Jadi Bahan Studi, Yamaha Neos Bakal Dipakai Ojek Online Jabodetabek

Yamaha Neos bakal digunakan ojek online di Jabodetabek sebagai bagian dari studi pengembangan kendaraan listrik

Jadi Bahan Studi, Yamaha Neos Bakal Dipakai Ojek Online Jabodetabek
Adi Hidayat

KatadataOTO – Yamaha kembali melakukan studi market terkait motor listrik dengan model sistem baterai tukar atau swap battery. Langkah ini dilakukan sebagai bukti komitmen perusahaan dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT).

Dalam studi kali ini, Yamaha akan menggandeng penyedia jasa layanan ride sharing. Tujuannya untuk mengevaluasi performa kendaraan listrik swap battery yang dioperasikan oleh para mitra driver dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan.

“Melalui proyek ini kami akan melihat bagaimana efektivitas kendaraan EV Yamaha dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan dan juga potensi bisnisnya,” ungkap Satoshi Takagi, Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Mfg dalam keterangan resminya (10/09).

Ia berharap studi ini bisa menghasilkan informasi terkait kendaraan ramah lingkungan yang terbaik untuk konsumen Indonesia.

Yamaha Neos
Photo : Istimewa

Ada pun model yang akan digunakan dalam studi adalah Yamaha Neo’s, sebuah motor listrik swap battery. Untuk mendukung kelancaran operasional, Yamaha telah berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait dalam menyediakan stasiun tukar baterai mandiri di berbagai titik di Jabodetabek.

Berkat penyediaan stasiun swab battery mandiri maka Yamaha bisa mempelajari ekosistem penanganan baterai kendaraan listrik secara menyeluruh baik dari hulu maupun hilir.

Yamaha Neo’s sendiri sebenarnya sudah diperkenalkan di Indonesia dalam beberapa kesempatan. Produk ini memiliki panjang 1.875 mm, lebar 695 mm, 1.120 mm dan tinggi jok 795 mm, Ground Clearance 148 mm, jarak antara dua sumbu roda 1.305 mm serta bobot 98 kg (termasuk baterai).

Alasan Motor Listrik Yamaha Neos Belum Juga Dijual di Indonesia
Photo : Yamaha Vietnam

Motor sudah dilengkapi sistem penggerak yang mampu menghasilkan tenaga 2,3 kW serta torsi puncak 138,3 Nm pada 40 rpm. Performa itu didukung oleh baterai baterai Lithium-ion/BFM1, 51,1 V, 23,2Ah cukup buat menempuh perjalanan sejauh 72 km dalam kondisi penuh.

Untuk waktu pengecasan, baterai Yamaha Neo’s hanya memerlukan delapan jam saja. Selanjutnya dapat dilepas-pasang dengan mudah sehingga pengendara tidak perlu kehilangan waktu terlalu lama buat mengisi daya.


Terkini

otosport
MotoGP

MotoGP Qatar 2026 Terancam Gagal Imbas Perang Iran dan Amerika

Sejumlah pembalap disebut menolak untuk melakoni MotoGP Qatar 2026 pekan depan karena masalah keamanan

otosport
MotoGP Malaysia 2026

Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Kans Marc Marquez Tinggalkan Martin

Marquez memiliki peluang besar untuk menjadi pemenang dan mendulang poin sempurna di MotoGP Malaysia 2026

mobil
Cerita Konsumen Daihatsu Beli Terios Bonus Ayla Modern Vintage

Cerita Konsumen Daihatsu Beli Terios Bonus Ayla Modern Vintage

Try Mandala Putra menjadi konsumen yang berhasil memenangkan hadiah utama Daihatsu Mid Year Surprise Deals

motor
Vespa

Strategi Vespa Untuk Diterima Berbagai Generasi Konsumen

Piaggio Indonesia menawarkan banyak model Vespa matic, sesuai dengan kebutuhan dan minat para konsumen

otosport
MotoGP Australia 2027, Adelaide Street Circuit

Perpisahan MotoGP di Phillip Island, Jauh Dari Sempurna

Setelah Phillip Island MotoGP Australia akan beralih ke Adelaide Circuit, trek jalan raya alias street circuit

mobil
Kia Carens EV

Mengenal Kia Carens EV, Calon Primadona Baru MPV Keluarga

Kia Carens EV dibuka keran pemesanannya dan prediksi harganya mulai dari Rp 300 jutaan hingga Rp 400 jutaan

mobil
Chery Q

Chery Q Mulai Dikirim ke Konsumen, Antrean Bisa Dilacak Daring

PT CSI mulai melakukan distribusi mobil listrik Chery Q, tuai respons positif sejak debutnya di GIIAS 2026

news
Aimoga

AiMOGA Mobo, Berpotensi Menjadi Navigator Andal

Robot Humanoid AiMOGA teranyar yang dikembangkan anak perusahaan Chery Group ini memiliki banyak kemampuan