Cara Ipone Menggoda Pengunjung IIMS 2026, Luncurkan Oli Baru
10 Februari 2026, 14:00 WIB
Aisi menjelaskan kalau penjualan motor tetap tumbuh di 2024 dikarenakan beberapa penyebab yang mendukung
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kinerja penjualan motor sepanjang Januari sampai Agustus 2024 terbilang cukup positif. Mampu mencatatkan sampai 4.342.781 unit di pasar domestik.
Jumlah tersebut naik tipis sekitar 3,1 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama di 2023. Sebab tahun lalu hanya ada di angka 4.211.737 kendaraan roda dua.
Tentu hasil itu terbilang cukup positif. Mengingat kalau sektor otomotif mengalami kelesuan sejak awal tahun karena sejumlah faktor.
Melihat hal tersebut Aisi (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) mengaku puas dengan hasil penjualan motor di Tanah Air. Sebab masih sesuai sama harapan mereka.
Aisi pun menjelaskan kalau ada sejumlah faktor yang membuat pasar kendaraan roda dua bertumbuh cukup baik tahun ini.
“Anggota kami itu tidak jorjoran membanting harga, semua masih terkontrol dengan baik. Karena kalau sampai terjadi akibatnya bakal merugikan pihak produsen serta leasing,” ucap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial Aisi kepada KatadataOTO, Senin (9/9).
Sigit lalu menuturkan kalau kerja sama dengan perusahaan pembiayaan juga berjalan lancar. Sebab mereka mampu memberikan data konsumen cukup baik.
“Misal kalau data konsumen tidak tersaji rapi maka potensi kredit macet bakal tinggi,” Sigit melanjutkan.
Kemudian dia menjelaskan kalau panen raya di Indonesia turut mendompleng penjualan motor tahun ini. Sebab waktunya bergeser dari April-Mei menjadi Juli-Agustus 2024.
“Panen raya lumayan berpengaruh, kalau membuahkan hasil bagus otomatis harganya akan kompetitif. Sehingga mampu mendongkrak daya beli masyarakat,” tegas Sigit.
Sebagai informasi, Aisi sendiri sudah menargetkan 6,2 juta sampai 6,5 juta unit sepeda motor yang terniagakan di 2024.
Jumlah di atas dirasa bakal segera tercapai. Sebab hingga bulan kedelapan sudah menyentuh angka 4,3 juta unit.
Artinya Aisi tinggal mengejar 1,8 juta unit lagi selama empat bulan yang tersisa di 2024. Dengan rata-rata cukup mencatatkan penjualan 500 ribu unit per bulan.
Tentu hal tersebut bukan lah hal sulit. Pasalnya sejak Mei 2024 penjualan motor bertumbuh, sukses berada di level 505.670 unit.
Lalu di Juni menorehkan sebanyak 511.098 motor. Sedangkan di Juli mencatatkan angka 598.844 kendaraan roda dua, menjadi yang tertinggi tahun ini.
Terakhir di Agustus 2024 berada di 573.886 unit. Meningkat 7,3 persen dari 534.379 motor pada bulan yang sama di 2023.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 14:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
10 Februari 2026, 07:00 WIB
04 Februari 2026, 14:00 WIB
02 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna
17 Februari 2026, 06:00 WIB
Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi