Mobil Listrik Chery J6T CSH, SUV Boxy Beridentitas Adventure
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
Moeldoko, Ketua Umum Periklindo mengatakan bahwa pemerintah harus turun tangan agar pasar motor listrik bergairah
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan motor listrik terus merosot. Apalagi setelah adanya ketidakpastian mengenai pemberian subsidi untuk kendaraan roda dua elektrik.
Situasi ini membuat para produsen di Tanah Air menjerit. Banyak produk-produk mereka yang tidak laku terjual.
Melihat hal tersebut, Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) menekankan perlunya kehadiran pemerintah.
“Perlu campur tangan pemerintah yang cukup intens. Kebijakan fiskal yang agresif akan memberikan keyakinan kepada investor maupun konsumen,” ungkap Moeldoko, Ketua Umum Periklindo di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada Selasa (29/04).
Menurut Moeldoko, kebijakan fiskal yang tepat tidak hanya akan memberikan kepastian bagi dunia usaha, namun juga mampu menggerakan pasar motor listrik.
Dengan begitu dapat menyudahi stagnasi yang saat ini sedang terjadi. Para produsen pun bisa kembali berjualan produk mereka.
“Pasar saat ini berhenti karena konsumen menunggu. Para diler sekarang sudah sakit perut karena tidak ada kepastian soal kelanjutan insentif,” tegas dia.
Selain itu Moeldoko juga berharap Presiden Prabowo Subianto mau membuat kebijakan teknis yang mudah dan tidak memberatkan para pelaku industri.
“Semua Itu pada akhirnya menuju pada pencapaian Perpres No 55, di mana mereka menginginkan industri EV Indonesia bertumbuh dengan cepat,” pungkas Moeldoko.
Jika semua regulasi dapat dibuat serta dijalankan, maka terdapat banyak manfaat. Ambil contoh penggunaan motor listrik semakin tinggi.
Sehingga bisa membantu membuat lingkungan semakin baik. Lalu berkontribusi untuk menurunkan subsidi pemerintah dari sektor bahan bakar minyak (BBM).
“Kalau subsidi BBM dari pemerintah berkurang, maka uang itu bisa digunakan untuk yang lain. Seperti di sektor kesehatan, pendidikan dan lain-lain,” tutur Moeldoko.
Sekadar informasi, sebelumnya Moeldoko juga berharap kalau pemerintah mau memberikan subsidi motor listrik sama seperti tahun lalu.
"Kita harap tetap ada subsidi dalam bentuk seperti kemarin (2024), langsung Rp 7 juta," ucapnya.
Kemudian dia juga berharap pemerintah mau mengucurkan subsidi motor listrik konversi seperti tahun lalu, yakni berupa potongan Rp 10 juta per unit.
Dengan begitu dipercaya bisa menstimulus masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan roda dua setrum.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk