Jadwal MotoGP Brasil 2026: Tantangan Balap di Sirkuit Baru
18 Maret 2026, 19:07 WIB
Tidak terkenal seperti saudaranya, ada versi balap motor dari gim balap mobil PlayStation Gran Turismo
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Gran Turismo bisa dibilang salah satu permainan PlayStation paling dikenal di kalangan penyuka mobil balap. Namun ternyata tidak banyak yang tahun bahwa ada versi motor dari game tersebut.
Untuk diketahui Gran Turismo sendiri pertama kali hadir pada 1997 dan meraih kesuksesan, sampai kemudian hadir lagi dalam delapan versi atau alternatif lain.
Polyphony Digital, developer permainan tersebut kemudian hadirkan Gran Turismo buat penggemar sepeda motor diberi nama Tourist Trophy. Meluncur di 4 April 2006, game itu mengadopsi beberapa ciri khas dari sang pendahulu.
Misal ada trek klasik Apricot Hill, Trial Mountain, Circuit de Valencia sampai Fuji Speedway. Menariknya lagi Tourist Trophy menawarkan grafis terbilang bagus pada masa itu, tidak kalah bagus dari Gran Turismo.
Riding simulator tersebut menyuguhkan lebih dari 100 pilihan motor menarik buat dicoba pemain. Mulai dari Kawasaki, Honda, Ducati sampai BMW Motorrad.
Identitas Polyphony Digital terlihat dari desain grafis trek sampai motor balap. Secara keseluruhan memiliki menu dan opsi sama seperti Gran Turismo.
Tampilan sudah modern, apalagi jika dibandingkan di 2006 belum banyak permainan dengan grafis kualitas tinggi.
Sayangnya pihak developer disebut tidak tertarik untuk mengembangkan lebih lanjut dan cuma fokus pada permainan untuk balap mobil setelah 2006.
Kazunori Yamauchi, Game Designer sekaligus pembalap asal Jepang merupakan salah seorang programmer yang ikut ambil bagian mengembangkan Tourist Trophy.
Mengingat alternatif dari Gran Turismo itu berhasil memancing respon bagus di kalangan penggemar.
Kepada Game Watch Impress, ia pernah mengungkapkan memang ada kemungkinan buat membuat lagi Tourist Trophy dengan teknologi modern, namun prosesnya akan sangat sulit.
Menurut Kazunori, penyeimbangan antara kualitas grafis serta sensitivitas simulator sepeda motor ketika dimanikan simulator jadi tantangan berat.
“Dibandingkan dengan (mengemudikan mobil), Anda akan menggerakan tubuh Anda secara berlebihan. Bakal sulit kalau kita tidak mengembangkan pengontrol yang bisa melakukan hal itu secara alami,” ungkap Kazunori, dikutip Rabu (3/1).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Maret 2026, 19:07 WIB
05 Maret 2026, 16:00 WIB
26 Februari 2026, 10:39 WIB
25 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 19:00 WIB
Terkini
19 Maret 2026, 15:00 WIB
Harga motor matic 150 cc tidak mengalami kenaikan, cocok bagi Anda yang ingin memanfaatkan THR setelah Lebaran.
19 Maret 2026, 13:17 WIB
Jalur fungsional Tol Japek II Selatan resmi dibuka untuk masyarakat yang ingin berpergian ke Jabodetabek
19 Maret 2026, 11:34 WIB
Ramaikan opsi SUV listrik di segmen premium, BMW iX3 bakal manfaatkan gelaran GIIAS 2026 untuk debut
19 Maret 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil pikap pada Februari 2026 berhasil mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibanding bulan sebelumnya
18 Maret 2026, 21:45 WIB
Mobil Lubricants berupaya mendekatkan diri dengan para mekanik dan bengkel rekanan melalui program mudik
18 Maret 2026, 19:07 WIB
Para rider seperti Marc Marquez dan Acosta memiliki peluang yang sama jadi pemenang di MotoGP Brasil 2026
18 Maret 2026, 11:00 WIB
Setelah merakit LX 125 i-Get yang kini digantikan LX 150, Piaggio berencana rakit model lain Vespa di RI
18 Maret 2026, 09:01 WIB
1,1 juta kendaraan telah meninggalkan Jakarta pada musim mudik Lebaran 2026 dan jumlah itu akan terus bertambah