Vespa Rilis Tiga Model Edisi Khusus Secara Terbatas
27 Mei 2026, 20:02 WIB
Vespa Batik edisi 1002 akan menjadi pemandangan berbeda saat mengunjungi museum batik Indonesia di TMII
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – PT Piaggio Indonesia (PID) menampilkan Vespa Batik yang sebentar lagi akan di setop produksi di dalam museum. Menjadi menarik karena kehadirannya di Museum Batik Indonesia, TMII (Taman Mini Indonesia Indah).
PID mengatakan bahwa Batik merupakan bagian penting warisan budaya Indonesia. Oleh karena itu dalam menyambut peresmian pabrik pertama Piaggio Group di Indonesia, lahir Vespa Batik.
Vespa Batik merupakan model pertama yang diproduksi di pabrik Piaggio Group di Kawasan Cikarang. Sekadar informasi Vespa Batik menggunakan basis LX 125 dan diberikan beberapa sentuhan.
“Kehadiran di Museum Batik Indonesia menegaskan kembali dedikasi kami dalam mengapresiasi Batik sebagai salah satu warisan budaya Tanah Air,” kata Marco Noto La Diega, Managing Director and Country CEO PID dalam siaran persnya (21/03).
Ia juga mengucapkan kebanggaan bisa menghadirkan Vespa Batik dengan nomor seri 1002 di sana. Adapun angka tersebut memiliki makna khusus yakni bersamaan diperingatinya hari Batik pada setiap 2 Oktober.
Vespa Batik memadukan karya seni legendaris dan era modern akan menjadi daya tarik tersendiri di museum.
Vespa Batik mengadaptasi pola tradisional 'Tambal Jagad' sebagai motif utama yang tersemat di bodi kendaraan dan aksesori seperti helm dan topbox. Pola utama menggambarkan kolase dari tujuh motif batik, yaitu Perisai (Kalimantan), Megamendung (Jawa Barat), Ayam Kasuari (Papua), Sokowani (Sumatera), Tenun Ikat Menjangan (Nusa Tenggara), Kawung (Jawa Tengah), dan Poleng (Bali).
Museum Batik sendiri baru selesai dibangun pada 2018. Saat ini fasilitas tersebut berada di bawah Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Bentuk bangunan Museum Batik sendiri tidak biasa karena dibangun secara arsitektural yang menyerupai lipatan kain. Pada bagian depan gedung dibuat tidak biasa karena adanya motif batik Kawung.
Vespa Batik pertama kalinya diluncurkan pada akhir 2022 dan sudah harus berakhir pada Oktober 2024. Selama dua tahun kurang perjalanan di Tanah Air, produksi terakhir Vespa Batik hanya sebanyak 1.920 unit saja.
Artinya secara tidak langsung penjualan unit tersebut hanya mencapai 80-an per bulan. Nominal tersebut tentu tidak menguntungkan dalam skala produksi pabrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Mei 2026, 20:02 WIB
19 Maret 2026, 15:00 WIB
18 Maret 2026, 11:00 WIB
17 Maret 2026, 15:50 WIB
18 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkini
02 Juli 2026, 09:00 WIB
Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima
02 Juli 2026, 07:01 WIB
Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan
02 Juli 2026, 06:20 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan
02 Juli 2026, 06:02 WIB
SIM keliling Bandung bisa jadi opsi bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara dengan mudah
02 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan SIM yang mudah untuk warga Jakarta, simak lokasinya
01 Juli 2026, 21:33 WIB
Rofbell Ardante Sahroni mendapat apresiasi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) atas prestasinya di ajang Drift
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini