Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue Harga Rp 29 Jutaan
04 Agustus 2026, 12:00 WIB
Sistem Y-Shift Yamaha NMax Turbo bikin berkendara di jalan-jalan pegunungan makin menyenangkan. Berikut cara memaksimalkannya.
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing kembali menggelar event tahunan Editor on Wheel (26–27 November 2025) yang melibatkan beberapa editor media otomotif nasional termasuk KatadataOTO. Kali ini perjalanan mengambil jalur Yogyakarta menuju Semarang via Kopeng–Salatiga.
"NMAX "TURBO" kita pilih sebagai kendaraan utama yang digunakan oleh para Editors, karena punya banyak sekali fitur yang mendukung performa dan kenyamanan touring seperti YECVT, sistem navigasi, posisi kaki yang rileks, dan performance damper pada varian TechMAX yang meningkatkan kualitas handling" jelas Rifky Maulana, PR Public Relation, YRA & Community Manager PT YIMM.
Yamaha NMax Turbo kembali digunakan dalam touring santai namun melewati jalan dengan medan cukup menarik dengan cuaca hujan hampir sepanjang perjalanan pada hari pertama menuju Salatiga. Dan di sini KatadataOTO merasa justru saat yang tepat untuk memaksimalkan penggunaan sistem YECVT (Yamaha Electric Continuous Variable Transmission) pada motor ini.
Untuk diketahui, sistem ini sudah tidak menggunakan roller mekanis pada sistem CVT pada umumnya. Motor listrik (ECVT motor) menjadi penggerak maju–mundur primary sheave dengan kontrol Transmission Control Unit (TCU), artinya rasio transmisi berubah otomatis tergantung bukaan gas dan kondisi jalan.
Pengemudi bisa mengintervensi kerja sistem ini melalui fitur Y-Shift. Secara manual dapat menentukan 3 tingkat percepatan sesuai kebutuhan dan feeling berkendara, khusus untuk mengubah tingkat deselerasi atau engine brake serta kemudian melesat saat berakselerasi, juga guna menahan kecepatan untuk membantu pengereman.
Sistem ini juga punya 2 pilihan mode pengendaraan: T-Mode untuk penggunaan harian atau S-Mode jika ingin performa sport atau respons gas lebih galak.
Jalur Kaliurang menuju Kopeng dengan cuaca hujan dan berkabut menjadi menu pertama perjalanan. Tanjakan–turunan panjang dan jalan basah justru menjadi ajang memanfaatkan fitur Y-Shift secara maksimal.
Hampir setiap masuk tikungan dan kemudian menanjak, KatadataOTO memanfaatkan engine brake secara manual dengan menurunkan 2 hingga 3 tingkat percepatan (sesuai kebutuhan). Di jalan basah kami mencoba mengurangi kerja sistem pengereman ABS dengan melakukan engine brake demi menjaga putaran mesin agar momentum melewati jalan menanjak bisa dilakukan dengan tenaga mesin maksimal.
Demikian juga saat melewati turunan-turunan panjang. Engine brake bisa dilakukan secara manual sesuai kebutuhan sehingga secara sistematis menopang kinerja pengereman.
Jujur saja KatadataOTO menemukan kesenangan tersendiri saat memaksimalkan Y-Shift selama perjalanan. Karena selain membuat perjalanan menjadi mudah, suara deru mesin saat engine brake membawa kenikmatan tersendiri.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 Agustus 2026, 12:00 WIB
03 Agustus 2026, 17:35 WIB
22 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 09:00 WIB
10 Juli 2026, 11:00 WIB
Terkini
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk mencegah kepadatan terutama pada jam-jam sibuk di Ibu Kota, Aturan Ganjil Genap Jakarta masih andalan
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Kaca film untuk mobil listrik harus yang mampu memberikan perlindungan pada sistem elektronik dari panas
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
Daihatsu menorehkan banyak prestasi dan penghargaan selama ikut serta dalam pameran GIIAS 2026 di ICE BSD
11 Agustus 2026, 19:42 WIB
Produsen otomotif asal Tiongkok Beijing Automobile Works hadir di GIIAS 2026 segera rilis M8 tantang Denza D9
11 Agustus 2026, 12:37 WIB
Wuling menuai respons positif selama GIIAS 2026, produk teranyar mereka yakni Aira ev jadi kontributor utama
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Bandung melayani masyarakat sejak pagi untuk mengurus dokumen berkendara di dua tempat
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta dimulai sejak pukul 06.00 pagi hingga 10.00 WIB, lalu berlanjut kembali pada jam 4 sore