New Honda Activa 125 Premium Meluncur Saingi Yamaha Freego

Honda Activa 125 Premium Edition diluncurkan sebagai pilihan baru masyarakat di India untuk kendaraan yang irit dan murah

New Honda Activa 125 Premium Meluncur Saingi Yamaha Freego

TRENOTO – Honda meluncurkan new Activa 125 Premium Edition untuk pasar India. Motor ini telah dibekali fitur-fitur unggulan terkini dan mesinnya yang diklaim irit.

Honda dikatakan menghadirkan motor dengan tampilan khas negeri Bollywood.  Hadirnya varian baru Activa 125, konsumen memiliki dua pilihan skutik yang berbeda.

Edisi premium dilengkapi dengan komponen serba hitam seperti pada mesin, suspensi depan teleskopik, jok hingga dek bawah. Pabrikan motor berlambang Sayap Mengepak memberikan pegangan belakang sewarna dengan bodi.

Sementara bentuk dari motor tetap dipertahankan seperti varian standarnya. Desain ini dikatakan sudah banyak diterima konsumen di India.

Honda Activa 125 Premium Edition sudah menggunakan lampu utama LED. Sementara lampu sein masih mengandalkan bohlam biasa yang terletak di bagian tengah bodi depan.

Lokasi penempatan sein motor cukup menarik. Karena jika di Indonesia, posisi sein nantinya akan terhalang oleh pelat nomor.

Skutik mungil Honda ini dilengkapi dengan rumah kunci yang bukan hanya untuk menyalakan mesin. Namun bisa digunakan untuk membuka jok motor.

Motor yang dipasarkan untuk market India telah dibekali dengan fitur Idling Stop system, pass switch, eksternal fuel filler cap, front glove box dan semi digital panel instrumen.

Photo : bikewale

Honda Activa 125 Premium Edition ditawarkan dalam dua pilihan warna yakni Pearl Amazing White with Matte Magnificient Copper Metallic. Lalu adapula warna Matte Steel Black Metallic with Matter Earl Silver Metallic.

Meskipun tampilan dibenahi untuk menarik minat konsumen, namun sumber dayanya tidak tersentuh. Mesin motor ini tetap sama dengan kapasitas 124 cc berpendingin udara.

Lalu ouput mesin dipercaya mampu mengahasilkan daya 8 hp dan torsi puncak mencapai 10.3 Nm. Daya mesin kemudian disalurkan pada transmisi model CVT seperti umumnya skutik.

Dari segi suspensi, pada bagian depan disematkan model teleskopik dan belakangnya ditopang model single. Sementara pengereman motor tersedia dua pilihan yaitu drum atau disc.

Untuk versi pengereman model drum Honda Activa 125 Premium Edition dijual 78 ribu rupee atau sekitar Rp14 jutaan. Sementara untuk versi cakram lebih mahal Rp400 ribuan.


Terkini

mobil
Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun

otosport
Aprilia

Aprilia Disebut Siap Kudeta Ducati pada MotoGP 2026

Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi

mobil
Wuling Almaz Darion

Wuling Almaz Darion Makin Dekat ke Indonesia, Desainnya Terdaftar

Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560

mobil
Mobil Listrik

Manufaktur Mobil Listrik Cina Disebut Belum Serap Komponen Lokal

GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen

mobil
Baterai Mobil Listrik

Cina Rancang Aturan Baru soal Keamanan Baterai Mobil Listrik

Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak

news
Bus Damri

Manuver Berbahaya Dua Bus Damri di Jalan Tol, Sopir Diberi Sanksi

Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain

mobil
Mobil Bekas

Tren Mobil Bekas di 2026, MPV dan LCGC Tetap Jadi Favorit

Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan

news
Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025