari 2026, 17:00 WIB
Ada dua warna baru Yamaha Xmax yang mampu memancarkan kesan sporti serta elegan ketika digunakan di jalan
14 Januari 2026, 16:12 WIB
Produk hasil kolaborasi dengan Changan, SUV Mazda CX-6e resmi dihadirkan ke pasar global mulai tahun ini
14 Januari 2026, 15:00 WIB
Peta persaingan otomotif di RI berubah sejak kehadiran mobil Cina, catatkan pertumbuhan pesat sejak 2023
14 Januari 2026, 14:00 WIB
Tidak ada merek asal Korea Selatan Hyundai dalam 20 mobil listrik terlaris di Indonesia pada tahun ini
14 Januari 2026, 13:00 WIB
Insentif otomotif untuk 2026 masih abu-abu, namun ada sejumlah alternatif lain seperti kepastian regulasi
14 Januari 2026, 12:00 WIB
Penjualan truk 2025 di Indonesia turun signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu sehingga perlu dapat perhatian
14 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil pikap di 2025 tumbuh berkat pemintaan di semester kedua yang terus mengalami peningkatan