IMOS 2025 Pikat Ribuan Pengunjung, Transaksi Berpeluang Naik

Rangkaian program pembelian dan peluncuran produk baru, IMOS 2025 berhasil pikat ratusan ribu pengunjung

IMOS 2025 Pikat Ribuan Pengunjung, Transaksi Berpeluang Naik
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Pameran kendaraan roda dua, Indonesia Motorcycle Show atau IMOS 2025 berakhir pada Minggu (28/09). Selama beberapa perhelatan berlangsung, tercatat ada ratusan ribu pengunjung hadir.

Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengklaim antusiasme masyarakat terhadap inovasi dan perkembangan motor terbilang tinggi, seperti tercermin dari angka pengunjung IMOS 2025.

Jumlah pengunjungnya disebut naik dari capaian tahun lalu, dari 98.791 orang menjadi 103.789 orang. Harapannya hal ini selaras dengan peningkatan transaksi dan pembelian kendaraan roda dua.

Mengingat IMOS 2025 turut berfokus pada program penjualan akhir tahun yang diharapkan bisa memudahkan konsumen jika ingin membeli motor baru di pameran tersebut.

Honda ADV 160 Jadi Primadona di IMOS 2025, Dominasi Penjualan
Photo : AHM

“Kami berharap nilai transaksi juga positif. Kami sedang kumpulkan datanya,” kata Sigit Kumala, Ketua Penyelenggara IMOS 2025 dalam siaran resmi, dikutip Selasa (30/09).

Menurut Sigit, rangkaian program menarik dan variasi lini produk menjadi daya tarik bagi masyarakat.

Secara keseluruhan dari awal sampai akhir pameran tercatat ada 103.789 orang menghadiri IMOS 2025 di ICE BSD, Tangerang.

Tidak hanya itu, angka test ride-nya terbilang tinggi yakni 4.000 trip. Kesempatan tersebut memungkinkan calon pelanggan merasakan langsung performa kendaraan yang diinginkan.

“Hal ini menunjukkan bahwa IMOS 2025 telah menjadi ajang yang ditunggu-tunggu tidak hanya oleh pecinta sepeda motor tetapi juga masyarakat luas yang ingin mengetahui perkembangan teknologi terkini industri roda dua,” tegas Sigit.

Sekadar informasi, IMOS 2025 diramaikan 21 merek sepeda motor berbahan bakar bensin sampai motor listrik.

Beberapa di antaranya adalah Honda, Suzuki, Yamaha, sampai Moto Guzzi dan Harley-Davidson.

Sedangkan industri pendukung seperti aksesoris, apparel dan pelumas disebutkan ada 50 produk.

Alva Tawarkan Subsidi Motor Listrik Mandiri di IMOS 2025
Photo : KatadataOTO

Beberapa merek juga memutuskan untuk meluncurkan motor baru di IMOS 2025, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya.

Ada Suzuki Access 125, Yamaha Xmax Connected TechMax, Morbidelli T1002VX, Morbidelli T252X, Scomadi Adventure DS serta Alva x Dominate.

AISI bakal mengumumkan angka transaksi IMOS 2025. Jika berkaca dari capaian tahun lalu, angkanya bisa ada di kisaran Rp 70 miliar.


Terkini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta

komunitas
Suzuki

Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki

Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka

komunitas
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung