Recall Yamaha XMax dan R25, Intip Komponen yang Bermasalah

Harus mendapatkan perbaikan, recall Yamaha XMax dan R25 terjadi di Malaysia dan berlangsung pada pertengahan Maret 2022

Recall Yamaha XMax dan R25, Intip Komponen yang Bermasalah

TRENOTO – Hong Leong Yamaha Motor Sdn. Bhd. secara resmi mengumumkan recall Yamaha XMax dan R25 di Malaysia. Pengumuman tersebut terpampang jelas di website resmi pabrikan sejak Kamis (10/3/2022).

Dalam pemberitahuan, pabrikan motor asal Jepang ini menyebut adanya penggantian reflector assy. Meski tak menjelaskan secara detail masalah yang terjadi, perbaikan akan dijalankan secara bertahap.

Mencegah terjadinya antrian panjang, Hong Leong Yamaha Motor Sdn. Bhd. akan membagi jadwal perbaikan sesuai wilayah masing-masing konsumen.

"Kepada semua pemilik dan pengguna YZF-R25 & Xmax yang terhormat, Hong Leong Yamaha Motor Sdn. Bhd. akan melaksanakan program penggantian reflektor assy. Kegiatan ini akan dilakukan per daerah secara bertahap," tulis pengumuman tersebut.

Secara detail, pabrikan berlambang garpu tala ini menjelaskan, kendaraan yang terkena dampak recall adalah Yamaha R25 dengan nomor rangka PMYRG1510K0015641 hingga 0016160 serta PMYRG1520K0000101 sampai 0003246.

Khusus motor sport full fairing ini, terdapat 3.664 unit kendaraan yang harus mengganti komponen.

Photo : HongLeong Yamaha Motor

Lebih sedikit, Yamaha Xmax yang harus diperbaiki adalah unit dengan rangka PMYSG4010K0001367 sampai 0003926. Secara jumlah, terdapat 2.557 unit skuter matik bertubuh bongsor yang akan diperbaiki.

"Kami akan mengirimkan pemberitahuan individu kepada pemilik unit yang terkena dampak mulai pertengahan Maret 2022 dan seterusnya," tertulis dalam pengumuman.

Seluruh pemilik kendaraan yang mendapatkan informasi bisa langsung menghubungi diler resmi Yamaha terdekat untuk membuat janji. Apabila terdapat pertanyaan, konsumen Yamaha juga bisa mengajukannya melalui kontak resmi pada website atau aplikasi ponsel pintar.

"Sementara itu, tetaplah mengendarai dan merawat sepeda motor Anda sesuai dengan petunjuk yang tertera di buku panduan pemilik," tutup pengumuman tersebut.

Sebagai informasi, Yamaha XMax di Malaysia menggunakan mesin Blue Core 250 cc berpendingin cairan 4-tak SOHC. Dengan 4-katup injeksi bahan bakar, motor ini mampu menyemburkan tenaga hingga 22.5 hp pada 7.000 rpm dan torsi 24.3 Nm di 5.500 RPM.

Sedangkan Yamaha R25 menggunakan mesin berkapasitas 249 cc 4-tak DOHC yang mampu menghasilkan tenaga hingga 35.5 hp pada 12.000 rpm dan torsi tertinggi 22.6 Nm di 10.000 rpm.

Sampai berita ini diturunkan belum ada kasus seperti di atas terjadi pada Yamaha R25 dan XMax yang dijual di Indonesia.


Terkini

news
Motul

Ramaikan IIMS 2026, Motul Hadirkan Sejumlah Inovasi

Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air

mobil
Denza D9

Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9

Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain

mobil
BYD

Ulas Platform EV BYD, Rahasia Performa Gahar Denza dan Yangwang

Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional

news
IIMS 2026

Daftar Mobil dan Motor Favorit di IIMS 2026, Atto 1 sampai Aerox

Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026

mobil
IIMS

IIMS 2027 Digelar Pasca Lebaran, Begini Alasannya

Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran

mobil
DFSK

Tak Tunggu Pemerintah, DFSK Beri Insentif Buat Seluruh Modelnya

DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air

mobil
Jetour T2

Harga Khusus Jetour T2 di IIMS 2026, Hanya Sampai Hari Ini

Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan

news
IIMS 2026

IIMS 2026 Resmi Ditutup, Tahun Depan Digelar Setelah Lebaran

Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026