TVS Tebar Diskon Hingga Rp 2 Juta dan Voucher Belanja di PRJ 2026
12 Juni 2026, 21:28 WIB
Yamaha Neos bakal digunakan ojek online di Jabodetabek sebagai bagian dari studi pengembangan kendaraan listrik
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Yamaha kembali melakukan studi market terkait motor listrik dengan model sistem baterai tukar atau swap battery. Langkah ini dilakukan sebagai bukti komitmen perusahaan dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT).
Dalam studi kali ini, Yamaha akan menggandeng penyedia jasa layanan ride sharing. Tujuannya untuk mengevaluasi performa kendaraan listrik swap battery yang dioperasikan oleh para mitra driver dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan.
“Melalui proyek ini kami akan melihat bagaimana efektivitas kendaraan EV Yamaha dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan dan juga potensi bisnisnya,” ungkap Satoshi Takagi, Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Mfg dalam keterangan resminya (10/09).
Ia berharap studi ini bisa menghasilkan informasi terkait kendaraan ramah lingkungan yang terbaik untuk konsumen Indonesia.
Ada pun model yang akan digunakan dalam studi adalah Yamaha Neo’s, sebuah motor listrik swap battery. Untuk mendukung kelancaran operasional, Yamaha telah berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait dalam menyediakan stasiun tukar baterai mandiri di berbagai titik di Jabodetabek.
Berkat penyediaan stasiun swab battery mandiri maka Yamaha bisa mempelajari ekosistem penanganan baterai kendaraan listrik secara menyeluruh baik dari hulu maupun hilir.
Yamaha Neo’s sendiri sebenarnya sudah diperkenalkan di Indonesia dalam beberapa kesempatan. Produk ini memiliki panjang 1.875 mm, lebar 695 mm, 1.120 mm dan tinggi jok 795 mm, Ground Clearance 148 mm, jarak antara dua sumbu roda 1.305 mm serta bobot 98 kg (termasuk baterai).
Motor sudah dilengkapi sistem penggerak yang mampu menghasilkan tenaga 2,3 kW serta torsi puncak 138,3 Nm pada 40 rpm. Performa itu didukung oleh baterai baterai Lithium-ion/BFM1, 51,1 V, 23,2Ah cukup buat menempuh perjalanan sejauh 72 km dalam kondisi penuh.
Untuk waktu pengecasan, baterai Yamaha Neo’s hanya memerlukan delapan jam saja. Selanjutnya dapat dilepas-pasang dengan mudah sehingga pengendara tidak perlu kehilangan waktu terlalu lama buat mengisi daya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 21:28 WIB
12 Juni 2026, 09:00 WIB
11 Juni 2026, 09:30 WIB
10 Juni 2026, 17:00 WIB
09 Juni 2026, 22:58 WIB
Terkini
18 Juni 2026, 11:00 WIB
Ducati Corse mendelegasikan Marc Marquez untuk menjalankan pengujian di Sirkuit Brno sebelum seri Ceko
18 Juni 2026, 09:00 WIB
Geely EX2 hadir menawarkan fitur yang komplit sebagai mobil listrik kompak, sehingga relevan bagi aktivitas
18 Juni 2026, 07:00 WIB
Implementasi Biodiesel B50 dinilai bisa menghemat devisa negara sampai Rp 157 triliun sepanjang tahun ini
18 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersedia di lima tempat berbeda sekitar Ibukota, simak informasi lengkapnya di sini
18 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap menjadi andalan dalam memecah kebuntuan lalu lintas terutama di jam sibuk
18 Juni 2026, 06:00 WIB
Buat Anda yang ingin mendatangi SIM keliling Bandung hari ini, wajib memperhatikan jadwal maupun lokasinya
17 Juni 2026, 18:37 WIB
Pada Juni 2026 beberapa pabrikan melakukan penyesuaian harga motor matic murah, seperti dialami oleh Yamaha
17 Juni 2026, 11:00 WIB
Jaecoo menjadi merek mobil Cina dengan penjualan retail terlaris sepanjang Mei 2026, berada di atas BYD