Jaecoo Indonesia Minta Maaf Akibat Lamanya Pengiriman Kendaraan
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
Intellias sebuah perusahaan berbasis di Ukraina mengembangkan teknologi terkini untuk Ojol (Ojek Online)
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Sebuah perusahaan asal Ukraina yang tengah melawan invasi Rusia mengembangkan teknologi terkini. Inovasinya bisa membantu pengendara sepeda motor tetap seimbang pada kecepatan rendah.
Kendaraan roda dua memang identik dengan keseimbangan. Untuk pemula mengendalikan pada kecepatan rendah terbilang sulit mengatur hal tersebut.
Risikonya apabila kehilangan keseimbangan bisa berbahaya bagi pengendara maupun orang di sekitarnya. Paling sederhana menyebabkan malu karena terjatuh konyol.
Umumnya berkendara dengan kecepatan di bawah 80 km/jam dituntut teknik khusus. Atas dasar inilah yang menjadi dasar diciptakannya ide tersebut di atas.
Adalah Intellias, perusahaan berbasis di Ukraina yang mencetuskan ide pengembangan teknologi terkini untuk ojol. Mereka menciptakan inovasi agar pengguna kuda besi tidak terjatuh saat kecepatan rendah atau istilahnya self balance.
Disitat dari Visordown bahwa Intellias belum memberikan nama untuk produk buatannya. Namun disebutkan ciptaannya bisa berfungsi saat kendaraan melaju di bawah 20 km/jam.
Adapun mereka menghadirkan kemudahan ini untuk para pengguna motor harian atau biasa disebut komuter. Selain itu juga bisa digunakan dalam perjalanan jarak jauh.
Pada laman resminya dijelaskan fokusnya adalah untuk para kurir dan ojol (ojek online). Ini tentunya bisa memudahkan pengemudi dalam mencari alamat misalnya.
Seperti disebutkan sebelumnya sebagian besar target penggunanya adalah pemula yang belum terlalu piawai. Intellias sendiri merupakan pihak ketiga dalam menghadirkan teknologi tersebut.
Sehingga konsumen yang menginginkannya harus melakukan pemasangan dan berisiko kehilangan garansi. Sebab perangkatnya sudah pasti berkaitan dengan sistem kelistrikan kendaraan.
Karena dari sisi pabrikan diketahui Honda tengah mengembangkan sistem serupa. Meskipun hingga sekarang proyek manufaktur asal Jepang itu masih belum tersedia di pasaran.
“Pangsa pasar perangkat lunak (software) terus meningkat belakangan ini, tidak hanya mobil namun sepeda motor. Untuk produsen dan pemasok, fokus utamanya adalah memberikan keandalan, solusi independensi hardware dan nilai tambah pelanggan,” kata Oleksandr Odukha, Vice President of Automotive Delivery Intellias.
Lebih lanjut dikatakan bahwa Intellias memiliki pengalaman bertahun-tahun dan mengandalkan proses pengembangan perangkat lunak yang kuat.
Adapula ditegaskan jika motor lebih seimbang maka lalu lintas lebih aman dan bisa melindungi pengguna jalan lain.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
Terkini
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026
24 Januari 2026, 11:17 WIB
Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe
24 Januari 2026, 09:00 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai
24 Januari 2026, 07:00 WIB
Pemesanan Honda Prelude sudah mulai dibuka pada 23 Januari, namun hanya tersedia di diler-diler tertentu
23 Januari 2026, 21:06 WIB
Demi memberikan wadah kepada para pencinta modifikasi di Indonesia, kick off IMX 2026 baru saja dimulai
23 Januari 2026, 19:00 WIB
Material bangunan BMW mengedepankan keberlanjutan, masih tetap dibalut konsep global yaitu Retail.Next