TKDN Mobil Listrik Perlu Ditingkatkan, Komponen Lokal Jadi Kunci
29 September 2026, 14:39 WIB
Subsidi motor listrik dikabarkan sudah semakin dekat untuk dikuncurkan oleh pemerintah ungkap Wamenperin
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah kembali memberikan harapan baru untuk pemberian subsidi motor listrik buat periode 2025. Dikabarkan bantuan satu ini bakal segera dikucurkan.
Akan tetapi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) masih belum menemukan bentuk yang pas buat subsidi motor listrik.
“Ada (usulan) seperti yang sebelumnya, kemudian satu lagi seperti Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP),” ungkap Faisol Riza, Wakil Menteri Perindustrian di Antara, Rabu (02/06).
Faisol menjelaskan bahwa mereka masih memerlukan diskusi lebih lanjut bersama kementerian terkait. Terutama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Sehingga mereka bisa mengucurkan subsidi motor listrik segera kepada masyarakat di dalam negeri.
“Tapi rupanya teman-teman pelaku (produsen) ingin seperti yang tahun terdahulu (subsidi Rp 7 juta per unit),” lanjut dia.
Kemudian Faisol juga mengungkapkan bahwa peluncuran subsidi motor listrik bisa terealisasi pada bulan depan atau Agustus 2025.
Hal itu dapat terlaksana setelah Kemenperin melakukan diskusi lain bersama kementerian maupun lembaga terkait.
“Kita minta dipercepat, rapat terakhir karena masih fokus untuk musim liburan ini. Pak Menko (Airlangga Hartarto) akan menjadwalkan (rapat mendatang) setelah musim liburan ini, kemungkinan di bulan Agustus,” Faisol menambahkan.
Sebelumnya Faisol juga mengatakan kalau Sri Mulyani, Menteri Keuangan (Menkeu) sudah menyetujui anggaran subsidi motor listrik buat tahun ini hanya Rp 250 miliar.
Bila dilihat dengan lebih detail, jumlah di atas mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Di 2023 pemerintah menyiapkan dana Rp 1,75 triliun untuk 200 ribu motor listrik baru dan 50 ribu motor listrik konversi.
Lalu meningkat pada 2024 menjadi Rp 5,25 triliun untuk 600 ribu motor listrik baru serta 150 ribu kendaraan roda dua konversi.
Namun fakta di lapangan yang terealisasikan hanya Rp 350 miliar dengan kuota tersedia hanya 50 ribu unit kendaraan roda dua setrum.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 September 2026, 14:39 WIB
25 September 2026, 19:00 WIB
24 September 2026, 21:22 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan