Yadea Sebut Budaya Mobilitas Modern di Indonesia Terus Berkembang
24 Juni 2026, 15:00 WIB
Agus Gumiwang, Menperin mengatakan kalau pemerintah segera merealisasikan subsidi motor listrik di 2025
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kabar kelanjutan subsidi motor listrik masih menjadi pertanyaan. Sejumlah pihak menunggu realisasi kebijakan tersebut.
Melihat hal di atas, Menperin (Menteri Perindustrian) buka suara mengenai bantuan dari pemerintah itu.
“Subsidi motor listrik dalam waktu dekat (selesai), ini sudah finishing up,” ucap Agus Gumiwang, Menperin saat pembukaan IIMS 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada Kamis (13/02).
Agus mengaku kalau pemerintah masih menghitung besaran bantuan yang akan diberikan, kepada masyarakat di dalam negeri.
Sehingga mereka belum bisa memastikan apakah bentuk subsidi motor listrik pada 2025 akan sama seperti tahun lalu atau tidak.
“Masih proses serta dihitung, tetapi pasti ada. Jadi untuk subsidi motor listrik bakal keluar dalam waktu dekat,” tegas Agus.
Memang sebelumnya Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Perekonomian mengungkapkan kalau Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri ingin menjalankan kebijakan di atas.
Namun mereka belum tau kapan bisa mengucurkan subsidi motor listrik, bagi pencinta otomotif di Tanah Air.
“Harusnya masih tetap, karena sudah setuju semua. Jadi program (milik pemerintah) tidak terganggu,” kata Airlangga di tempat berbeda.
Airlangga pun mengatakan bahwa kebijakan bantuan bakal diterapkan saat PMK (Peraturan Menteri Keuangan) diterbitkan.
“Ya segera (diterapkan), begitu PMK keluar ya kebijakannya jalan,” tutur dia.
Sekadar mengingatkan, Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia) sebelumnya mengungkapkan, bahwa ketidak jelasan subsidi motor listrik membawa banyak dampak.
Salah satunya daya beli masyarakat terhadap kendaraan roda dua setrum sempat turun. Hal itu karena konsumen menunggu bantuan dari pemerintah.
“Yang jelas sekarang industri banyak mengeluh. Sebab stok di 2024 masih berlimpah, terjadi over capacity dan kami boleh dikatakan tidak bisa menjual (motor listrik) dengan cepat,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Budi menilai kalau sekarang banyak konsumen menunggu bantuan seperti di 2024. Sehingga membuat mereka menunda pembelian.
Alhasil penjualan para produsen pun cukup merosot. Kemudian stok yang ada menumpuk di gudang mereka.
“Jadi penjualan boleh dikatakan sangat turun drastis. Sebenarnya kepastian yang kita butuhkan sekarang,” pungkas Budi.
Sayang Budi tidak menjelaskan sejauh mana penurunan penjualan motor listrik di Tanah Air setelah bantuan pemerintah habis.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 15:00 WIB
20 Juni 2026, 18:05 WIB
19 Juni 2026, 15:00 WIB
12 Juni 2026, 21:28 WIB
08 Juni 2026, 18:00 WIB
Terkini
26 Juni 2026, 22:57 WIB
Mitsubishi Pajero Sport tawarkan keseimbangan performa mesin dan efisiensi bahan bakar untuk keluarga
26 Juni 2026, 09:00 WIB
AHM menjelaskan kalau mereka belum memutuskan bagaimana masa depan paten Honda Ryden 160 yang mereka daftarkan
26 Juni 2026, 07:00 WIB
Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi
26 Juni 2026, 06:23 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diberlakukan hari ini untuk bisa mengurai kemacetan terutama pada jam sibuk
26 Juni 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlewat, SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa lima lokasi sebelum akhir pekan
26 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan melayani para pengendara motor maupun mobil sebelum akhir pekan
25 Juni 2026, 20:58 WIB
Grup Tianneng meresmikan basis produksi yang berlokasi di Surabaya, fokus pada baterai kendaraan listrik
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Setelah E4 EV, Lepas masih punya rencana untuk memperkenalkan produk mobil listrik lain untuk pasar RI