VinFast Siap Luncurkan Motor Listrik di Awal Semester II 2026
10 Februari 2026, 12:00 WIB
Agus Gumiwang, Menperin mengatakan kalau pemerintah segera merealisasikan subsidi motor listrik di 2025
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kabar kelanjutan subsidi motor listrik masih menjadi pertanyaan. Sejumlah pihak menunggu realisasi kebijakan tersebut.
Melihat hal di atas, Menperin (Menteri Perindustrian) buka suara mengenai bantuan dari pemerintah itu.
“Subsidi motor listrik dalam waktu dekat (selesai), ini sudah finishing up,” ucap Agus Gumiwang, Menperin saat pembukaan IIMS 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada Kamis (13/02).
Agus mengaku kalau pemerintah masih menghitung besaran bantuan yang akan diberikan, kepada masyarakat di dalam negeri.
Sehingga mereka belum bisa memastikan apakah bentuk subsidi motor listrik pada 2025 akan sama seperti tahun lalu atau tidak.
“Masih proses serta dihitung, tetapi pasti ada. Jadi untuk subsidi motor listrik bakal keluar dalam waktu dekat,” tegas Agus.
Memang sebelumnya Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Perekonomian mengungkapkan kalau Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri ingin menjalankan kebijakan di atas.
Namun mereka belum tau kapan bisa mengucurkan subsidi motor listrik, bagi pencinta otomotif di Tanah Air.
“Harusnya masih tetap, karena sudah setuju semua. Jadi program (milik pemerintah) tidak terganggu,” kata Airlangga di tempat berbeda.
Airlangga pun mengatakan bahwa kebijakan bantuan bakal diterapkan saat PMK (Peraturan Menteri Keuangan) diterbitkan.
“Ya segera (diterapkan), begitu PMK keluar ya kebijakannya jalan,” tutur dia.
Sekadar mengingatkan, Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia) sebelumnya mengungkapkan, bahwa ketidak jelasan subsidi motor listrik membawa banyak dampak.
Salah satunya daya beli masyarakat terhadap kendaraan roda dua setrum sempat turun. Hal itu karena konsumen menunggu bantuan dari pemerintah.
“Yang jelas sekarang industri banyak mengeluh. Sebab stok di 2024 masih berlimpah, terjadi over capacity dan kami boleh dikatakan tidak bisa menjual (motor listrik) dengan cepat,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Budi menilai kalau sekarang banyak konsumen menunggu bantuan seperti di 2024. Sehingga membuat mereka menunda pembelian.
Alhasil penjualan para produsen pun cukup merosot. Kemudian stok yang ada menumpuk di gudang mereka.
“Jadi penjualan boleh dikatakan sangat turun drastis. Sebenarnya kepastian yang kita butuhkan sekarang,” pungkas Budi.
Sayang Budi tidak menjelaskan sejauh mana penurunan penjualan motor listrik di Tanah Air setelah bantuan pemerintah habis.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 12:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
06 Februari 2026, 14:00 WIB
04 Februari 2026, 09:00 WIB
29 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
10 Februari 2026, 18:30 WIB
Bridgestone Tire Indonesia telah berkoordinasi dengan supplier lokal untuk bisa terus meningkatkan TKDN
10 Februari 2026, 18:00 WIB
BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Januari 2026 disusul sub merek Chery Group, Jaecoo
10 Februari 2026, 17:46 WIB
Selama IIMS 2026 berlangsung, ada diskon Suzuki S-Presso yang bisa dimannfaatkan para pengunjung pameran
10 Februari 2026, 15:00 WIB
GWM Tank 500 diesel yang baru saja diluncurkan, disebutkan telah mengumpulkan puluhan pemesanan di IIMS 2026
10 Februari 2026, 14:00 WIB
Ipone meluncurkan empat pelumas baru dalam ajang IIMS 2026 demi menjawab kebutuhan para pengendara motor
10 Februari 2026, 13:00 WIB
Wuling Air ev berhasil memikat para konsumen di Indonesia berkat sejumlah keunggulan yang dibenamkan
10 Februari 2026, 12:00 WIB
Vinfast pastikan meluncurkan motor listrik di awal semester kedua 2026 guna memperkuat posisinya di Tanah Air
10 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Mazda 2 resmi dihentikan karena perusahaan kini sepenuhnya fokus jual mobil SUV di Indonesia